Rabu, 14 November 2018

Cerita Damiri, Rugi Ratusan Juta Akibat Rumah dan Kontrakan Terbakar

[Foto;Ahyaruddin Ayonk/InilahBanten]
Minggu, 16 Sept 2018 | 20:55 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang – Rumah dan kontrakan millik, Damiri (60 tahun) di di Kampung Kademangan, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang nyaris ludes dilalap sijago merah. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai lebih dari Rp600 juta.

Diperoleh informasi, rumah Damiri pada bagian lantai atas sebuah kontrakan sebanyak sepuluh pintu kebakaran pada Jum’at, 14 September 2018 sekira pukul 23.35 WIB. Kebakaran akibat konsleting listrik pada saluran air.

“Api tahu-tahu sudah membesar dari bawah karena (kontrakan) dua lantai, maka api langsung merambat naik (ke bangunan) ke atas,"kata  saksi mata, Riris (23 tahun) yang merupakan warga setempat.

Baca juga: Malam Tadi, Rumah dan Kontrakan di Cikande Kebakaran

Sedangkan Damiri, mengaku kaget dan tubuhnya saat itu tak sadarkan diri dan langsung lemas sehingga langsung dilarikan ke Puskesmas Cikande. Tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), dua diantaranya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, dan satu unit dari Kawasan Modern Cikande. Api pun, akhirnya berhasil dipadamkan setelah nyaris menghabiskan semua bangunan dan isi rumah dna kontrakan.

Damiri bercerita, saat itu dirinya sudah terlelap tidur. Namun dirinya terbangun setelah mendengar teriakan warga dari luar rumahnya. “Ada yang gedor-gedor pintu rumah, saya bangun lihat api sudah membesar dari kamar depan,” ucap Damiri saat berbincang dengan lnilahBanten dikediamannya.

Baca juga: Ponpes di Baros Kebakaran, 300 Kamar Santri Rusak Berat

“Saya panik pukul kaca jendela pake tangan, maka tangan saya luka dan ditolong warga. Saya (sadar) tahunya sudah di Puskesmas, mungkin saat itu saya tidak sadarkan diri,”sambung Damiri.

Damiri memastikan, bahwa akibat kebakaran dokumen-dokumen ikut terbakar. Diantaranya, ijazah dari SD sampai S1, ijazah milik istrinya pun sama dari SD sampai S2, sedangkan milik anaknya dokumen ijazah dari SD sampai Akbid.

“Surat nikah dan masih banyak berkas dokumen penting lainnya (terbakar). Uang tunai Rp130 juta, kendaraan motor Supra 125, sehingga kerugian sampai Rp600 juta bisa lebih,”jelas Damiri.

Kanit Reskrim Polsek Cikande, Iptu Dadang SW membenarkan jika kebakaran dugaannya akibat konsleting listrik. “Dugaan sementara penyebabnya konsleting listrik bagian satelit air. Tidak ada korban jiwa,"pungkas Dadang.

Reporter: Ahyaruddin Ayonk
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Cerita Damiri, Rugi Ratusan Juta Akibat Rumah dan Kontrakan Terbakar

PEMERINTAHAN

73 dibaca
APBD Banten Tahun 2019 Ditarget Menyentuh Rp12,31 Triliun
237 dibaca
Puluhan Pejabat Fungsional Pemprov Banten Dilantik
1032 dibaca
Perintah Perpres 16/2018, LPSE Dibentuk dalam Satu Badan/Dinas

POLITIK

267 dibaca
Caleg Golkar Dilarang Saling Menjelekkan dan Menjegal
211 dibaca
Dikukuhkan, Karya Nyata ICMI Ditunggu Masyarakat Banten
290 dibaca
Memilih Pemimpin di Pilpres 2019 Menurut UAS

HUKUM & KRIMINAL

65 dibaca
Meresahkan, Tiga Warga Lebak Tersangka Curanmor Diringkus
248 dibaca
Di Pandeglang, Seorang Anak Bacok Ibu Tirinya Hingga Meninggal
636 dibaca
Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Petir Ditangkap

PERISTIWA

107 dibaca
Melalui ARDEX-18, Provinsi Banten Siap Atasi Dampak Bencana
1191 dibaca
Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kontrakan Gegerkan Warga Cikande
1782 dibaca
Di Waringinkurung, Polisi dan TNI Ini Kompak Gotong Keranda Mayat

EKONOMI & BISNIS

148 dibaca
Andika Ingin Ekraf Jadi Tulang Punggung Baru Perekonomian di Banten
106 dibaca
Selama Oktober 2018, Nilai Tukar Petani di Banten Alami Kenaikan
Top