Sabtu, 18 April 2026

Perbaikan Irigasi Hambat Suplai Air PDAM

[Foto Istimewa]
Senin, 06 Agt 2018 | 20:41 WIB - Serang

IBC, Serang – Perbaikan irigasi Pamarayan yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ternyata berdampak negatif terhadap pelayanan air bersih yang dilakukan PDAM Tirta Albantani. Dampaknya, pelanggan PDAM di wilayah Pamarayan dan Kibin, banyak yang tidak bisa mendapatkan pelayanan PDAM.

Direktur Utama PDAM Tirta Albantani  Wahyu Prihantono mengatakan, selama proses perbaikan saluran irigasi Pamarayan, air bahan baku dari Sungai Ciujung dihentikan berkala dari Bendungan Pamarayan. "Hanya dialirkan 10 hari dalam sebulan," kata Wahyu dalam siaran pers pada Senin, 6 Agustus 2018. 

Untuk membantu pelanggan yang terhambat mendapatkan pelayanan, pihak PDAM rutin memberikan bantuan air bersih. "Memang tidak maksimal, tapi kami tetap harus berupaya memaksimalkan pelayanan. Jadi masalah tidak ada air baku sedang terjadi di seluruh pelayanan PDAM," kata Wahyu.

Pihak PDAM sedang mengupayakan kerja sama membeli air dari operator swasta. "Jika mengandalkan bahan baku dari air irigasi, kondisi ini bisa berlangsung hingga 2020 karena pembangunan turap irigasi merupakan proyek multiyears,"ujarnya.

Ia berharap, proses kerja sama dengan swasta bisa berjalan baik dan cepat. "Solusi jangka pendek, memang kami kirimkan air tanki ke pelanggan. Kami akan speed up lagi proses kerja sama dengan pihak swasta," ujarnya.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Perbaikan Irigasi Hambat Suplai Air PDAM

INILAH SERANG

1701 dibaca
RPJMD 2017-2022  Pemprov Mulai Digodok, Gubernur Terpilih Mulai Dilibatkan
407 dibaca
Warga Minta Mapolsek Bandung Dibangun, Begini Respon Kapolres Serang

HUKUM & KRIMINAL

1744 dibaca
Kapolda Banten Pimpin Sertijab Wakapolda Banten
2597 dibaca
Tiga Pasangan Mesum di Lebak Diamankan Polisi

POLITIK

488 dibaca
Airin Dapat Kekuatan Jokowi dan Prabowo-Gibran di Pilkada Banten
1476 dibaca
Gubernur Sampaikan Pendapat atas 5 Raperda Inisiasi DPRD

PENDIDIKAN

1978 dibaca
KPAI Sebar Broadcast, Rektor Untirta : Kredibilitas KPAI Dipertanyakan
Top