Sabtu, 18 April 2026

Mesir Tunggu Kamerun atau Ghana di Final Piala Afrika

Kiper Mesir, Essam El Hadary merayakan kemenangan timnya setelah babak adu penalti lawan Burkina Faso pada babak semifinal Piala Afrika 2017 di Stade de I'Amitie, Libreville, Kamis (2/2) dini hari WIB. Mesir menang adu penalti 4-3. EPA/Gavin Barker
Jumat, 03 Feb 2017 | 02:42 WIB - Olahraga

IB, Libreville-- Tim nasional Mesir sukses menyingkirkan Burkina Faso melalui adu penalti dalam pertandingan semifinal yang digelar, Kamis (2/2) dini hari WIB. Dengan demikian penguasa dataran Benua Hitam tersebut tinggal menunggu lawan mereka di babak final Piala Afrika 2017.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stade de I'Amitie, Libreville, keberuntungan lebih berpihak kepada skuat Hector Cuper. Mereka menang dalam drama tos-tosan atas Burkina Faso dengan skor 4-3. Sebelumnya, pada waktu normal ditambah perpanjangan waktu, Burkina Faso dan Mesir bermain imbang sama kuat 1-1.

Mesir unggul lebih dulu melalui pemain AS Roma, Mohamed Salah pada menit ke-66. Namun, Burkina Faso berhasil bangkit untuk membalas ketinggalan menjadi 1-1 melalui Aristide Bance. Gol Aristide Bance itu tercipta pada menit ke-73. Skor 1-1 bertahan sampai 90 menit waktu pertandingan selesai.

Dalam drama adu penalti, tim peraih tujuh trofi Piala Afrika, ternyata lebih beruntung. Mereka mampu menang dan memastikan langkah ke final. Adapun, kemenangan ini membuat Hector Cuper merasa senang dengan kinerja yang ditunjukan pasukannya. "Selamat atas kemenangan ini, saya sungguh senang kami berhasil melangkah ke partai final meskipun saya selalu dicap kurang beruntung di laga final," ucapnya dilansir Super Sport, Kamis (2/2).

Entrenador asal Argentina memuji kualitas permainan armada Paulo Duarte yang tampil baik di babak kedua. Dirinya menambahkan bahwa menghadapai Burkina Faso adalah laga terberat bagi Mesir, sejauh ini. "Saya mengucapkan selamat kepadanya (Paulo Duarte) dan Burkina Faso. Mereka adalah tim untuk masa depan dan pelatih mereka melakukan pekerjaan yang mengagumkan. Saya berterimakasih kepada tuhan atas kemenangan yang sulit ini," sambung eks pelatih Inter Milan dan Valencia itu.

Partai ini menunjukkan kualitas para pemain Mesir yang tak mudah menyerah dan selalu tenang meskipun mendapat tekanan. Cuper menjelaskan bahwa mentalitas dan sikap tersebut harus diperlihatkan Mesir di laga final nanti. Mesir bakal menanti siapa lawan mereka di partai final usai menyaksikan partai semifinal yang mempertemukan Kamerun melawan Ghana.

Di sisi lain, Paulo Duarte merasa kecewa atas keputusan tidak adil sang wasit yang seharusnya mendapat hadiah tendangan penalti setelah bola membentur tangan pemain Mesir di area terlarang. "Seseorang tidak ingin melihat Burkina Faso melangkah ke partai final, itu kenyataanya. Saya pun ingin mengucapkan selamat kepada orang yang menghalangi kami untuk mendang di atas lapangan,” sesal pelatih asal Portugal dikutip Star Africa, Kamis.

Bagikan:

KOMENTAR

Mesir Tunggu Kamerun atau Ghana di Final Piala Afrika

BERITA TERKAIT

INILAH SERANG

1103 dibaca
Pangdam Siliwangi Resmikan Jembatan Gantung di Kabupaten Serang
1500 dibaca
KemenPAN RB Evaluasi SAKIP dan Reformasi Birokasi Pemkab Serang

HUKUM & KRIMINAL

1391 dibaca
Polsek Ciruas Tangkap Pelaku Pencurian Pasien Rumah Sakit
1010 dibaca
Tepergok Curi Motor, Dua Pelaku Babak Belur Dihajar Warga

POLITIK

2289 dibaca
Ketua Hanura Banten Minta Kader Dekati Kiyai dan Ulama
1781 dibaca
Bersama Golkar dan PKPI, PKB Bakal All Out Menangkan Vera di Pilkada Kota Serang

PENDIDIKAN

1780 dibaca
USAID dan Kemenag Terbitkan Buku Praktik yang Baik di Madrasah
Top