Kamis, 19 Juli 2018

Irnawati, Penerima Jamsosratu Ini Produksi Wedang Jahe Instan

Irnawati dan suami Ruhiyat.[Foto Istimewa]
Selasa, 10 Jul 2018 | 21:07 WIB - Serang Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang - Irnawati seorang ibu rumah tangga istri dari, Ruhiyat tercatat sebagai penerima bantuan Program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Sosial (Dinsos) yakni Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu (Jamsosratu). Irnawati warga Kampung Soge RT 012 RW 004, Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang mendapatkan bantuan Jamsosratu sejak tahun 2016-2018.

Dengan memanfaatkan waktu, Irnawati kini bisa memproduksi Wedang Jahe Instan. Awalnya, Irnawati mengikuti proses belajar membuat produk jahe emprit sejak tahun 2018. Dengan semangat belajar dan berusaha untuk membangun usaha kecil, Irnawati mengikuti pelatihan pengemasan pada bulan Mei 2018 di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten.

Meski tidak adanya bantuan modal, hanya bantuan keterampilan packing yang diperoleh dan pembinaan manajemen. Produk jahe emprit hasil produksi Irnawati saat ini, aktif sebagai binaan di Dinkop dan UMKM Kabupaten Tangerang.

Kepala Seksi (Kasi) Jamsoskel pada Dinsos Provinsi Banten, Budi Darma mengaku merasa bangga dan sangat bahagia melihat adanya kemauan dan kemampuan penerima manfaat jamsosratu untuk berusaha bangkit dari keterpurukan.

“Semoga Ibu Irnawati menjadi motivator bagi penerima program jamsosratu untuk maju dan bekerja keras menjadi pelaku usaha yang sukses di masa depan,” kata Budi Darma di Kota Serang pada Selasa, 10 Juli 2018.

Berdasarkan hasil wawancara pihaknya dengan Irnawati, sebut Budi Darma, bahwa wedang jahe instan dipasarkan jika ada pesanan sehingga belum setiap hari memproduksinya.

“Untuk perbungkusnya 1 ukuran 100 gram Rp10 ribu, 500gram Rp50 ribu. Masih baru dan mulai dipasarkan melalui media sosial WA (Whatsapp) dan facebook. Biasa terjual yang 100 gram 10 dalam sebulan, yg 500 gram 5 bungkus aja,”terangnya.

“Setidaknya ini membuktikan bahwa perubahan mindset ini ada berkat program (jamsosratu) ini, seperti diketahui bersama bahwa bantuan sejenis baik itu jamsosratu maupun PKH memang salah satunya bertujuan untuk merubah mindset warga kurang mampu penerima manfaat untuk bangkit dari keterpurukan,”papar Budi Darma.

Diketahui, Program Jamsosratu sampai 2017 besarannya yakni Rp2,25 juta/pertahun diberikan 3 kali dalam setahun. Pada tahun 2018 ini mengalami penyesuaian dengan kemampuan keuangan daerah jadi Rp1.665.000/pertahun.

Budi Darma menambahkan, bahwa Irnawati yang memiliki satu buah hati bernama, Rasya Putra 9 tahun saat ini tengah menimba ilmu Kelas IV di SDN Renged II Desa Renged. Rasya Putra juga tercatat sebagai siswa yang berprestasi selalu menduduki rangking ke dua dan ketiga di kelasnya.

“Anak-anaknya juga pintar dan termotivasi oleh syarat-syarat program yang mewajibkan anak-anak penerima manfaat rajin bersekolah,”tutur pria berkacamata dan murah senyum ini.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Didi Rosadi
Bagikan:

KOMENTAR

Irnawati, Penerima Jamsosratu Ini Produksi Wedang Jahe Instan

PEMERINTAHAN

224 dibaca
Lantik Sekda Baru, Bupati Serang Minta Perkuat Konsolidasi dan Koordinasi
159 dibaca
Rehab Kantor Koperasi dan UKM Lebak Telan Dana Rp3,8 Miliar
116 dibaca
Kepala BKKBN Apresiasi Kinerja Pemkab Serang

POLITIK

396 dibaca
Pemilu 2019, Hanura Pandeglang Target Raih 12 Kursi di DPRD
198 dibaca
Pileg 2019, Mayoritas Caleg PKS Lebak adalah Generasi Milenial
415 dibaca
Suami Bupati Lebak Nyalon DPD RI, Apa Misinya? 

HUKUM & KRIMINAL

52 dibaca
Pelaku Diduga Penyandang Dana Politik Uang Pilkada Kota Serang Diringkus
166 dibaca
Kejari Lebak Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Pasar Gajrug Rp19 M
Top