Selasa, 24 Februari 2026

Tips Promosi UKM Lewat Aplikasi WhatsApp

Minggu, 25 Okt 2020 | 15:27 WIB - Teknologi

lBC, Serang - Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan aplikasi perpesanan untuk komunikasi pribadi bergeser dan sering digunakan untuk bertransaksi bisnis, salah satunya adalah WhatsApp.

Semakin banyak pemilik usaha, terutama usaha kecil menengah (UKM), yang mengandalkan platform digital tersebut untuk berkomunikasi dengan calon pembeli untuk menawarkan produknya.

Project Leader ukmindonesia.id Dewi Meisari membagikan sejumlah tips bagi para pemilik UKM saat melakukan promosi produknya lewat WhatsApp.

"Pertama, jangan mengirim banyak foto karena akan merepotkan customer harus mengunduh," ujar Dewi dalam briefing virtual program '100 UKM Juwara'.

Sebagai alternatif yang lebih nyaman, para pemilik UKM dapat memakai tools WhatsApp katalog dengan cukup hanya mengirim link, sehingga calon pembeli tidak perlu mengunduh.

Dewi juga melihat banyak admin UKM yang tidak mengelola kontak konsumen dengan rapi. Pelaku UKM dapat mengelola kontak dengan mencadangkan penyimpanan ke email (Google contact) untuk mempermudah migrasi data kontak di beberapa perangkat admin.

Sementara untuk konsumen, mengelola kontak dengan baik dan menghadirkan nuansa komunikasi personal dapat membuat konsumen merasa diperlakukan spesial dan loyal.

Para pelaku UKM, menurut Dewi, juga seringkali dengan mudahnya menjawab 'tidak bisa', 'tidak tahu', atau 'tidak ada' yang justru menutup peluang pendapatan yang mungkin muncul.

Mengatakan hal demikian, menurut Dewi, juga dapat memberikan kesan 'tidak butuh' kepada konsumen, sehingga bisa mematikan 'hasrat membeli' yang sempat muncul.

Selain itu, Dewi juga melihat pemilik bisnis sering kali memberikan jawaban tidak memuaskan dan tidak mengedukasi. Untuk itu, dia menyarankan agar pemilik bisnis membuat QnA (question & answer) standar atau FAQ (frequently asked questions) untuk memberi kesan profesional dan memudahkan proses edukasi SDM/karyawan baru.

QnA standar juga bisa disusun untuk mengoptimalkan up-selling untuk meningkatkan kuantitas pembelian produk yang sama, misalnya dengan memberikan bebas ongkir untuk pembelian minimal jumlah tertentu.

Terakhir, pemilik bisnis juga dapat menyusun QnA untuk cross-selling dalam upaya meningkatkan jumlah pembelian dengan menawarkan produk lain. Misalnya, ketika konsumen sudah memesan, namun belum membayar, admin dapat menawarkan produk lain.[lnilahcom]

Redaktur: Nunu
Bagikan:

KOMENTAR

Tips Promosi UKM Lewat Aplikasi WhatsApp

INILAH SERANG

2157 dibaca
HUT Banten ke 17 di Warnai Demo, Mahasiswa Singgung Gaji Dewan
1437 dibaca
Belasan Kader Gempita Kabupaten Serang Dilepas Kelokasi

HUKUM & KRIMINAL

1588 dibaca
Ini Penjelasan Kepala Kemenag Kota Serang Soal Travel Bodong
457 dibaca
Polres Serang Tangkap 2 Pelaku Kasus Perdagangan Orang

POLITIK

1857 dibaca
Stiker Bersebaran di Masjid, Lalu Atharussalam Langgar Aturan
2047 dibaca
Serempak di 29 Kecamatan, KPU Kabupaten Serang Lakukan GMHP

PENDIDIKAN

1747 dibaca
USAID dan Kemenag Terbitkan Buku Praktik yang Baik di Madrasah
Top