Kamis, 13 Juni 2024

Do'akan Korban Insiden Mako Brimob, Polres Serang Kota Gelar Sholat Ghaib

[Foto:Aden Hasanudin/lnilahBanten]
Jumat, 11 Mei 2018 | 20:47 WIB - Serang Mozaik Islami

IBC, Serang - Jajaran Polres Serang Kota menggelar sholat ghaib untuk mendoakan petugas yang wafat pada Insiden kerusuhan di Markas Korps Brigade Mobile (Brimob) Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada Jum'at, 11 Mei 2018. Sholat ghaib tersebut dilaksanakan usai melaksanakan sholat Jum'at di Masjid Ats-Sauroh, Kota Serang.

Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin menyatakan bahwa pihaknya dari Polres Serang Kota mengajak kepada pihak masjid dan masyarakat untuk mengirimkan do'a kepada anggota Polri yang menjadi korban kerusuhan oleh narapidana teroris. 

"Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Banten khususnya di Kota Serang, wabil khusus kepada umat muslim yang melaksanakan sholat jum'at untuk ikut bersama-sama mohon keridhoannya untuk mengirimkan do'a kepada para korban dari anggota Polri yang kemarin terjadi insiden," kata AKBP Komarudin usai melaksanakan sholat ghoib di Masjid Ats-Sauroh. 

Ia mengaku senang atas antusiasme masyarakat yang ikut serta untuk melaksanakan sholat ghoib bersama untuk mendoakan para syuhada yang telah gugur melaksanakan tugas di Jakarta.

"Insya Allah imbauan ini juga kita berikan kita ajak kepada seluruh DKM Masjid di Kota Serang, alhamdulillah juga seluruh anggota kami hari ini kita seluruhnya menyebar ke seluruh masjid-masjid di Kota Serang," ucapnya. 

Dikatakan Komarudin, insiden di Mako Brimob menunjukan bahwa tindakan-tindakan terorisme masih ada disekitar kita.

"Ditengah simpang siurnya pemberitaan yang bernada miring tentulah ini yang bisa kita bangun kepercayaan dari masyarakat untuk ikut prihatin atas kejadian tersebut alhamdulillah sholat ghoib ditujukan pada sahabat kita yang telah gugur," tuturnya. 

Sementara itu Humas Masjid Ats-Sauroh Roni Haeroni mengatakan bahwa sholat ghaib tersebut merupakan permintaan dari Kapolres untuk mengajak kepada masyarakat mendoakan aparat yang gugur saat melaksanakan tugas. Sholat ghaib tersebut menurutnya dipimpin oleh Imam tetap masjid K.H Syafari Basar.

Dikatahui kejadian bermula saat Selasa, 8 Mei 2018 petang, terjadi keributan antara napi dan petugas. Polisi menyebut hal ini karena miskomunikasi soal makanan napi milik Wawan yang dikirim pengunjung tidak samapi ke tangan Wawan. Namun, kericuhan justru terjadi mengakibatkan sembilan petugas menjadi korban.

Lima petugas tewas, tiga terluka, dan satu disandera. Satu napi, yakni Beni Samsutrisno, ditembak saat kericuhan pecah pada Selasa (8/5) malam. Satu polisi yang disandera, Brigadir Iwan Sarjana, bebas pada Rabu (9/5) tengah malam.

Petugas melakukan operasi sterilisasi pada Rabu (9/5) hingga selesai Kamis (10/5) pagi. Dari operasi sterilisasi, sebanyak 155 tahanan yang melakukan penyanderaan dinyatakan menyerah, disampaikan melalui pengumuman oleh Menkopolhukam Wiranto didampingi Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius, dan Kastaf Presiden Jenderal Purnawirawan Moeldoko. Napi pun dipindahkan ke Nusakambangan.

Reporter: Aden Hasanudin
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Do'akan Korban Insiden Mako Brimob, Polres Serang Kota Gelar Sholat Ghaib
hclh

INILAH SERANG

1210 dibaca
Andika: Perbaikan Perekonomian Masyarakat Fokus Melalui Infrastruktur
1221 dibaca
Asik Main Judi Domino, Tiga Warga Binuang Digerebeg Polsek Carenang

HUKUM & KRIMINAL

1492 dibaca
Razia Pajak Samsat Lebak Tahan 50 Notice Pajak
1901 dibaca
Pjs Kades Sukamanah Pandeglang Benarkan Bawahannya Terjaring OTT

POLITIK

679 dibaca
Sosialisakan Kinerja Kader Golkar, Andika Turun ke Dapil Kabupaten Serang

PENDIDIKAN

2018 dibaca
Webinar STIE, Mufti Ali: Banten Punya Sejarah Panjang Strategi Ekonomi di Masa K...
Top