IB, Cilegon -- Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten melakukan pemeriksaan internal keuangan Pemkot Cilegon tahun anggaran 2016 pada Selasa, 14 Februari 2017.
Pengendali Teknis BPK RI Perwakilan Banten Widi Widayat mengatakan, dalam pemeriksaan umum saat itu pihaknya menganjurkan Pemkot Cilegon tetap kooperatif dalam penyampaian laporan keuangan tahun 2016, kendati Pemkot saat ini sudah menerapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru pada tahun 2017 ini.
“Ini kan OPD, sementara yang kita periksa kan tahun 2016, makanya kami minta penegasan dari Pemkot Cilegon agar tetap berkomitmen menyampaikan data informasi (keuangan) tahun lalu kepada kami, saat masih dengan OPD yang lama,” ujarnya.
Pemeriksaan itu akan bekangsung selama 40 hari ke depan terhitung sejak Senin, 13 Februari kemarin dengan melibatkan sekitar tujuh orang auditor. Dikatakan Widi, pihaknya tidak berharap bila dengan pengoperasian organisasi yang baru, pejabat lama lepas tanggungjawab dalam pelaporan keuangan ke lembaga auditor negara tersebut.
“Jadi kita melihatnya formasi (pejabat) yang mengelola di tahun 2016, itulah yang harus dipertanggungjawabkan dan kami periksa saat ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi mengatakan laporan keuangan rutin itu menjadi kewajiban pihaknya dalam melakukan tranparansi terhadap penggunaan keuangan daerah.
“Intinya kan BPK itu berharap agar seluruh kegiatan itu memiliki kualitas dan dampak ke masyarakat. Nah karena yang diperiksa ini tahun 2016, jadi laporan pemeriksaan keuangan itu tetap dengan SKPD yang lama, dan kita sudah tegaskan ke SKPD yang menjadi penanggungjawab (anggaran) yang lama,” terangnya.
Dalam hal ini, Pemkot Cilegon optimis bisa meraih kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ketiga kalinya, terkait penilaian laporan keuangan tahun 2016.
Sekda Cilegon Sari Suryati mengatakan, dirinya memiliki komitmen kuat untuk meraih kembali opini WTP bagi Pemkot Cilegon dari BPK RI. “Ya kita yakin opini WTP bisa dikejar oleh Pemkot Cilegon,” ungkapnya.