Sabtu, 18 April 2026

Jelang Pilkada, Pemkab Serang Antisipasi Konflik Sosial

Selasa, 08 Sept 2020 | 23:05 WIB - Serang Pemerintahan

lBC, Serang – Konflik sosial kerap terjadi dalam setiap momen menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada). Maka, perlu dilakukan antisipasi agar tidak terjadi atau meminimalisir agar tidak terjadi konflik antara masyarakat.

Hal itu disampaikan Asisten Daerah (Asda) I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Nanang Supriatna usai Rapat Koordinasi Tim Terpadu Pencegahan dan Penanganan Konflik Sosial tingkat Kabupaten Serang di Aula KH. Syam’un pada Selasa, 8 September 2020.

“Rakoor tadi membahas semua yang terkait masalah situasi pilkada, bagaimaan menghadapi konflik-konflik sosial,”ujar Nanang.

Diketahui, dalam rakoor tersebut dihadiri perwakilan dari OPD atau instansi terkait yang masuk dalam Tim Terpadu Pencegahan dan Penanganan Konflik Sosial tingkat Kabupaten Serang. Baik dari setiap Bagian dan organisasi perangkat daerah (OPD), dan dari unsur muspida, serta instansi vertikal. 

“Dalam rapat untuk menerima masukan-masukan dari unsur muspida dan OPD terkait, bagaimana menciptakan situasi yang kondusif menjelang Pilkada Kabupaten Serang tahun 2020,”ungkap Nanang.

Sebagaimana diketahui, sebut Nanang, pada tanggal 4 sampai 6 September sudah dimulai tahapan pendaftaran Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Serang periode 2021-2026. Kemudian selanjutnya, penetapan dan pengundian nomor urut bapaslon pada 23 sampai 24 September. “Ini eskalasinya terus kami pantau, terus kita jaga on the track dalam situasi yang kondusif,”tegas Nanang.

Akan tetapi, tambah dia, untuk saat ini masih dalam rangka penguatan koordinasi baik dengan Kodim 0602/Serang, Kodim 0623/Cilegon, Polres Serang, Polres Serang Kota, Polres Cilegon, dan BIN (Badan Intelijen Negara), Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Serang. “Konflik sosial itu hal terkait kaitannya dengan masalah pertanahan, perburuhan, ketenagkerjaan yang sifatnya menjadi pemicu konflik social,”jelas Nanang.

Sementara Kepala Bagian (Kabag) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Setda Kabupaten Serang, Ade Hadhi Sukalta menambahkan, kemungkinan pemicu konflik sosial jelang pilkada antar pendukung lawan saling menjatuhkan melalui kelemahan-kelemahan lawan politiknya. “Antara pendukung akan menggoreng kelemahan lawan, maka kita antisipasi agar tidak terjadi konflik sosial,”ujarnya.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Jelang Pilkada, Pemkab Serang Antisipasi Konflik Sosial

INILAH SERANG

1190 dibaca
Bupati Serang: Pendidikan Formal dan Keagamaan Harus Sejalan
248 dibaca
Bantu Petani Korban Terdampak Banjir, Kapolres Serang Berikan Bantuan Bibit

HUKUM & KRIMINAL

1672 dibaca
Lima Bulan Jalankan Bisnis, Pengecer Judi Togel Ditangkap
277 dibaca
Tim Resmob Ringkus Pelaku Spesialis Pencurian Mobil Pick Up

POLITIK

2720 dibaca
Penjelasan Ahli Sejarah Soal Maskot Pilkada Kota Serang 2018 
1557 dibaca
Fraksi Belum Dibentuk, Anggota DPRD Kabupaten Serang Tak Bisa Bekerja

PENDIDIKAN

1346 dibaca
Maarif NU Tetap Mundur dari Program Organisasi Penggerak
Top