Sabtu, 18 April 2026

Harga Emas Naik Seiring Trump Effect

(Foto Istimewa)
Rabu, 01 Feb 2017 | 08:29 WIB - Internasional Ekonomi & Bisnis

IB, Chicago - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Selasa (31/1/2017), karena dolar AS melemah dan pedagang berusaha untuk mengukur dampak Presiden AS Donald Trump di pasar.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Maret naik 15,3 dolar AS, atau 1,28 persen, menjadi menetap di 1.209,80 dolar AS per ounce.

Emas mendapat dukungan karena para investor dalam proses bereaksi terhadap larangan perjalanan dari tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim yang dikenakan oleh Presiden AS Donald Trump.

Para analis percaya bahwa ini mungkin berdampak negatif terhadap pandangan para pemimpin dunia terhadap Amerika Serikat dan sebagai akibatnya akan berdampak pada perdagangan.

Dengan potensi penurunan perdagangan AS dalam pikiran, indeks dolar AS turun 0,76 persen menjadi 99,60 pada pukul 19.15 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih murah bagi investor.

Pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Februari dimulai pada Selasa, dan akan berakhir setelah penutupan pasar pada Rabu.

Para investor percaya Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,75 ke 1,00 selama pertemuan FOMC awal Maret. Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0,75 ke setidaknya 1,00 adalah empat persen pada pertemuan Februari dan 21 persen untuk pertemuan Maret.

Logam mulia diberi dukungan lebih lanjut karena Dow Jones Industrial Average AS turun 124,88 poin atau 0,63 persen pada pukul 19.15 GMT.

Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman. Sementara itu, sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun.

Perak untuk pengiriman Maret naik 39,1 sen, atau 2,28 persen, menjadi ditutup pada 17,543 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik tiga dolar AS, atau 0,30 persen, menjadi ditutup pada 996,50 dolar AS per ounce. [inilahcom]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Zidane Positif Covid 19
Sabtu, 23 Jan 2021 | 11:17 WIB
Zidane Positif Covid 19
Hajar Juventus, Conte Puji Inter Milan
Senin, 18 Jan 2021 | 20:04 WIB
Hajar Juventus, Conte Puji Inter Milan
Inter Hajar Juventus 2 - 0, Siap Juara Inter?
Senin, 18 Jan 2021 | 08:55 WIB
Inter Hajar Juventus 2 - 0, Siap Juara Inter?

KOMENTAR

Harga Emas Naik Seiring Trump Effect

BERITA TERKAIT

INILAH SERANG

1190 dibaca
Kantongi Sabu, Karyawan Pabrik Diamankan Satresnarkoba Polres Serang
6089 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu

HUKUM & KRIMINAL

2162 dibaca
Kejar-kejaran dengan Polisi, Pelaku Curanmor Dibekuk Usai Tabrak Tembok
894 dibaca
Tim Opsnal Polsek Carenang Tembak Spesialis Curanmor Parkiran

POLITIK

334 dibaca
Pemkab Serang Raih Predikat Tertinggi Pelayanan Publik dari Ombudsman Banten
1547 dibaca
KPU Tetapkan DPS Pilbup dan Wabup Serang 2020, Ini Rinciannya

PENDIDIKAN

1326 dibaca
CSR Perusahaan di Kabupaten Serang untuk Pendidikan Masih Minim
Top