IB, Lebak--Wakil Bupati Lebak H. Ade Sumardi didampingi jajarannya dan Kepala Pusdiklat Kepemimpinan Aparatur Nasional Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Purwastuti berikut Tim Advance LAN-RI menghadiri acara Visitasi Kepemimpinan Nasional DIKLATPIM TK. II Angkatan XLII Tahun 2017 di Aula Terbatas Setda Lebak, Rangkasbitung pada Selasa, 21 Maret 2017.
Wakil Bupati, H. Ade Sumardi mengungkapkan, Kabupaten Lebak memiliki luas wilayah 304.472 hektare terdiri dari 28 kecamatan dengan 340 desa dan 5 kelurahan, dengan jumlah penduduk 1.269.812 jiwa. Saat ini, masih menyandang status kabupaten tertinggal, sehingga dapat dibayangkan kondisi desa-desa yang berada di Kabupaten Lebak perlu mendapatkan perhatian dan kerja keras dari semua pihak terutama dukungan dari pemerintah pusat dalam hal pembangunan infrastruktur.
Ade menyampaikan, lahirnya Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa harus menjadi momentum bagi daerah dalam membangun desa. Dengan adanya undang-undang tersebut, kewenangan desa lebih besar sehingga diharapkan mampu meningkatkan sumber pendapatan desa salah satunya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang kini telah terbentuk sebanyak 123 BUMDes yang tersebar di 24 kecamatan di Kabupaten Lebak.
"Tahun 2017 anggaran yang masuk desa melalui Program Dana Desa sebesar kurang lebih Rp406 Miliar, adapun penggunaan dana itu yang didasarkan hasil musyawarah desa dengan berpedoman kepada peraturan yang telah ditetapkan. Untuk pembangunan sarana prasarana dilakukan dengan pola padat karya yang antara lain jembatan gantung, poros desa, jembatan antar kampung, irigasi tersier, jalan lingkungan, gedung serbaguna, MCK, turap dan lain-lain,"jelas Ade.
Ade berharap, dengan adanya DIKLATPIM yang di hadiri oleh Team Advance LAN-RI dapat membawa semangat baru untuk terus membangun desa dalam rangka percepatan pembangunan di Kabupaten Lebak.
Dalam acara Visitasi Kepemimpinan Nasional DIKLATPIM TK.II Angkatan XLII Tahun 2017, Kepala Pusdiklat Kepemimpinan Aparatur Nasional Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Purwastuti, turut memberikan masukan-masukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terkait pengentasan desa-desa yang tertinggal dalam percepatan pembangunan.