Rabu, 21 Oktober 2020

Salatmu tak Berarti Bila tak Peduli Orang Miskin

[foto ilustrasi/net]
Rabu, 09 Sept 2020 | 00:02 WIB - Mozaik Islami

SALAH satu fenomena unik yang akan kita temukan dalam Alquran adalah hubungan antara salat dengan memberi makan orang miskin.

Berulang kali Allah menggandengkan ayat tentang keduanya, seakan tidak ada artinya salat tanpa perhatian kita pada orang-orang miskin. Coba lihat bagaimana Allah menyebut orang-orang yang salat dalam Firman-Nya,

"Kecuali orang-orang yang melaksanakan salat, (yaitu) mereka yang tetap setia melaksanakan salatnya dan orang-orang yang dalam hartanya disiapkan bagian tertentu bagi orang (miskin) yang meminta dan yang tidak meminta." (QS.Al-Maarij:22-25)

Coba perhatikan, saat menyebut tanda-tanda orang salat, Allah menyebut mereka sebagai orang yang melaksanakan salat dan menyisihkan sebagian hartanya untuk orang miskin. Ini membuktikan bahwa sebanyak apapun ibadah seseorang tak akan berarti apa-apa jika tidak disertai dengan kepedulian kepada sesama.

Dan di saat Allah ingin memuji prestasi besar dari ibadah hamba-Nya, lihatlah amal apa yang pertama kali disebutkan,

"Mereka memenuhi nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan." (Al-Insaan:7-8)

Disaat bicara tentang para penghuni Neraka Saqar, penyebab kesengsaraan mereka bukan hanya karena tidak solat saja, tapi juga karena tidak memberi makan orang-orang miskin.

"Apa yang menyebabkan kamu masuk ke dalam (neraka) Saqar?" Mereka menjawab, "Dahulu kami tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan shalat, dan kami (juga) tidak memberi makan orang miskin. (QS.Al-Muddatsir:42-44)

Tak hanya itu, orang-orang yang disebut sebagai para pendusta agama bukanlah orang-orang yang tidak solat tapi mereka yang tidak mempedulikan kondisi orang miskin.

"Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak mendorong memberi makan orang miskin." (QS.Al-Maun:1-3)

Islam tidak hanya mengatur urusan ibadah dan keimanan saja, Islam juga mengatur umat untuk saling peduli dengan saudaranya. Karena kondisi kehidupan seseorang bisa mempengaruhi keimanannya.

Dari ayat-ayat di atas kita akan temukan hubungan yang erat antara iman dan ibadah (khususnya solat) dengan memperhatikan orang miskin. Apa artinya ibadah jika membiarkan tetangganya kelaparan? Apa artinya solat jika hatinya tak tersentuh melihat kesedihan orang-orang miskin?

Solat adalah jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Seharusnya, ketika seorang hamba semakin dekat dengan-Nya, hatinya akan semakin peka melihat kondisi orang sekitarnya. Nuraninya tidak akan diam melihat kepedihan saudaranya. Karena tujuan di balik ibadah adalah meningkatkan akhlak manusia, jika ibadahnya benar pasti akhlaknya semakin sempurna. [khazanahalquran]

Bagikan:

LAINNYA

Sang Perusak yang Merasa Sebagai Sang Pembela
Rabu, 21 Okt 2020 | 19:47 WIB
Sang Perusak yang Merasa Sebagai Sang Pembela
Awas! Turut Sebarkan Sesuatu yang Memicu Syahwat
Rabu, 21 Okt 2020 | 19:37 WIB
Awas! Turut Sebarkan Sesuatu yang Memicu Syahwat
Bangkitkan Syahwat, Bolehkah Lihat Gambar Porno?
Rabu, 21 Okt 2020 | 19:32 WIB
Bangkitkan Syahwat, Bolehkah Lihat Gambar Porno?
Orang yang Lihat Rasulullah tak Dibakar Api Neraka
Minggu, 18 Okt 2020 | 13:05 WIB
Orang yang Lihat Rasulullah tak Dibakar Api Neraka

KOMENTAR

Salatmu tak Berarti Bila tak Peduli Orang Miskin
dewan

PEMERINTAHAN

268 dibaca
PT HGP Serahkan Fasos Fasum Perumahan BCP ke Pemkab Serang
284 dibaca
Susun RKA 2021, Pemkab Serang Gunakan Aplikasi SIPD
xcddcvfsv cvn

POLITIK

44 dibaca
Ciptakan Pilkada Kabupaten Serang Aman Damai Sehat dan sejuk
95 dibaca
Dzikir Bersama, Ratu Tatu Gelar Tasyakuran Golkar Bareng Ulama

HUKUM & KRIMINAL

487 dibaca
Jual Obat Keras Heximer Terancam Hukuman Penjara 15 Tahun

PERISTIWA

34 dibaca
Sepeda Motor Wartawan di Kota Serang Raib Dicuri Maling
Top