Jumat, 27 November 2020

Ratusan DPS Tak Memenuhi Syarat di Pilbup dan Cwabup Serang

[foto ilustrasi]
Selasa, 22 Sept 2020 | 20:04 WIB - Serang Politik

lBC, Serang - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang mendapatkan sejumlah temuan dari hasil pengawasan terhadap Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang telah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 19 hingga 28 September 2020. Pengawasan yang dilakukan selama tiga hari sejak 19 hingga 21 September tersebut salah satunya menemukan ratusan pemilih yang tidak memenuhi syarat masih masuk ke dalam DPS.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Serang Abdurrahman mengatakan, pengawasan terhadap hasil pengumuman DPS dilakukan bersama panwascam dan panwaslu desa selama tiga hari. Hasilnya Bawaslu menemukan sebanyak 225 pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat masih masuk ke dalam DPS. Temuan tersebut tersebar di 15 kecamatan. "Rinciannya 55 pemilih ganda, 131 pemilih sudah meninggal dunia, 27 pemilih sudah pindah domisili dan 12 pemilih tidak dikenal," ujarnya sama media meeting yang dilakukan di kantor Bawaslu Kabupaten Serang, Selasa 22 September 2020.

Hadir dalam media meeting tersebut Komisioner Bawaslu Kabupaten Serang Sulyantarudin dan Pemimpin Redaksi Biem.co Ega Jalaludin selaku pembicara. 

Selain itu kata Oman, ditemukan juga sebanyak 85 pemilih yang ditempatkan di TPS yang jauh dari tempat tinggalnya. Temuan ini terdapat di Kecamatan Pabuaran. "Yang paling mengkhawatirkan Bawaslu Kabupaten Serang juga menemukan sebanyak 37 warga Kabupaten Serang yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih namun tidak dimasukan ke dalam DPS, dimana ada 2 diantaranya merupakan pemilih disabilitas. Temuan ini tersebar di 13 desa dan 7 kecamatan," katanya.

Menurut dia, temuan tersebut kemungkinan masih akan terus bertambah. Karena temuan tersebut merupakan hasil pengawasan Bawaslu selama 3 hari. Sementara pengawasan akan terus dilakukan sampai dengan batas akhir dari pengumuman DPS yakni 28 September. 

Sejumlah temuan itu kata dia, menunjukkan bahwa KPU Kabupaten Serang beserta jajaran masih belun maksimal dalam melakukan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih. "Sebab sebelum akhirnya ditetapkan dan diumumkan, DPS merupakan produk hasil pemutakhiran dalam beberapa proses. Mulai Coklit secara faktual oleh PPDP sampai dengan dimutakhirkan dan disusun kembali oleh PPS dan PPK," ucapnya.

Oleh karena itu ujar dia, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh proses dalam pelaksanaan tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih. Upaya tersebut dilakukan guna menjaga hak pilih, memastikan data pemilih yang dimutakhirkan akurat dan daftar pemilih yang disusun berkualitas. "Dalam melaksanakan tugas Bawaslu juga membentuk posko aduan tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih di panwascam kecamatan se Kabupaten Serang," katanya.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Ratusan DPS Tak Memenuhi Syarat di Pilbup dan Cwabup Serang

PEMERINTAHAN

150 dibaca
Jelang Nataru, TPID Kabupaten Serang Diminta Antisipasi Gejolak Harga
319 dibaca
Sekda Entus: DWP Kabupaten Serang Harus jadi Perekat Masyarakat

POLITIK

64 dibaca
Pjs Bupati Serang Optimis Target 75 Persen Partisipasi Pemilih Tercapai
59 dibaca
Apel Bersama Pangdam Siliwangi, Wagub Pastikan Pilkada di Banten Aman

HUKUM & KRIMINAL

36 dibaca
Staf Khusus Menteri KKP Turut Diciduk KPK
87 dibaca
Resmob Polres Serang Kota Tembak Satu Pelaku Curanmor

PERISTIWA

74 dibaca
Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK
75 dibaca
Di Wilayah Hukum Polres Serang, Spanduk dan Baligho Ilegal Diturunkan

EKONOMI & BISNIS

96 dibaca
Pemkab Serang Upayakan Empat BUMD Dapat Suntikan Dana
112 dibaca
Widih, Start up Kaesang Dapat Dana Rp 29 Miliar
Top