lB, Serang - Gubernur Banten yang baru dilantik pada Jum'at, 5 Mei kemarin agar mampu dan berkomitmen menciptakan peluang kerja serta profesional dalam melakukan reformasi birokrasi.
Hal itu diungkapkanKetua Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Banten Solihin Abas melalui siaran pers yang diterima lnilahBanten pada Senin, 15 Mei 2017.
“Tingkat pengangguran di tahun 2016 sampai dengan 2017 masih diangka kisaran 15% - 20%. Padahal banyak potensi sumberdaya yang dapat produktifkan, tentu hal itu akibat kurangnya dukungan dan komitmen pemprov untuk menyelesaikannya,”katanya.
Solihin mengatakan, bahwa Banten ialah daerah yang memiliki sumberdaya yang melimpah, seperti masih banyaknya lahan tidur di wilayah selatan yang bisa di produktifkan, ini tinggal komitmen pemerintah dan tidak hanya orientasi menciptakan peluang kerja pada investasi pengembang.
Sebut Solihin, beberapa alumni IMM sekarang sedang berupaya memproduktifkan lahan-lahan tidur seperti di daerah Pandeglang selatan mesti terus dikembangkan, upaya itu sebagai contoh pada pemerintah perkebunan holistik.
"Komitmen pemerintah dalam menciptakan peluang kerja di setiap sektor jelas sangat diperlukan, dan orientasinya tak sebatas pada mendatangkan investor tapi bagaimana memiliki ide-ide kreatif memanfaatkan potensi yang ada. Maka untuk dapat mewujudkannya prinsif terminologi god govermance mesti dipegang teguh yaitu transparansi, partisipasi dan akuntabilitas," kata Solihin.
Untuk itu, menurut Solihin, ini dapat diawali oleh Gubernur Banten yang baru dengan melakukan reformasi birokrasi yang profesional dan proporsional serta transparan, tidak hanya semata-mata mengakomodasi kepentingan politis dan dapat dilakukan di 100 hari kerjannya.
"Menciptakan komitmen kerja dapat diawali dengan melakukan reformasi birokrasi dan semata-mata reformasi birokrasi yang pada hakekatnya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan, terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business prosess) dan sumber daya manusia aparatur. Bukan didasari atas kepentingan politis," tandas solihin
"Sementara Fokal IMM Banten akan terus mengawal (kontol) terhadap setiap kebijakan Pemprov Banten, selain itu akan terus melakukan akselerasi dari potensi-potensi yang dimiliki para alumninya, dalam rumusan rapat kerja salah satunya kita rumuskan rekomendasi pada pemerintah provinsi," pungkas Solihin.