Minggu, 13 Juni 2021

Warga Curug Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

Selasa, 19 Mei 2020 | 20:48 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang - Korban Fian alias Wakwaw (20 tahun), ditemukan tewas mengambang di Sungai Kampung Cipecung, Kelurahan Curug, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa 19 Mei 2020 sore. Pemuda yang memiliki cacat fisik ini merupakan korban luapan sungai saat Kota Serang diguyur hujan deras pada Senin, 18 Mei 2020 malam.

Kapolsek Curug Iptu Shilton membenarkan adanya penemuan mayat di sungai yang terletak di Kampung Cipecung tersebut. Korban merupakan warga Kampung Bojong Salam, Kelurahan Curug, Kecamatan Curug.

"Betul, awalnya kita mendapatkan informasi dari warga Kampung Cipecung yang melihat mayat di sungai tersangkut batang pohon," katanya kepada wartawan.

Menurut Shilton, berdasarkan keterangan yang diperolehnya, korban yang memiliki cacat fisik dan keterbelakangan mental tersebut, terbawa arus banjir saat hendak pulang ke rumahnya.

"Dari keterangan keluarga, mayat tersebut sudah dipastikan saudara Wakwaw. Infonya korban terseret banjir saat menyebrang jembatan kecil yang terendam arus ketika dia mau pulang ke rumah pada Senin sore," ujarnya.

Lebih lanjut, Shilton menambahkan setiap harinya korban biasa pergi pagi dan pulang sore hari. Setiap hari korban selalu terlihat di sekitar puskesmas Curug.

"Jasad korban ditemukan sekitar 1 kilo dari lokasi dia terseret banjir," tambahnya.

Shilton menegaskan pihak keluarga tidak mengijinkan jasad Wakwaw dilarikan ke rumah sakit karena menganggap kematian Wakwaw merupakan musibah. Sehingga pihaknya menyerahkan jenazah korban kepadacpihak keluarga untuk disemayamkan.

"Jasad korban tidak kita bawa ke rumah sakit, karena perwakilan keluarga telah mengiklaskan, dan menganggap kejadian itu sebagai musibah," tegasnya.

Untuk diketahui, sejumlah permukiman di Kota Serang tergenang banjir, menyusul intensitas hujan cukup tinggi sejak Senin (18/5/2020) siang. Bukan hanya masuk permukiman, genangan air setinggi mata kaki juga terjadi di beberapa jalur yang mengakibatkan kemacetan.

Dari data yang diperoleh, sejumlah jalur perkotaan tergenang air setinggi mata kaki orang dewasa. Seperti yang terjadi depan Hotel Le Dian, Persimpangan Warung Pojok hingga separuh Jalan Sochari. Sementara itu, genangan air juga melanda sejumlah permukiman warga di wilayah Cikulur, Kaujon Kota Serang lebih dari 50 centi meter.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Warga Curug Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

INILAH SERANG

138 dibaca
Polres Serang Bagikan Masker ke Pengunjung Ponpes Syech Nawawi Tanara
699 dibaca
Polres Serang Amankan Belasan Preman dan Sita Uang Pungli
160 dibaca
Polres Serang Ringkus Dua Pengedar Obat Tramadol dan Hexymer

HUKUM & KRIMINAL

43 dibaca
Polda Banten Gagalkan Penyelundupan 90 Ribu Bibit Lobster
699 dibaca
Polres Serang Amankan Belasan Preman dan Sita Uang Pungli
160 dibaca
Polres Serang Ringkus Dua Pengedar Obat Tramadol dan Hexymer

POLITIK

381 dibaca
Pemkab Serang Soroti Pilkades Serentak di Dua Kecamatan
444 dibaca
Amankan Pemilihan Anggota BPD Tanara, Polres Serang Prokes Covid-19
648 dibaca
Andika Minta PPP Banten Dukung Pemprov Sejahterakan Masyarakat

PENDIDIKAN

353 dibaca
Andika: Data BPS Menunjukkan Kualitas Pendidikan Penduduk Banten Meningkat
371 dibaca
PPDB di Kabupaten Serang Dibuka 21 Juni, Ini Tahapannya
Top