Selasa, 23 Juli 2019

Wagub Ingin Listrik Masuk Hingga Pulau di Pelosok Banten

[Foto Istimewa]
Rabu, 26 Jun 2019 | 22:20 WIB - Banten

lBC, Serang - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy mengatakan pemerintah akan hadir dalam melayani kebutuhan masyarakat, salah satunya kebutuhan akan listrik. Selain melalui program listrik masuk desa, Pemprov ingin agar pulau-pulau berpenghuni diwilayah Provinsi Banten mendapatkan akses listrik dengan maksimal. 

Hal tersebut terungkap saat Andika Hazrumy menerima kedatangan PLN Cabang Induk Distribusi Banten, di Kantornya di KP3B, Curug Kota Serang pada Rabu, 26 Juni 2019. Pada kesempatan itu, Andika Hazrumy yang ditemani oleh Kepala Dinas Sumbet Daya Energi dan Mineral (ESDM) Provinsi Banten, Eko Palmadi mengungkapkan bahwa kebutuham masyarakat Banten akan listrik cukup tinggi, namun ada sejumpah daerah yang hingga saat ini belum dapat mengakses kebutuhan tersebut. 

Melalui program listrik masuk desa, diharapkan masyarakat yang tinggal dipelosok desa dapat menikmati listrik yang juga merupakan kebutuham sehari-hari untuk dapat menunjang aktivitasnya. "Tahun ini kan sudah kita siapkan, program listrik desa itu. Itu kan kebutuhan masyarakat, untuk masyarakat harus segera," ujar Andika Hazrumy. 

Selain itu, Andika menginginkan agar PLN dapat terus berkomitmen bekerjasama dengan Pemerintah Daerah. Terlebih PLN merupakan BUMN selain mencari profit juga memiliki tanggung jawab untuk warga negara.

"Seperti di pulau, itu kan butuh listrik, sementara ini kan tidak maksimal, listriknya hanya sementara. Dipulau itu (pulau panjang) penduduknya cukup padat, kita carikam solusinya agar mereka merdeka, dalam arti maksimalkan (akses listrik)," ungkapnya.

Sementara itu General Meneger PLN Unit Induk Distribusi Banten, Doddy B Pangaribuan mengungkapkan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan Pemerintah Daerah. "Tentu kita siap, kita kan BUMN selain mencari profit juga memiliki tanggung jawab itu (untuk masyarakat)," ujar Doddy. 

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa terkait dengan akses listrik ke pulau di Provinsi Banten, seperti Pulau Panjang pihaknya telah menyediakan listrik, hanya saja baru dapat digunakan selama 12 jam. "Namun kita juga sudah mendapat intruksi dari direksi, untuk di maksimalkan, jadi 24 jam sekarang untuk dipulau," ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Sumber Daya Energi dan Mineral (ESDM) Provinsi Banten terus berkomitmen melaksanakan Program Listrik Desa sampai Masyarakat Banten seluruhnya mendapatkan penerangan Listrik. Pada tahun ini sekitar 8.660 akan disalurkan.

Sebelumnya Kepala Dinas ESDM Provinsi Banten Eko Palmadi mengatakan, pihaknya di Tahun 2019 mentargetkan penerima bantuan Listrik desa sekitar 8.660 lebih Kartu Keluarga (KK) Se-Provinsi Banten.

“Kenapa sekitar 8.660 awalnya kami mentargetkan sekitar 10.000, ketika kita cek data masih banyak warga yang tidak masuk kedalam administrasi yang menjadi hambatannya,” kata Eko Palmadi.

Menurutnya, dari 8 Kota/Kabupaten hanya 6 Kota/Kabupaten di Banten di Tahun 2019 yang menerima bantuan Program Listrik Desa.

“Dari 8 Kota/Kabupaten minus dua Kota Tangerang dan Tangerang Selatan, karena Kota Tangerang dan Tangsel di anggap sudah 100 persen,” jelasnya.

Program listrik desa sendiri diberikan secara cuma-cuma atau gratis, untuk menghindari adanya pungutan liar (pungli).[Kominfo/Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Wagub Ingin Listrik Masuk Hingga Pulau di Pelosok Banten

PEMERINTAHAN

628 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1848 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1709 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

824 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1871 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1777 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

2344 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1399 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus
1447 dibaca
Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PERISTIWA

1817 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1958 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1734 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

373 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
536 dibaca
Inilah Gadis di Balik Uang Digital Facebook
Top