Jumat, 30 Oktober 2020

Do'akan Korban Insiden Mako Brimob, Polres Serang Kota Gelar Sholat Ghaib

[Foto:Aden Hasanudin/lnilahBanten]
Jumat, 11 Mei 2018 | 20:47 WIB - Serang Mozaik Islami

IBC, Serang - Jajaran Polres Serang Kota menggelar sholat ghaib untuk mendoakan petugas yang wafat pada Insiden kerusuhan di Markas Korps Brigade Mobile (Brimob) Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada Jum'at, 11 Mei 2018. Sholat ghaib tersebut dilaksanakan usai melaksanakan sholat Jum'at di Masjid Ats-Sauroh, Kota Serang.

Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin menyatakan bahwa pihaknya dari Polres Serang Kota mengajak kepada pihak masjid dan masyarakat untuk mengirimkan do'a kepada anggota Polri yang menjadi korban kerusuhan oleh narapidana teroris. 

"Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Banten khususnya di Kota Serang, wabil khusus kepada umat muslim yang melaksanakan sholat jum'at untuk ikut bersama-sama mohon keridhoannya untuk mengirimkan do'a kepada para korban dari anggota Polri yang kemarin terjadi insiden," kata AKBP Komarudin usai melaksanakan sholat ghoib di Masjid Ats-Sauroh. 

Ia mengaku senang atas antusiasme masyarakat yang ikut serta untuk melaksanakan sholat ghoib bersama untuk mendoakan para syuhada yang telah gugur melaksanakan tugas di Jakarta.

"Insya Allah imbauan ini juga kita berikan kita ajak kepada seluruh DKM Masjid di Kota Serang, alhamdulillah juga seluruh anggota kami hari ini kita seluruhnya menyebar ke seluruh masjid-masjid di Kota Serang," ucapnya. 

Dikatakan Komarudin, insiden di Mako Brimob menunjukan bahwa tindakan-tindakan terorisme masih ada disekitar kita.

"Ditengah simpang siurnya pemberitaan yang bernada miring tentulah ini yang bisa kita bangun kepercayaan dari masyarakat untuk ikut prihatin atas kejadian tersebut alhamdulillah sholat ghoib ditujukan pada sahabat kita yang telah gugur," tuturnya. 

Sementara itu Humas Masjid Ats-Sauroh Roni Haeroni mengatakan bahwa sholat ghaib tersebut merupakan permintaan dari Kapolres untuk mengajak kepada masyarakat mendoakan aparat yang gugur saat melaksanakan tugas. Sholat ghaib tersebut menurutnya dipimpin oleh Imam tetap masjid K.H Syafari Basar.

Dikatahui kejadian bermula saat Selasa, 8 Mei 2018 petang, terjadi keributan antara napi dan petugas. Polisi menyebut hal ini karena miskomunikasi soal makanan napi milik Wawan yang dikirim pengunjung tidak samapi ke tangan Wawan. Namun, kericuhan justru terjadi mengakibatkan sembilan petugas menjadi korban.

Lima petugas tewas, tiga terluka, dan satu disandera. Satu napi, yakni Beni Samsutrisno, ditembak saat kericuhan pecah pada Selasa (8/5) malam. Satu polisi yang disandera, Brigadir Iwan Sarjana, bebas pada Rabu (9/5) tengah malam.

Petugas melakukan operasi sterilisasi pada Rabu (9/5) hingga selesai Kamis (10/5) pagi. Dari operasi sterilisasi, sebanyak 155 tahanan yang melakukan penyanderaan dinyatakan menyerah, disampaikan melalui pengumuman oleh Menkopolhukam Wiranto didampingi Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius, dan Kastaf Presiden Jenderal Purnawirawan Moeldoko. Napi pun dipindahkan ke Nusakambangan.

Reporter: Aden Hasanudin
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Do'akan Korban Insiden Mako Brimob, Polres Serang Kota Gelar Sholat Ghaib

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

187 dibaca
Terintegrasi dengan Pusat, Pemkab Serang Gunakan Aplikasi SIPD
226 dibaca
Libur Panjang, Sekda : Mending Sama Keluarga

POLITIK

81 dibaca
Pilkada Kabupaten Serang, KPU Target Partisipasi Pemilih 80 Persen
133 dibaca
Ratu Tatu: Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi

HUKUM & KRIMINAL

72 dibaca
Hari Kedua Operasi Zebra Kalimaya, 148 Pengendara Ditilang
179 dibaca
Dua Residivis Sindikat Curanmor Dibekuk Polisi

PERISTIWA

179 dibaca
Dirlantas : Tidak Ada Penilangan Pada Operasi Zebra Kalimaya 2020
115 dibaca
ACT Banten Kunjungi Pulau Tunda

EKONOMI & BISNIS

203 dibaca
Buruh Kerja Selama Cuti, Perusahaan Harus Bayar Lembur
172 dibaca
Empat Perumahan Serahkan Fasos Fasum ke Pemkab Serang
Top