Selasa, 13 November 2018

Baru Bebas dari Rutan, Oknum Kades di Kragilan Kembali Ditangkap

Kamis, 04 Okt 2018 | 15:33 WIB - Serang Hukum & Kriminal

[foto ilustrasi]lBC, Serang - Baru saja menghirup udara bebas, Kepala Desa (Kades) Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Sae alias Pudin kembali diamankan petugas Unit Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Polres Serang. Oknum Kepala Desa yang terjerat kasus pemalsuan dokumen akta ontentik ini kembali diamankan beberapa langkah keluar dari Rutan Serang pada Jumat, 28 September 2018.

Selain oknum Kades, turut diamankan Ad dan Mah yang merupakan kaki tangan oknum Kades. Keduanya juga diamankan beberapa langkah setelah keluar dari Rutan Serang. Berbeda dengan oknum Kades, kedua pria yang berperan sebagai pembuat warkah tanah palsu ini ditangkap pada Jumat, 21 September 2018. Ketiga sindikat pemalsuan dokumen ini diamankan setelah menjalani hukuman 5 bulan penjara. 

Kasat Reskrim Polres Serang, AKP David Chandra Babega membenarkan petugas Unit Tipidsus telah mengamankan oknum Kades beserta dua kaki tangannya selepas bebas dari Rutan Serang. "Kami mengamankan setelah ada laporan dari pemilik tanah di Blok 006 berdasarkan polisi nomer : B/99/V/2018, tanggal 9 Mei 2018," kata AKP David Chandra.

Kasat menjelaskan kasus yang dihadapi oknum Kades dan dua kaki tanganya ini masih terkait dugaan kasus pemalsuan tandatangan yang ada pada dokumen Surat Pelepasan Hak (SPH) Nomer : 73/SPH/V/2017 tanggal 19/5/2017 yang berada di Blok 006, Desa Silebu. Menurut Kasat, pihaknya telah menetapkan status tersangka dan melakukan penahanan terhadap ketiga mafia tanah ini. 

"Oknum kades ini menggerakan kaki tangannya untuk memalsukan warkah sebagai dasar pembuatan SPH atas sebidang tanah seluas 5.035 meter persegi kepada PT Sinar Dajili Makmur," ungkap Kasat didampingi Kanit Tipidsus, Iptu Samsul Fuad kepada wartawan di kantornya pada Kamis, 4 Oktober 2018.

David melanjutkan, modus yang digunakan oknum Kades Silebu untuk memuluskan tindak kejahatannya yaitu dengan memalsukan tanda tangan serta sidik jari atas surat pelepasan hak (SPH) tanah atas nama pemilik asli. 

"Karena punya SPK (surat perintah kerja) dari PT Sinar Dajili Makmur, oknum Kades ini kemudian melakukan SPH tanpa diketahui pemilik tanah yang asli. Tersangka memalsukan tanda tangan serta sidik jari pemilik sah tanah tersebut," terangnya,

Untuk mempertanggungjawabkan tindakannya, petugas kepolisian menjerat oknum Kades Silebu bersama dua kaki tangannya dengan Pasal 263 Jo 266 Jo 55 Jo Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pemalsuan Dokumen Akta Otentik.

Untuk diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Serang sebelumnya telah menjatuhkan hukuman 5 bulan penjara terhadap Sae alias Pudin, Mah dan Ad, sedangkan Sa dan Jum dihukum dihukum lebih 18 bulan penjara.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Baru Bebas dari Rutan, Oknum Kades di Kragilan Kembali Ditangkap

PEMERINTAHAN

235 dibaca
Puluhan Pejabat Fungsional Pemprov Banten Dilantik
1028 dibaca
Perintah Perpres 16/2018, LPSE Dibentuk dalam Satu Badan/Dinas
217 dibaca
Lokakarya, Pemprov Bahas Pengurangan Kawasan Kumuh di Banten

POLITIK

264 dibaca
Caleg Golkar Dilarang Saling Menjelekkan dan Menjegal
210 dibaca
Dikukuhkan, Karya Nyata ICMI Ditunggu Masyarakat Banten
289 dibaca
Memilih Pemimpin di Pilpres 2019 Menurut UAS

HUKUM & KRIMINAL

146 dibaca
Di Pandeglang, Seorang Anak Bacok Ibu Tirinya Hingga Meninggal
632 dibaca
Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Petir Ditangkap
340 dibaca
6 Oknum Anggota Ormas Pengeroyok Polisi Terancam 7 Tahun Penjara

PERISTIWA

106 dibaca
Melalui ARDEX-18, Provinsi Banten Siap Atasi Dampak Bencana
1182 dibaca
Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kontrakan Gegerkan Warga Cikande
1781 dibaca
Di Waringinkurung, Polisi dan TNI Ini Kompak Gotong Keranda Mayat

EKONOMI & BISNIS

80 dibaca
Andika Ingin Ekraf Jadi Tulang Punggung Baru Perekonomian di Banten
102 dibaca
Selama Oktober 2018, Nilai Tukar Petani di Banten Alami Kenaikan
Top