Minggu, 13 Juni 2021

Wanita Hamil Berzina Dinikahi, Mengapa tidak?

[foto ilustrasi]
Rabu, 10 Apr 2019 | 23:52 WIB - Mozaik Islami

BAGAIMANA status pernikahan wanita yang hamil di luar nikah dengan pria yang menghamilinya? Mazhab Syafi'i dan Hanafi menganggap sah pernikahan ini tanpa harus menunggu anak zina lahir. Dengan alasan tidak ada keharaman pada anak zina karena tidak ada nasab (keturunan).

Kompilasi Hukum Islam(KHI), Bab VIII Kawin Hamil sama dengan persoalan menikahkan wanita hamil. Pasal 53 dari BAB tersebut berisi tiga(3) ayat , yaitu : 1. Seorang wanita hamil di luar nikah, dapat dinikahkan dengan pria yang menghamilinya.

Perkawinan dengan wanita hamil yang disebut pada ayat(1) dapat dilangsungkan tanpa menunggu lebih dulu kelahiran anaknya. Dengan dilangsungkan perkawinan pada saat wanita hamil, tidak diperlukan perkawinan ulang setelah anak yang dikandung lahir.

Keputuasan KHI di atas diperkuat oleh pendapat mayoritas ahli fiqh (jumhur) yang membolehkan menikahi wanita yang dihamilinya. Juga diperkuat oleh beberapa hadits sbb:

i. Dari Aisyah ra berkata, "Rasulullah SAW pernah ditanya tentang seseorang yang berzina dengan seorang wanita dan berniat untuk menikahinya, lalu beliau bersabda, "Awalnya perbuatan kotor dan akhirnya nikah. Sesuatu yang haram tidak bisa mengharamkan yang halal." (HR Tabarany dan Daruquthuny).

ii: Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW, "Isteriku ini seorang yang suka berzina." Beliau menjawab, "Ceraikan dia!." "Tapi aku takut memberatkan diriku." "Kalau begitu mut'ahilah dia." (HR Abu Daud dan An-Nasa'i)

iii: Dimasa lalu seorang bertanya kepada Ibnu Abbas ra, "Aku melakukan zina dengan seorang wanita, lalu aku diberikan rizki Allah dengan bertaubat. Setelah itu aku ingin menikahinya, namun orang-orang berkata (sambil menyitir ayat Allah), "Seorang pezina tidak menikah kecuali dengan pezina juga atau dengan musyrik'. Lalu Ibnu Abbas berkata, "Ayat itu bukan untuk kasus itu. Nikahilah dia, bila ada dosa maka `ku yang menanggungnya." (HR Ibnu Hibban dan Abu Hatim)

iv: Ibnu Umar ditanya tentang seorang laki-laki yang berzina dengan seorang wanita, bolehkan setelah itu menikahinya? Ibnu Umar menjawab, "Ya, bila keduanya bertaubat dan memperbaiki diri." Kalangan Sahabat Nabi yang membolehkan nikah dalam kasus ini antara lain: Abu Bakar, Umar, Ibnu Abbas.

Bagaimana dengan status anak tersebut? Status anak, menurut sebagian ulama, jika anak ini lahir 6 bulan setelah akad nikah--berarti usia kandugan sekitar 3 bulan saat menikah, maka si anak secara otomatis sah dinasabkan pada ayahnya tanpa harus ada ikrar tersendiri. Namun jika si jabang bayi lahir sebelum bulan keenam setelah pernikahan--berarti usia kandungan lebih dari 3 bulan saat menikah, maka ayahnya dipandang perlu untuk melakukan ikrar, yaitu menyatakan secara tegas bahwa si anak memang benar-benar dari darah dagingnya. [lnilah] 

Bagikan:

LAINNYA

Salat Sunat dan Pakaian Seksi untuk Berhubungan
Sabtu, 12 Jun 2021 | 20:29 WIB
Salat Sunat dan Pakaian Seksi untuk Berhubungan
Ini Gambaran Suami Istri Ahli Surga
Sabtu, 12 Jun 2021 | 17:50 WIB
Ini Gambaran Suami Istri Ahli Surga
Suami Sering Minta Jimak, Istri Harus Semangat
Jumat, 11 Jun 2021 | 17:28 WIB
Suami Sering Minta Jimak, Istri Harus Semangat

KOMENTAR

Wanita Hamil Berzina Dinikahi, Mengapa tidak?

INILAH SERANG

145 dibaca
Polres Serang Bagikan Masker ke Pengunjung Ponpes Syech Nawawi Tanara
702 dibaca
Polres Serang Amankan Belasan Preman dan Sita Uang Pungli
160 dibaca
Polres Serang Ringkus Dua Pengedar Obat Tramadol dan Hexymer

HUKUM & KRIMINAL

43 dibaca
Polda Banten Gagalkan Penyelundupan 90 Ribu Bibit Lobster
702 dibaca
Polres Serang Amankan Belasan Preman dan Sita Uang Pungli
160 dibaca
Polres Serang Ringkus Dua Pengedar Obat Tramadol dan Hexymer

POLITIK

388 dibaca
Pemkab Serang Soroti Pilkades Serentak di Dua Kecamatan
444 dibaca
Amankan Pemilihan Anggota BPD Tanara, Polres Serang Prokes Covid-19
649 dibaca
Andika Minta PPP Banten Dukung Pemprov Sejahterakan Masyarakat

PENDIDIKAN

353 dibaca
Andika: Data BPS Menunjukkan Kualitas Pendidikan Penduduk Banten Meningkat
380 dibaca
PPDB di Kabupaten Serang Dibuka 21 Juni, Ini Tahapannya
Top