IB, Stoke - Kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melarang warga dari tujuh negara mayoritas Muslim masuk ke Negeri Paman Sam menuai kontroversi. Banyak yang pro, tapi ada juga yang kontra. Salah satu yang pro adalah bek Stoke City, Geoff Cameron.
Tak seperti kebanyakan atlet yang memprotes, Cameron justru sepakat dengan kebijakan Trump. Menurutnya, apa yang dilakukan Trump demi kebaikan masyarakat Amerika Serikat sendiri.
"Saya kira penting untuk kami (warga AS) memberikan dukungan kepada presiden (Trump) terlepas dari Anda memilihnya atau tidak. Saya senang keamanan seluruh warga Amerika Serikat menjadi prioritas utamanya," ujar Cameron, dikutip dari Soccerway.
Cameron melanjutkan, gelombang imigran yang masuk ke Amerika Serikat sudah tak terkendali. Kebijakan Trump diyakini bisa mengurangi aksi terorisme yang sering dihubungkan dengan Muslim.
"Saya rasa pemberhentian sementara penerimaan imigran cukup masuk akal. Amerika Serikat adalah negara paling murah hati dan penuh kasih sayang. Kami punya kemampuan merawat dan mendukung negara lain serta para pengungsi yang membutuhkan tempat tinggal dan rasa aman. Jika kami sendiri tak merasa aman, bagaimana kami bisa melindungi orang lain?" tambahnya.
Tujuh negara mayoritas Muslim yang dilarang masuk ke Amerika Serikat adalah Libya, Iran, Irak, Suriah, Sudan, Yaman, dan Somalia.