Sabtu, 18 April 2026

Islam Tak Ajarkan Bom Hancurkan Gereja

[foto ilustrasi]
Selasa, 15 Mei 2018 | 19:09 WIB - Mozaik Islami

DARI Abu Hurairah radhiyallahu taala anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan Bilal pada saat perang Khoibar untuk menyeru manusia dengan mengatakan,

"Tidak akan masuk surga kecuali jiwa seorang muslim. Mungkin saja Allah menolong agama ini lewat seorang laki-laki fajir (yang bermaksiat)." (HR. Bukhari no. 3062 dan Muslim no. 111)

Pelajaran dari hadis di atas:

1. Setiap muslim janganlah mudah tertipu dengan setiap orang yang terang-terangan mengatakan dirinya membela Islam, baik mereka mengatakan bahwa dirinya berjihad, berdakwah ilallah, beramar maruf nahi mungkar atau merekalah satu-satunya yang semangat dalam membela panji-panji Islam. Maka janganlah cepat-cepat menghukumi atau merekomendasi atau menerima klaim mereka dan memotivasi untuk duduk di majelis mereka sampai diketahui bahwa mereka benar-benar mengikuti ajaran Rasul.

Karena kebanyakan orang hanya asal klaim bahwa ia benar, ia di atas jihad, ia membela Islam, namun ternyata jauh dari tuntunan Islam. Islam tidak pernah mengajarkan bom bunuh diri, walaupun itu demi menghancurkan gereja. Islam tidak pernah mengajarkan meletakkan bom di tempat maksiat, walaupun diletakkan di bar-bar tempat maksiat. Karena segala sesuatu ada aturannya, tidak asal-asal kita melakukan nahi mungkar. Tidak asal-asalan kita menghancurkan tempat maksiat. Ada penguasa atau yang diperintah oleh penguasa yang punya tugas dalam hal ini. Jika kita tidak punya kekuasaan kita bisa peringatkan perbuatan mungkar dengan lisan atau tulisan. Dan minimal kita ingkari dalam hati jika kita tidak mampu dengan hal tadi. Itulah selemah-lemahnya iman.

2. Tidak diingkari bahwa sebagian ahli bidah ada yang membela kebenaran atau mengklaim dirinya di atas kebenaran atau barangkali awal-awalnya saja membela, namun kemudian menyimpang dari jalan yang benar sebagaimana kisah dalam hadits di atas. Akan tetapi sekali lagi, tidak setiap yang mereka lakukan atau yang mereka namakan jihad, kita langsung membenarkannya. Tetap harus dinilai dan ditimbang dengan ajaran Islam.

Walillahil hamd, wallahu waliyyut taufiq. [rumaysho/lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Islam Tak Ajarkan Bom Hancurkan Gereja

INILAH SERANG

1754 dibaca
WH Ajak Anak Didik Cintai Proses Belajar
1789 dibaca
Perbaikan Irigasi Hambat Suplai Air PDAM

HUKUM & KRIMINAL

1697 dibaca
Gelar Operasi Cipkon, Polsek Balaraja Amankan Puluhan Botol Miras
1673 dibaca
Kadinkes Banten Terjerat Korupsi, WH: Pemecatan Ketika Sudah Inkrah

POLITIK

2721 dibaca
Penjelasan Ahli Sejarah Soal Maskot Pilkada Kota Serang 2018 
350 dibaca
Survei Katadata, Airin Paling Layak Jadi Gubernur Banten

PENDIDIKAN

1437 dibaca
Dalam Satu Tahun, Perpusda Lebak Dikunjungi 16 Ribu Orang
Top