Sabtu, 18 April 2026

Arist Merdeka Sirait Temui Pimpinan DPRD Banten, Ada Apa?

Arist Merdeka Sirait saat menemui Adde Rosi Khoerunnisa.(Foto-Ist)
Kamis, 23 Nov 2017 | 13:29 WIB - Serang Peristiwa

IBC,  Serang - Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait pada Selasa 22-November-2017  siang, mendatangi DPRD Provinsi Banten. Aktivis perlindungan anak itu menemui Wakil Ketua DPRD Banten, Adde Rosi Khoerunnisa.

“Kedatangan kami ke sini untuk meminta dukungan Ibu sebagai pimpinan DPRD Banten untuk memperkuat gerakan perlindungan anak di Provinsi Banten,” kata Arist Merdeka Sirait yang datang bersama pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten.

Arist berharap, DPRD Banten sebagai penentuk kebijakan anggaran, agar mendorong anggaran yang memadai untuk pelaksanaan program perlindungan anak. Secara khusus, Arist juga mengapresiasi adanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketahanan Keluarga di Provinsi Banten yang di dalamnya diatur tentang perlindungan terhadap anak.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kebijakan DPRD Banten yang membuat perda ketahanan keluarga,” ujar Arist.

Pada kesempatan itu, aktivis yang konsen terhadap perlindungan anak itu menyampaikan bahwa kedatangannya ke Banten dalam rangka mensosialisasikan gerakan perlindungan anak terhadap mahasiswa Fakultas Hukum di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten.

“Kami mendorong didirikan jurusan perlindungan anak di Untirta. Mudah-mudahan terlaksana, dan ini luar biasa kalua memang ada jurusan khusus perlindungan anak. Selama ini soal perlindungan anak hanya sebagai sisipan di materi tentang Ilmu Hukum,” terangnya.

“Kami juga mohon dukungan legislatif,” kata Arist yang mengaku akan mendatangi Baduy di Kabupaten Lebak untuk mensosialisasikan gerakan perlindungan anak kepada masyarakat adat Baduy.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Banten Adde Rosi Khoerunnisa mengatakan, DPRD Banten juga sangat memberikan  perhatian terhadap perlindungan anak. Hal itu dibuktikan bahwa pada tahun anggaran 2018, DPRD Banten mendorong penguatan Perda Ketahanan Keluarga.

“Legislatif akan dorong (anggaran untuk program perlindungan anak), tinggal nanti teknis pelaksanaan programnya ada di eksekutif. Tapi saya yakin eksekutif, dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur Banten akan support juga,” kata Adde Rosi.

Namun, politisi perempuan dari Partai Golkar ini menegaskan bahwa program perlindungan anak harus terintegrasi. Seluruh organisasi yang bergerak di bidang perlindungan anak harus bersinergi untuk bersama-sama melakukan gerakan perlindungan anak.

“Kalau parsial (jalan sendiri-sendiri), hasilnya tidak akan kelihatan hasilnya,” tutur wanita yang akrab disapa Aci  ini.

Lebih lanjut Aci mengatakan, sebenarnya Provinsi Banten ingin didorong sebagai provinsi layak anak. Akan tetapi, untuk menjadi provinsi layak anak, 80 persen kabupaten dan kota juga harus layak anak juga.

“Intinya, untuk anak-anak Banten, saya (DPRD) siap untuk perjuangkan,” ujarnya.

 

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Akew
Bagikan:

KOMENTAR

Arist Merdeka Sirait Temui Pimpinan DPRD Banten, Ada Apa?

INILAH SERANG

1862 dibaca
Bocah Enam Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Irigasi
599 dibaca
KemenPAN-RB Dorong Pemkab Serang Segera Wujudkan MPP

HUKUM & KRIMINAL

1699 dibaca
Usai Terima Pasien, 230 Gram Emas Milik Tukang Pijat di Gondol Rampok
646 dibaca
Pengedar saat Asyik Bungkus Paketan Pil Koplo Digerebeg Polisi

POLITIK

1567 dibaca
Tak Ditandatangi Ketum Partai, KPU Lebak Akan Tolak Bacalon Bupati
1369 dibaca
206 Kades Terpilih Hasil Pilkades Serentak di Pandeglang Dilantik

PENDIDIKAN

1262 dibaca
Luncurkan Beasiswa Guru PAUD, Himpaudi Apresiasi Bupati Serang
Top