Rabu, 07 Januari 2026

Pemkab Pandeglang Gandeng BUMN-BUMD jadi Orang Tua Angkat Balita Stunting

Pemkab Pandeglang Gandeng BUMN-BUMD jadi Orang Tua Angkat Balita Stunting.[Foto Istimewa]
Rabu, 16 Jul 2025 | 20:15 WIB - Pandeglang

lBC, Pandeglang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menjadi orang tua angkat dari balita stunting. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Pandeglang dalam upaya menangani dan mengantisipasi resiko stunting di Kabupaten Pandeglang.

“Ini untuk mendukung upaya penurunan stunting di Kabupaten Pandelang, kita harus dapat bekerjasama dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pandeglang,”kata Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani dalam acara rapat koordinasi percepatan penurunan stunting atau rembug stunting tahun 2025, di salah satu hotel di Pandeglang pada Rabu, 16 Juli 2025.

Dengan sinergi yang terbangun, Bupati Dewi mengapresiasi mitra usaha yang telah bekerjasama dalam upaya percepatan penurunan stunting yaitu PT.PLN, Bank Perkreditan rakyat (BPR) Berkah, PT PLN Indonesia Power Labuan, Bank Jabar Banten (bjb), PT. Alfindo dan PT. Pokhpand.

“Kerjasama ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah dan lembaga lainnya dalam upaya mempercepat penurunan stunting di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus. Saya berharap langkah ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak keluarga beresiko stunting yang terbantu,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati Dewi menyampaikan, prevalensi stunting di Kabupaten Pandeglang terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. "Pada tahun 2021, angka prevalensi stunting Kabupaten Pandeglang berdasarkan SSGI yaitu 37,8%, Tahun 2022 turun menjadi 29,4%, Tahun 2023 turun menjadi 28,6%, dan alhamdulillah di tahun 2024 kembali mengalami penurunan menjadi 26,4%,"paparnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Nuriah menyampaikan, ada beberapa penghargaan yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada lembaga BUMN, BUMD dan lembaga usaha lainnya karena telah banyak berkontribusi dalam penanganan stunting di Pandeglang.

“Pemerintah Daerah tanpa dukungan dari semua pihak dalam penanganan stunting tentu tidak akan maksimal, oleh karena itu hadirnya Lembaga-lembaga lainnya dalam penanganan stunting sangat membantu,” ujarnya.

Dijelaskannya, salah satu contoh sinergitas antara pemerintah dengan BUMN adalah keikutsertaan dari PT.PLN yang memberikan bantuan makanan kepada masyarakat yang berada di lokus stunting di Kecamatan Koroncong.

“Di Koroncong ada berapa resiko stunting, PLN memberikan bantuan makanan yang untuk diolah selama tiga bulan berturut turut jangan sampai terputus, ini adalah upaya dari kami dalam mengantisipasi resiko stunting,”ujarnya.[Ars]

Redaktur: Ildhan Firmansyah
Bagikan:

KOMENTAR

Pemkab Pandeglang Gandeng BUMN-BUMD jadi Orang Tua Angkat Balita Stunting

INILAH SERANG

688 dibaca
5.600 Bidang Tanah di Kabupaten Serang Dipasang Patok Batas Tanah
3271 dibaca
Seluruh Desa di Kabupaten Serang Diguyur Bantuan

HUKUM & KRIMINAL

2751 dibaca
Dianggap Lecehkan Profesi Jurnalis, Seorang Warga Akan Dilaporkan ke Polisi
1363 dibaca
Waduh, 3 Tersangka Pengedar Madu Palsu Diamankan Polisi

POLITIK

1210 dibaca
Kinerja Direspon Positif, Tatu-Pandji Kembali Diusung PKB
1448 dibaca
Ribuan Anggota Linmas Dipersiapkan Untuk Pengamanan Pilkada

PENDIDIKAN

886 dibaca
DPK Banten: Masyarakat Basis Penguatan Literasi sebagai Aktor Perubahan
Top