Kamis, 17 Januari 2019

Cerita Damiri, Rugi Ratusan Juta Akibat Rumah dan Kontrakan Terbakar

[Foto;Ahyaruddin Ayonk/InilahBanten]
Minggu, 16 Sept 2018 | 20:55 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang – Rumah dan kontrakan millik, Damiri (60 tahun) di di Kampung Kademangan, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang nyaris ludes dilalap sijago merah. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai lebih dari Rp600 juta.

Diperoleh informasi, rumah Damiri pada bagian lantai atas sebuah kontrakan sebanyak sepuluh pintu kebakaran pada Jum’at, 14 September 2018 sekira pukul 23.35 WIB. Kebakaran akibat konsleting listrik pada saluran air.

“Api tahu-tahu sudah membesar dari bawah karena (kontrakan) dua lantai, maka api langsung merambat naik (ke bangunan) ke atas,"kata  saksi mata, Riris (23 tahun) yang merupakan warga setempat.

Baca juga: Malam Tadi, Rumah dan Kontrakan di Cikande Kebakaran

Sedangkan Damiri, mengaku kaget dan tubuhnya saat itu tak sadarkan diri dan langsung lemas sehingga langsung dilarikan ke Puskesmas Cikande. Tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), dua diantaranya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, dan satu unit dari Kawasan Modern Cikande. Api pun, akhirnya berhasil dipadamkan setelah nyaris menghabiskan semua bangunan dan isi rumah dna kontrakan.

Damiri bercerita, saat itu dirinya sudah terlelap tidur. Namun dirinya terbangun setelah mendengar teriakan warga dari luar rumahnya. “Ada yang gedor-gedor pintu rumah, saya bangun lihat api sudah membesar dari kamar depan,” ucap Damiri saat berbincang dengan lnilahBanten dikediamannya.

Baca juga: Ponpes di Baros Kebakaran, 300 Kamar Santri Rusak Berat

“Saya panik pukul kaca jendela pake tangan, maka tangan saya luka dan ditolong warga. Saya (sadar) tahunya sudah di Puskesmas, mungkin saat itu saya tidak sadarkan diri,”sambung Damiri.

Damiri memastikan, bahwa akibat kebakaran dokumen-dokumen ikut terbakar. Diantaranya, ijazah dari SD sampai S1, ijazah milik istrinya pun sama dari SD sampai S2, sedangkan milik anaknya dokumen ijazah dari SD sampai Akbid.

“Surat nikah dan masih banyak berkas dokumen penting lainnya (terbakar). Uang tunai Rp130 juta, kendaraan motor Supra 125, sehingga kerugian sampai Rp600 juta bisa lebih,”jelas Damiri.

Kanit Reskrim Polsek Cikande, Iptu Dadang SW membenarkan jika kebakaran dugaannya akibat konsleting listrik. “Dugaan sementara penyebabnya konsleting listrik bagian satelit air. Tidak ada korban jiwa,"pungkas Dadang.

Reporter: Ahyaruddin Ayonk
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Cerita Damiri, Rugi Ratusan Juta Akibat Rumah dan Kontrakan Terbakar

PEMERINTAHAN

186 dibaca
Lantik 223 Pejabat, Bupati Serang Sebut Agar Kinerja Lebih Baik
177 dibaca
Pertama di Indonesia, Inspektorat Kabupaten Serang Integrasikan Dua ISO
278 dibaca
Bupati dan Wakil Bupati Lebak Dilantik Gubernur Banten

POLITIK

3903 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu
833 dibaca
Dukung Prabowo-Sandi, Caleg PBB di Banten Bentuk Pass Lantang
150 dibaca
Debat Capres Bisa untuk Curi Perhatian Rakyat

HUKUM & KRIMINAL

213 dibaca
Mayat Wanita di Cipocok Jaya Ternyata Dibunuh
101 dibaca
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, Penadah dan Pengoplos
326 dibaca
Diduga Otak Pengeroyokan Santri, MH Terancam Dijemput Paksa

PERISTIWA

70 dibaca
Peran Media Penting dalam Sosialisasi Millennial Road Safety Festival
129 dibaca
Gubernur Berikan Bantuan Seragam Sekolah untuk Korban Tsunami

EKONOMI & BISNIS

88 dibaca
Sri Mulyani Jamin Usaha Kecil Digital Bebas Pajak
190 dibaca
Pulihkan Anyer, Pemprov Banten Tinjau Pelarangan Rapat di Hotel
Top