Sabtu, 18 April 2026
Isi lembaran surat teror (Foto Istimewa)
Publisher: Arif Soleh
Serang Peristiwa

Surat Ancaman Bom Ditemukan di Alun-Alun Kota Serang Resahkan Warga

Senin, 26 Jun 2017 | 23:34 WIB

lB, Serang - Dua buah kertas berisi tulisan yang diduga bernada ancaman akan adanya aksi pengeboman, ditemukan di wiper kaca mobil polisi dekat Pos Polisi Lalu Lintas Alun-alun Timur, Kota Serang pada Senin, 26 Juni 2017. Dalam kertas tersebut disebutkan bahwa, satu dari delapan lokasi di Kota Serang akan menjadi sasaran teror.

Surat kaleng jelas aja berdampak meresahkan warga. Keresahan diungkapkan salah satu warga Kota Serang, Mansur. Pihak memertanyakan beredarnya surat ancaman tersebut.

Iki bener tah (Ini benar tah),” tulis Mansur melalui pesan singkat dengan bahasa Jawa Serang yang diterima lnilahBanten.co.id pada Senin, 26 Juni 2017 malam. “Rade resah info iki. (Rada resah info ini),”tambah Mansur.

Keresahan info tersebut Mansur dapatkan melalui pesan yang diterimanya, berikut isi pesan yang beredar.

Selamat sore komandan ijin melaporkan info Jaring Serang Banten sebagai berikut:

1.Bahwasanya telah ada ancaman diberbagai tempat yang dituliskan dalam secarik kertas pada Wipper Kendaraan Patwal Ford Ranger Pos Lantas Alun Alun Serang Banten, dimana sasaran  ancaman tersebut:

KANTOR POS

GEREJA HKBP

MALL RAMAYANA

KP3B

POLSEK

BANK BNI

BANK BRI

2. Dimana ancaman terror tersebut berasal dari OTK yang telah ber bai'at Pada ISIS Al Bagdhadi.

3.Dan pada kertas ancaman tersebut telah ada SKET B & C dari salah satu Sasaran terror tersebut.

Catatan:

1.Disarankan Kepada Komandan dan jajaran sekirannya untuk penguna Kendaraan Dinas agar lebih berhati hati dalam memarkirkan kendaraan nya, antisipasi Terror tersebut tidak saja dpt dilakukan oleh Pok Radikal melainkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan Sitkam Saat ini.

2.Sasaran nyata yg telah dilakukan oleh pok terror tersebut sudah bukan merupakan ancaman Personal lagi melainkan pada pihak pihak terkait.

3.Selalu memonitor/Quick Respon terhadap perkembangan situasi sebagai langkah antisipasi dan Deteksi Aksi terhadap ancaman terror.

Demikian Komandan yang dapat disampaikan kembang lanjut kesempatan pertama segera dilaporkan,terima kasih.

Sedangkan menurut informasi yang dihimpun, kertas yang terdiri dari dua lembaran buku tulis itu ditemukan pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB, menyelip di wiper kaca mobil Patwal Polda Banten yang sedang berada di dekat Pos Polisi Lalu Lintas Polres Serang, Alun-Alun Timur Kota Serang, Jalan Veteran (Depan Mal Ramayana).

Pada kertas pertama yang di tengahnya memuat tulisan La Ilaha Ilallah dalam bahasa Arab, berisi beberapa kalimat dan pesan sebagai berikut:

“Kami berbaiat pada Abu Bakar Al-Baghdadi bukan Jokowi. Kami bukan anti NKRI tapi kami jijik dengan berhala yang disebut Demokrasi.Jadilah Negara Islam Indonesiaku. Hai orang-orang yang beriman tolonglah agama Allah niscaya Allah akan meneguhkan kedudukanmu (Q.S.T)’

Dalam kertas itu juga ditulis ada delapan lokasi sasaran yaitu Kantor Pos, Gereja HKBP, Gedung Juang, KP3B, Polsek, BNI, BRI dan Royal. Sementara di kertas kedua, terdapat denah atau peta Poslantas yang akan dijadikan sasaran teror.

Dalam kertas itu juga ada kalimat "Siapkan dirimu Polisi Thogut kami akan datang setelah Marawai, Filipina selanjutnya adalah Indonesia".

Foto lembaran berisi teror tersebut juga sudah beredar di media sosial dan grup instant messaging seperti Whatsapp dan Blackberry Messenger, dan membuat warga Kota Serang resah. Selain itu, bereda juga screenshot percakapan Whatsapp messenger berisi instruksi Kasat Lantas agar anggotanya melakukan pengosongan Poslantas Alun-alun Kota Serang.

Kapolresta Serang Kota, AKBP Komarudin mengatakan, kepolisian sedang mendalami lembaran yang berisi ancaman teror tersebut dan meminta masyarakat untuk tidak panik.

“Memang ditemukan ada selembar kertas yang bernada ancaman dari orang tak dikenal yang saat ini masih sedang kita dalami," kata AKBP Komarudin, malam tadi seperti dikutip NEWSmedia.

Ia mengatakan, ancaman teror tersebut tidak menyurutkan sedikitpun semangat kepolisian yang sedang bertugas melakukan pengamanan Lebaran 2017. "Kami tidak gentar sedikitpun, justru kami yang sedang berjihad. Kami berprinsip siapapun itu pelakunya kita tidak terpengaruh, bahkan anggota sedang termotivasi untuk bertugas dengan ikhlas dan semangat," ujarnya.

“Kalau memang niatnya untuk menakut-nakuti petugas itu nggak mempan,” sambung Kapolres.

Sementara terkait beredarnya screenshot percakapan Whatsapp messenger berisi instruksi Kasat Lantas agar anggota melakukan pengosongan Poslantas Alun-alun Kota Serang, Kapolres Serang Kota membantah bahwa ada instruksi untuk mengosongkan Poslantas Alun-alun tersebut.

Menurut Komarudin, yang dimaksud dalam percakapan tersebut adalah petugas agar mengamankan lokasi untuk mengetahui petunjuk yang mengarah pada pelaku.

“Jadi yang dimaksud mengosongkan pos polisi karena ada petunjuk untuk tidak merusak lokasi, karena akan dilakukan pengecekan. Jadi tidak ada perintah untuk polisi kabur, itu enggak. Yang jelas seluruh aktivitas kepolisian normal,” katanya.[Vredo]

KOMENTAR

Surat Ancaman Bom Ditemukan di Alun-Alun Kota Serang Resahkan Warga

BERITA TERKAIT

INILAH SERANG

1754 dibaca
WH Ajak Anak Didik Cintai Proses Belajar
1696 dibaca
Kasus Penggelapan Tanah Wakaf, Polda Tetapkan Tiga Tersangka

HUKUM & KRIMINAL

3424 dibaca
Wanita Diduga Pelaku Pembuang Bayi di Gunung Kencana, Ditemukan Tewas Mengamba...
2515 dibaca
Pengamen Ini Ditangkap Saat Nongkrong dengan Motor Curiannya

POLITIK

1847 dibaca
Percepat Pilkades Serentak, Pemkab Serang Konsultasi ke Kemendagri
838 dibaca
Garap Pemenangan Pemilu 2024 Golkar di Jawa I, Andika Hazrumy Turun Gunung

PENDIDIKAN

1836 dibaca
Hari Buku, Pemprov Siap Gelar Book Fair 2018
Top