Sabtu, 18 April 2026

Pengelola Pasar Malam Ngaku Ditipu Oknum Kades di Lebak

Lokasi Pasar Malam disekitar Pasar Buah Mandala – Cibadak, Lebak. (Foto-lnilahBanten/Akew)
Minggu, 04 Jun 2017 | 22:04 WIB - Lebak Ekonomi & Bisnis

lB, Lebak - Pengelola pasar malam mengaku merasa ditipu oleh salah satu oknum kepala desa (kades) di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak berinisial JA. Pasar malam alias korsel itu, berlokasi di lapangan sepak bola pasar buah Mandala Kampung Neglasari, Desa Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak.

Mencuatnya kasus dugaan penipuan kepada pengelola pasar malam, bermula dari adanya isu pembongkaran tenda-tenda milik para pedagang oleh pengelola lain, sabtu malam tadi yang diterima wartawan.

Namun setelah dilakukan penelusuran oleh wartawan soal penyebab munculnya isu pembongkaran itu, diperoleh informasi dari sumber bernama Endang alias Dagul di lokasi korsel. 

Kata Dagul, hal tersebut berkaitan dengan bisnis pengolaan pasar malam alias korsel di kawasan Pasar Buah Mandala Kecamatan Cibadak.

"Sebelumnya ada pertemuan antara pengelola pasar malam yang sudah memiliki izin yaitu Pak Eka dengan tiga kades di Kecamatan Cibadak tempatnya di Rumah Makan Tirai Bambu,"ujar Dagul yang turut hadir dalam pertemuan.

Dalam pertemuan itu lanjut Dagul, Eka, koordinator pasar malam diminta sejumlah uang sebesar Rp10 juta oleh JA. JA kata Dagul, berdalih kepada Eka bahwa uang yang diminta itu untuk menggantikan kerugian kepada Epi.

"Lebih jelasnya silahkan tanya langsung ke pak Eka,"tukasnya.

Sementara, Diskandar Malinson alias Eka, koordinator korsel saat ditemui sejumlah wartawan pada Sabtu, 3 Juni 2017 malam membenarkan, saat pertemuan di rumah makan Tirai Bambu dengan JA dan dua kades lainnya. Pihaknya diminta uang sebesar Rp10 juta oleh JA dan sudah dipenuhi serta diserahkan tiga hari sesudah pertemuan. 

Kendati demikian, Eka tak merinci soal kepada siapa uang itu diserahkan. "Waktu pertemuan, permintaan mereka kepada saya. Boleh bang Eka masuk dan bermain tunggal, tapi mereka minta sejumlah uang itu. Tiga hari kemudian saya penuhi dengan sejumlah uang yang diminta karena sudah komit, tiba-tiba kok kejadiannya seperti ini, malah ada pengelola lain yang sudah masang tenda-tenda sebelum kami melakukan kegiatan,"ujar Eka kepada awak media.

Selain itu, Eka menambahkan, bahwa diri adalah pihak pengelola yang mendapatkan izin resmi dalam pengelolaan pasar malam itu.  Namun tiba-tiba ketika pihaknya akan mendirikan tenda-tenda pedagang, malah sudah berdiri tenda-tenda lain yang disebut-sebut dikelola oleh Epi yang diduga pengelola yang dibawa JA oknum kades tersebut.

"Persoalan ini sudah saya laporkan ke Polres Lebak,"imbuhnya

Terpisah, JA salah satu oknum Kades di Kecamatan Cibadak saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya pada Minggu, 4 Juni 2017 mengelak jika disebut telah melakukan dugaan penipuan terhadap Eka, selaku pengelola pasar malam.

"Maaf bukan saya tidak mau memberikan hak jawab, karena memang saya tidak ada kaitan dengan kegiatan saudara Eka, sekali lagi maaf saya ada tamu,"kilah JA melalui pesan singkatnya. [Akew]

Redaktur: Fahdi Khalid
Bagikan:

KOMENTAR

Pengelola Pasar Malam Ngaku Ditipu Oknum Kades di Lebak

INILAH SERANG

327 dibaca
Bupati Serang Raih Penghargaan Bawaslu Awards 2024
1816 dibaca
Dinsos Banten Salurkan Jamsosratu ke 150 RTS di Kasemen

HUKUM & KRIMINAL

2074 dibaca
Tiga Pelaku Penyebab Perusakan Mapolsek Bayah Diringkus, Satu Ditembak
1169 dibaca
Dua Pengedar Tembako Gorila Disergap, Rumah Digeledah Polisi Temukan Ganja

POLITIK

315 dibaca
Penanganan Blank Spot di 63 TPS, Diskominfosatik Kabupaten Serang Targetkan Tunt...
2127 dibaca
Keputusan MK Landasan KPU Tetapkan Gubernur & Wagub Banten Terpilih

PENDIDIKAN

1708 dibaca
Andika Minta PT di Banten Bisa Lebih Berperan Membantu Masyarakat
Top