Minggu, 24 Maret 2019

Baru Bebas dari Rutan, Oknum Kades di Kragilan Kembali Ditangkap

Kamis, 04 Okt 2018 | 15:33 WIB - Serang Hukum & Kriminal

[foto ilustrasi]lBC, Serang - Baru saja menghirup udara bebas, Kepala Desa (Kades) Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Sae alias Pudin kembali diamankan petugas Unit Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Polres Serang. Oknum Kepala Desa yang terjerat kasus pemalsuan dokumen akta ontentik ini kembali diamankan beberapa langkah keluar dari Rutan Serang pada Jumat, 28 September 2018.

Selain oknum Kades, turut diamankan Ad dan Mah yang merupakan kaki tangan oknum Kades. Keduanya juga diamankan beberapa langkah setelah keluar dari Rutan Serang. Berbeda dengan oknum Kades, kedua pria yang berperan sebagai pembuat warkah tanah palsu ini ditangkap pada Jumat, 21 September 2018. Ketiga sindikat pemalsuan dokumen ini diamankan setelah menjalani hukuman 5 bulan penjara. 

Kasat Reskrim Polres Serang, AKP David Chandra Babega membenarkan petugas Unit Tipidsus telah mengamankan oknum Kades beserta dua kaki tangannya selepas bebas dari Rutan Serang. "Kami mengamankan setelah ada laporan dari pemilik tanah di Blok 006 berdasarkan polisi nomer : B/99/V/2018, tanggal 9 Mei 2018," kata AKP David Chandra.

Kasat menjelaskan kasus yang dihadapi oknum Kades dan dua kaki tanganya ini masih terkait dugaan kasus pemalsuan tandatangan yang ada pada dokumen Surat Pelepasan Hak (SPH) Nomer : 73/SPH/V/2017 tanggal 19/5/2017 yang berada di Blok 006, Desa Silebu. Menurut Kasat, pihaknya telah menetapkan status tersangka dan melakukan penahanan terhadap ketiga mafia tanah ini. 

"Oknum kades ini menggerakan kaki tangannya untuk memalsukan warkah sebagai dasar pembuatan SPH atas sebidang tanah seluas 5.035 meter persegi kepada PT Sinar Dajili Makmur," ungkap Kasat didampingi Kanit Tipidsus, Iptu Samsul Fuad kepada wartawan di kantornya pada Kamis, 4 Oktober 2018.

David melanjutkan, modus yang digunakan oknum Kades Silebu untuk memuluskan tindak kejahatannya yaitu dengan memalsukan tanda tangan serta sidik jari atas surat pelepasan hak (SPH) tanah atas nama pemilik asli. 

"Karena punya SPK (surat perintah kerja) dari PT Sinar Dajili Makmur, oknum Kades ini kemudian melakukan SPH tanpa diketahui pemilik tanah yang asli. Tersangka memalsukan tanda tangan serta sidik jari pemilik sah tanah tersebut," terangnya,

Untuk mempertanggungjawabkan tindakannya, petugas kepolisian menjerat oknum Kades Silebu bersama dua kaki tangannya dengan Pasal 263 Jo 266 Jo 55 Jo Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pemalsuan Dokumen Akta Otentik.

Untuk diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Serang sebelumnya telah menjatuhkan hukuman 5 bulan penjara terhadap Sae alias Pudin, Mah dan Ad, sedangkan Sa dan Jum dihukum dihukum lebih 18 bulan penjara.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Baru Bebas dari Rutan, Oknum Kades di Kragilan Kembali Ditangkap

PEMERINTAHAN

6740 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5891 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB
1715 dibaca
Ini 202 Nama Pejabat Pemprov Banten yang Dilantik
dvvdv wagub

POLITIK

589 dibaca
Gubernur Wahidin Ajak Warga NU Banten Dukung Ma'ruf Amin di Pilpres
474 dibaca
Pelapor ASN Dukung Calon DPD RI Anak Gubernur Banten Diperiksa Bawaslu
194 dibaca
Survei Demokrat: Masyarakat Tidak Puas atas Kinerja Gubernur dan Wagub Banten

HUKUM & KRIMINAL

256 dibaca
Personil Polsek Cikande Berhasil Selamatkan Uang Nasabah Rp80 Juta
244 dibaca
Kepergok Akan Mencuri, Warga Lampung Tewas di RSUD Serang

PERISTIWA

226 dibaca
BNN Banten Musnahkan 10 Kg Sabu Senilai Rp10 Miliar
Top