Selasa, 18 Januari 2022

WH-Andika ‘Diserang’ Lewat Kampanye Hitam di Masjid

Selebaran kampanye hitam yang ditujukan kepada Wahidin-Andika. (Foto Istimewa)
Sabtu, 04 Feb 2017 | 15:48 WIB - Tangerang Politik

IB, Tangerang—Pencoblosan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Banten 15 Februari 2017 tinggal menghitung hari. Ironisnya, salah satu pasangan calon nomor urut 1 mulai diserang dengan kampanye hitam atau black campaign. Parahnya, serangan tersebut dengan cara menyebarkan selebaran di Masjid Al Muhajirin

Sontak saja, jemaaah mesjid Al Muhajirin di Perumahan Buana Permai, Cipondoh, Kota Tangerang yang hendak melaksanakan ibadah sholat Jumat pada, 3 Februari 2017 terkejut saat membaca selebaran ukuran buku yang berisi tentang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten WH-Andika. Dalam selebaran itu, dipaparkan 5 fakta terhadap WH tentang hal-hal bersifat fitnah dan menghasut. Hal yang sama juga disebutkan kepada calon Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy.

Selebaran berwarna tersebut diletakan di dekat pintu sehingga jemaah akan dan setelah sholat dapat mengambil. “Saya tadi dapat laporan dari staff saya sepulang dari Masjid Al Muhajirin. Jemaah mesjid ada yang sudah mengambil dan membacanya. Staff saya ikut mengambil tetapi isinya penuh kebencian,” ujar Fadlin.

Menanggapi temuan tersebut, Ismail Fahmi, salah seorang tim hukum WH-Andika sangat menyayangkan cara-cara kampanye hitam yang dilancarkan pihak tertenu.  “Kita tidak mau menuduh siapa pun yang melakukan ini. Apalagi sampai menuduh  pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Rano Karno-Embay Mulya Syarief. Kami tidak mau menuduh siapa pun,” ucap Ismail Fahmi.  

Namun demikian, kata Ismail, dalam pelaksanaan Pilkada Banten hanya ada dua pasangan calon yakni WH-Andika dan Rano-Embay. Oleh karena itu, masalah ini segera akan dilaporkan kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang.

“Kita akan laporkan masalah ini kepada komisioner Panwaslu Kota Tangerang,” tutur Ismail kepada wartawan pada Sabtu, 4 Februari 2017.

Sementara itu Tim Hukum WH-Andika Ramdan Alamsyah mengatakan kampanye hitam tersebut adalah perbuatan orang pengecut. “Kalau mau menang lakukan cara-cara yang sportif. Ini adalah perbuatan panik yang merasa sudah kalah,” tandas Ramdan bersemangat.

Ramdan mengimbau kepada seluruh relawan, simpatisan, dan kader partai politik pengusung WH-Andika bila mana menemukan orang yang menyebarkan selebaran gelap berisi fitnah dan hasutan terhadap  WH-Andika agar segera melaporkan kepada polisi. “Saya berharap bila menemukan hal tersebut, jangan langsung emosi tapi laporkan kepada tim kampanye atau laporkan keapda polisi,” ucap Ramdan, pengacara kondang itu. 

Diketahui, Pasangan calon WH-Andika di usung tujuh partai politik yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Reporter: Arif Soleh | Ildhan Firmansyah
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

WH-Andika ‘Diserang’ Lewat Kampanye Hitam di Masjid

BERITA TERKAIT

INILAH SERANG

29 dibaca
Bupati Beri Semangat, Vaksinasi Anak di Kabupaten Serang Dimulai
37 dibaca
Begini Kronologi Pembuangan Bayi di Areal Pesawahan Pontang
85 dibaca
Tekan Harga, Diskopumindag Kabupaten Serang Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

HUKUM & KRIMINAL

37 dibaca
Begini Kronologi Pembuangan Bayi di Areal Pesawahan Pontang
121 dibaca
Polres Serang Tangkap Dua Pelaku Pembuang Bayi di Pontang
335 dibaca
Penemuan Bayi di Areal Sawah Gegerkan Warga Pontang

POLITIK

338 dibaca
Pilkada Kabupaten Serang 2024, KPU Ajukan Anggaran Rp107 Miliar
1056 dibaca
Pendukung Anies Dideklarasikan di Banten
1305 dibaca
Diskominfosatik Kabupaten Serang Ajak IPPNU Sinergi Adakan Literasi Digital

PENDIDIKAN

308 dibaca
Ratusan Kepala Sekolah di Pandeglang Dilantik
199 dibaca
Pemkab Serang Berikan Bantuan Sepatu untuk Siswa SDN Ujungtebu 3
Top