Rabu, 21 Oktober 2020

Tak Dianggap Saat Rano jadi Gubernur, Buruh se Banten Dukung WH-Andika

Foto InilahBanten
Kamis, 26 Jan 2017 | 08:09 WIB - Banten Peristiwa Politik

IB, Serang—Pemilihan gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Banten yang akan digelar 15 Februari 2017 hanya tinggal menghitung hari. Kemenangan yang akan diraih pasangan calon Wahidin Halim-Andika Hazrumy pun tinggal menunggu waktu.

Terlihat, selain pasangan calon nomor urut satu ini diusung tujuh partai politik yakni, Golkar, Hanura, Demokrat, PAN, PKS, Gerindra, dan PKB dukungan masyarakat dari berbagai kalangan pun dari hari ke hari semakin deras. Kali ini, buruh dan serikat pekerja se Provinsi Banten pun mendeklarasikan dukungan terhadap WH-Andika.

Deklarasi tersebut dilaksanakan di Hotel Ratu Bidakara Kebon Jahe Kota Serang pada Rabu, 25 Januari 2017 malam. Ribuan buruh yang hadir tampak optimis atas dukungannya, jika WH-Andika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2017-2022 akan membawa Banten lebih baik dan peduli terhadap kaum buruh.

Selain itu, para buruh mengaku alasan mendukung WH-Andika karena merasa tidak dianggap oleh gubernur Rano Karno sewaktu menjabat, yang saat ini menjadi cagub nomor urut dua didampingi, Embay Mulya Syarief.

“Karena jujur, kami sebetulnya rindu pemimpin yang bisa dekat dengan para buruh. Karena tidak ingin seperti kemarin kami aksi besar-besaran kami tidak merasa dianggap gubernur (Rano Karno), kami sudah berusaha tapi diabaikan, sehingga kami terpaksa menyampaikan (demo) dengan seperti itu,” ungkap perwakilan buruh, Imam Sukarsa.

Imam Sukarsa yang juga Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Banten ini berharap, setelah WH-Andika terpilih menjadi menjadi gubernur dan wakil gubernur agar bisa menempatkan kepala dinas tenaga kerja (disnakertrans) yang mengerti tentang hukum perburuhan. Juga harus benar-benar mengerti tentang tenaga kerja.

“Ketika beliau menang bisa berkesinambungan, kemudian menjaga industrian dengan para pimpinan serikat buruh agar bisa menjaga kondusifitas yang ada di Banten. Kemudian juga, ketika terpilih bisa membuat perda tentang ketenaga kerjaan yang berpihak kepada para pekerja atau buruh,” ucap Imam Sukarsa.

Sementara itu Cawagub Banten, Andika Hazrumy mengatakan, bahwa dengan adanya dukungan dari para buruh atau serikat pekerja buruh menjadikan salah satu kekuatan bagi WH-Andika untuk kemenangan Pilkada Banten 2017. “Alhamdulillah dukungan yang deras terus bergabung untuk kemenangan WH-Andika,” ujar dia dalam sambutannya.

Andika menyebutkan, bahwa dalam kontek menentukan kebijakan kedepan ketika terpilih pihaknya berkomitmen yang benar-benar pro terhadap buruh. Diakuinya, elemen dari kalangan para buruh adalah yang dapat menggerakan laju perekonomian. “Kedepan bagaimana Banten dapat maju, termasuk buruh di Banten bisa sejahtera kedepan. Peran ibu-ibu dan bapak-bapak lah sangat vital dalam kaitan investasi di Banten,” katanya.

Maka, sebut Andika, kedepan dalam kaitan menekan angka pengangguran juga perlu adanya solusi dengan cara menarik sebesar-besarnya investasi. Akan tetapi, dengan membuka investasi dan lapangan kerja perlu dilakukan bagaimana menyiapkan tenaga lokal untuk memperebutkan lapangan tenaga kerja itu.

“Dalam kontek investasi besar, tapi pada masa sekarang hanya sebatas membuka lapangan kerja. Akan tetapi, harus merubah paradigma dengan menyiapkan tenaga kerja lokal Banten dengan memiliki skill untuk bisa bersaing. Saat ini, kita semua bukan bersaing dengan warga Indonesia saja ditingkat nasional tapi, warga asing. Maka kita tenaga kerja lokal harus memiliki skill, keterampilan yang mumpuni,” terangnya.

Sebab, Andika juga menyebutkan, bahwa dengan melihat kenyataan di lapangan industri-industri yang ada di Banten hanya mempekerjakan tenaga kerja lokal tidak lebih dari 20 persen. Dengan kenyataan dengan seperti itu, bagaimana kontek solusinya untuk menekan angka pengangguran. “Iklim investasi harus lebih berpihak kepada kita,” ujarnya.

“Nah, saya bersama Pak Wahidin berkomitmen kedepan akan merubah paradigma itu, dengan menarik sebesar-besarnya investor namun harus bermanfaat bagi warga Banten. Jangan sampai warga Banten menjadi penonton. Ini yang harus di antisipasi. Ini komitmen kami, ingin membangun Banten bukan membangun di Banten. Maka dapat dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat Banten,” tegas Andika seraya menambahkan, bahwa bagaiamana dari aspek pengupahan, pihaknya juga berkomitmen akan menerbitkan perda ketenagakerjaan sebagai rujukan dari PP No.78.

“Buruh harus diperhatikan lebih baik ke depan. Berkaitan dengan PP 78, ketika terpilih nanti kami akan menerbitkan perda tentang ketenagakerjaan. Kemudian, dalam hal pengawasan tenaga kerja kami akan menambah personil pengawasan terkait upah. Sedangkan berkenaan dengan kepala disnaker perlu ditunjuk orang yang mempunyai hubungan emosional dengan para buruh, itu bisa terwujud dengan nyata,” tuturnya.

Sebelum menutup sambutannya, politisi partai golkar ini mengajak kepada ribuan buruh yang hadir untuk menyatukan tekad yang bulat, jangan sampai ada yang goyang. 15 Februari yang akan menentukan kesejahteraan para buruh dengan memilih WH-Andika, niscaya kehidupan buruh akan lebih baik. Kemudian, dilakukan juga penandatangan perwakilan ketua serikat buruh atas pernyataan dukungan tersebut.

Reporter: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Tak Dianggap Saat Rano jadi Gubernur, Buruh se Banten Dukung WH-Andika
dewan

PEMERINTAHAN

268 dibaca
PT HGP Serahkan Fasos Fasum Perumahan BCP ke Pemkab Serang
284 dibaca
Susun RKA 2021, Pemkab Serang Gunakan Aplikasi SIPD
xcddcvfsv cvn

POLITIK

44 dibaca
Ciptakan Pilkada Kabupaten Serang Aman Damai Sehat dan sejuk
92 dibaca
Dzikir Bersama, Ratu Tatu Gelar Tasyakuran Golkar Bareng Ulama

HUKUM & KRIMINAL

487 dibaca
Jual Obat Keras Heximer Terancam Hukuman Penjara 15 Tahun

PERISTIWA

28 dibaca
Sepeda Motor Wartawan di Kota Serang Raib Dicuri Maling
Top