Selasa, 24 Februari 2026

Bantu Permodalan Petani, Laskar Aswaja Pandeglang Gandeng Bank Artha Graha

Penyaluran KUR Bank Artaha graha kepada petani di Mandalawangi. (Foto-Saepullah/inilahbanten)
Sabtu, 11 Nov 2017 | 17:42 WIB - Pandeglang Ekonomi & Bisnis

IBC, Pandeglang - Kabupaten Pandeglang memiliki potensi diberbagai sektor. Kabupaten menyandang daerah tertinggal memiliki potensi dibidang pariwisata,  pertanian,  perkebunan hingga pertambangan, namun belum begitu dikelola secara maksimal,  salah satunya di bidang pertanian.

Ketua Laskar Ahlussunnah waljamaah (Aswaja) Kabupaten Pandeglang Dede Muhajir mengatakan, persoalnya dibidang pertanian,  para petani kerap kesulitan mendapatkan hilir jual yang jelas.

"Petani kerap kali menjadi korban permainan pasar dengan keberadaan tengkulak, sehingga berdampak pada rendahnya pendapatan perkapita masyarakat," ungkap Dede dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 11-November- 2017.

Menurutnya, hal tersebut terjadi karena kebutuhan produksi bahan mentah pertanian belum cukup. Pemerintah dengan program-programnya belum mampu menciptakan iklim produksi yang baik, sehingga pebisnis dari luar Pandeglang berbondong-bondong memborong barang mentah tanpa memperhatikan kesejahteraan para petani.

Untuk mendukung permodalan para petani, Laskar Aswaja Kabupaten Pandeglang menggandeng Bank Artha Graha sebagai pemodal untuk melakukan penyaluran KUR Bapak di Kabupaten Pandeglang dengan target sebanyak 1.000 orang petani.

"Selain di sektor pertanian, kita coba akan merangkul pelaku usaha UKM seperti penggilingan padi,  pengrajin gula aren,  gula semut,  emping, minyak kelapa,  minyak cengkeh, nilam, sereh wangi dll. Semua itu akan di produksi di Pandeglang,"bebernya.

Dede berharap, dengan berjalannya program tersebut dapat berkmplikasi baik bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. "harapan saya adalah bagai mana program ini juga bisa menghasilkan produk unggulan desa dan bersinergi dengan BUMDes untuk kemandirian masyarakat desa," harap Dede.

Program tersebut juga diketahui mendapatkan respon positif dari para penggiat pertanian, salahsatu diantaranya adalah dari Enji, Petani asal Desa Sinarjaya Kec. Mandalawangi. Dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan pinjaman KUR dari Artha Graha yang difasilitasi oleh Laskar Aswaja Pandeglang.

"Petani bisa mendapatkan bantuan pinjaman KUR yang selama ini sulit di akses oleh petani kecil apalagi dengan hanya jaminan Surat Keterangan Usaha (SKU)  yang dikeluarkan oleh desa," ungkap Enji.

Enji pula berharap dengan adanya program KUR bapak Angkat petani ini, petani bisa lebih fokus lagi untuk meningkatkan kuantitas dan kwalitas produksi pertaniannya. Dari program ini petani nampu memiliki wadah koperasi yang mandiri untuk mencukupi kebutuhan petani baik benih, pupuk dan kebutuhan lainnya bahkan sampai kebutuhan hidup.

"Selama ini kami petani hanya mampu melakukan penanaman dan menjual hasil kami ke pasar induk dan tengkulak, dengan adanya Bapak Angkat Petani Laskar Aswaja kami mulai berfikir untuk menciptakan barang jadi dengan di produksi sendiri, dengan hasil tinggi dan untuk kesejahtraan kami juga," imbuhnya.

Untuk diketahui, Dalam rangka mengentaskan angka kemiskinan dan desa tertinggal di Kabupaten Pandeglang serta dalam rangka mensukseskan program pemerintah,  Laskar Aswaja Pandeglang bersama Bank Artha Graha dengan konsep "Bapak Angkat" memberikan bantuan kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada masyarakat dengan proses yang mudah dengan tidak membebankan agunan/jaminan.

Reporter: Fahdi Khalid
Redaktur: Akew
Bagikan:

KOMENTAR

Bantu Permodalan Petani, Laskar Aswaja Pandeglang Gandeng Bank Artha Graha

INILAH SERANG

1646 dibaca
Digelar Sederhana, MTQ ke-18 Banten Dibuka Wagub Andika
4801 dibaca
Jabatan Akan Diganti, Kasat Reskrim AKP Gogo Sampaikan Permohonan Maaf

HUKUM & KRIMINAL

2469 dibaca
Warga Harap KPK Gali Harta Kekayaan dan TPPU Walikota Cilegon
1133 dibaca
Apes, Dua Sopir Truk Ditangkap saat Akan Konsumsi Sabu

POLITIK

502 dibaca
KPU Kabupaten Serang Segera Tetapkan DCS Pileg 2024, Ini Tahapannya
1388 dibaca
Kaum Muda Marjinal Bisa Masuk AMI Banten

PENDIDIKAN

1294 dibaca
Andika Pastikan Pemprov Banten Menuju Dynamic Governance
Top