Senin, 16 Mei 2022

HUT Katar Andika “Babancakan” Bareng Para Santri, Ini Pesannya

Andika Hazrumy saat bancakan bersama para santri di Ponpok Pesantren Hidayatul Quran, Desa Jeruk Tipis, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang pada Selasa, 26 September 2017.(Foto Istimewa)
Selasa, 26 Sept 2017 | 19:12 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang – Ketua Karang Taruna Banten, Andika Hazrumy berbaur dengan para santri menikmati hidangan sederhana yang digelar di atas daun pisang secara bersama-sama  atau biasa disebut babancakan saat memeringati HUT Karang Taruna ke-57 tingkat Provinsi Banten di Ponpok Pesantren Hidayatul Quran, Desa Jeruk Tipis, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang pada Selasa, 26 September 2017.

Andika mengaku ingin menanamkan nilai kebersamaan para anggota Karang Taruna di Banten, dimana dia menjabat sebagai ketua dalam kepengurusan organisasi kepemudaan tersebut, dengan masyarakat warga Provinsi Banten.

“Saya ingin Karang Taruna bisa hadir di tengah-tengah masyarakat untuk bisa bersama-sama memberikan solusi dari persoalan-persoalan yang dihadapi  masyarakat,” kata Andika saat ditanya mengenai kegiatan babancakan yang diikutinya tanpa sungkan itu.

Sebelumnya Andika tampak sangat menikmati hidangan menu “babancakan” hasil olahan para santri di pesantren tersebut. Andika tampak lahap menyantap menu nasi putih beserta lauk pauknya, mulai dari ikan asin, pecak bandeng, goreng tahu dan tempe sampai sayur asam.

Kenikmatan menyantap menu “babancakan” itu masih dilengkapi lagi dengan senda gurau bersama para santri dan pengurus Karang Taruna se-Banten yang menyantap menu babancakan dari atas gelaran daun pisang yang sama dengan sang Wagub Banten ini.

Menurut Andika, sudah seharusnya Karang Taruna hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai pembawa solusi. Hal itu mengingat Karang Taruna adalah komponen pemuda yang memiliki kapasitas dan profil sebagai warga masyarakat yang memiliki kelebihan di antara annggota masyarakat umumnya.

“Karang Taruna itu kan anggotanya pemuda, dari sisi usia masih kuat dan produktif jiwa dan raganya. Maka, wajar kalau mereka jadi andalan masyarakat,” imbuhnya.

Terkait peran Karang Taruna yang diinginkannnya itu, Andika mencontohkan, di desa dimana perinagatan HUT Karang Taruna tersebut dilakukan, dia melihat ada persoalan air bersih yang pada gilirannya telah membiasakan warga di desa tersebut dan sekitarnya cenderung abai dengan pola hidup sehat.

Menurut Andika, dalam kasus yang demikian, Karang Taruna setempat di bawah koordinasi kepengurusan Kabupaten/Kota bisa hadir menggagas kesadaran tentang pola hidup bersih.

“Buat program pengadaan air bersih, lalu buat kampanye atau edukasi hidup bersih dan sehat. Itu lebih konkrit,” kata Andika.

Lebih jauh Andika menambahkan, banyak desa di Banten memiliki persoalan ekonomi, di mana warganya banyak yang tidak memiliki kemampuan ekonomi, karena berbagai sebab. Menurut Andika, dalam hal tersebut, Karang Taruna bisa hadir dengan melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan melihat potensi kawasan dan warga yang dimiliki.

“Kalau memang basisnya daerah pertanian, Karang Taruna bisa hadir dengan program-program yang bisa membuat usaha pertanian menjadi menjanjikan. Kalau basisnya seperti di sini yang dekat dengan kawasan industry, Karang Taruna bisa menggagas pelatihan-pelatihan ekonomi kreatif yang menggunakan hasil limbah industry,” paparnya.

Andika berjanji, selaku wakil gubernur, Pemprov Banten akan mendukung langkah-langkah Karang Taruna yang demikian tersebut.

“Kebetulan saya ini kan Ketua Karang Taruna-nya wakil gubernur, jadi kenapa tidak kalau gagasan yang baik dari Karang Taruna, pasti Pemprov Banten akan mendukungnya,” ujarnya.

Sekretaris Karang Taruna Provinsi Banten Gatot S Yan mengaku dapat menagkap spirit yang diinginkan Ketua Karang Taruna Provinsi Banten Andika HAzrumy dengan kegiatan HUT Karang Taruna yang diadakan secara sederha itu. Menurut Gatot, konsep peringatan HUT Karang Taruna yang diselelnggarakan di pondok pesantren tersebut juga merupakan hasil diskusi para pengurus dengan Andika sebelumnya.

“Waktu kami usulkan ide untuk memperingati HUT Karang Taruna di pondok pesantren bersama santri dan msyarakat, dan dengan menggelar babancakan, Pak Andika langsung setuju,” kata Gatot.

Lebih lanjut Gatot mengaku Karang Taruna dalam skala yang belum terlalu besar sebetulnya sudah melaksanakan konsep yang diinginkan Ketua Karang Taruna Provinsi Banten. Gatot berjanji ke depan program-program Karang Taruna se-Banten akan diarahkan ke hal-hal yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Sekarang ini misalnya kami sudah memberikan bantuan budidaya lele di 10 titik di Banten. Jadi kami bantu masyarakat untuk belajar budi daya lele, termasuk memberikan bantuan peralatan dan permodalannya,” katanya.  

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Akew
Bagikan:

KOMENTAR

HUT Katar Andika “Babancakan” Bareng Para Santri, Ini Pesannya
pemda

INILAH SERANG

147 dibaca
Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo saat Tunggu Pelanggan
335 dibaca
Bawa Kambing, Pengemudi dan Penumpang Mobil Nyaris Diamuk Massa
244 dibaca
Pemprov Banten Siapkan Strategi Penanganan Stunting dan Gizi Buruk

HUKUM & KRIMINAL

147 dibaca
Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo saat Tunggu Pelanggan
335 dibaca
Bawa Kambing, Pengemudi dan Penumpang Mobil Nyaris Diamuk Massa
994 dibaca
Resmob Polres Serang Ringkus 4 Bandit Kurang dari 24 Jam Usai Terima Laporan Perampasan

POLITIK

242 dibaca
Golkar Banten Sambut Bahagia Koalisi Indonesia Bersatu
1435 dibaca
Instruksikan Pemenangan Airlangga, Andika Keliling ke DPD Golkar Kabupaten dan Kota di Ban...
1256 dibaca
Bakesbangpol Pastikan Tak Ada Ormas Radikal di Kabupaten Serang
Top