Jumat, 27 November 2020

Wagub Banten Minta BKOW Bantu Warga Terdampak Pandemi Covid-19, Begini Caranya

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menghadiri acara HUT ke-17 Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten di komplek masjid baitusolihin Kota Serang, Kamis (19/11/2020).
Kamis, 19 Nov 2020 | 20:52 WIB - Banten

IBC, SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menghadiri acara HUT ke-17 Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid 19 ketat di gedung pertemuan Komplek Mesjid Baitussolihin, Kota Serang, Kamis (19/11). Dalam sambutannya, Wagub meminta BKOW Banten ikut berperan aktif bersama semua stake holder di Banten untuk turun tangan membantu masyarakat Banten yang terdampak baik secara ekonomi maupun sosial oleh pandemi covid 19.  

BKOW Banten, kata wagub, dapat berperan dalam pemberdayaan dan pengembangan kewirausahaan perempuan yang dapat membantu masyarakat terdampak covid-19, serta membantu pemerintah daerah meningkatkan perekonomian daerah. Selain itu UMKM perempuan juga sangat penting sebagai salah satu motor penggerak perekonomian dan kemajuan sosial.

“Karena itu, saya berharap ke depan BKOW Provinsi Banten Banten memiliki program kerja pemberdayaan kewirausahaan perempuan yang dapat diintegrasikan dengan program perlindungan sosial dan pemberdayaan UMKM perempuan khususnya dalam platform ekonomi digital,” kata Wagub.

Dikatakan wagub, Pemerintah Provinsi Banten memiliki Sistem Informasi Jendela Wanita (SIJELITA) yang dikelola oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) yang dapat disinergikan dengan BKOW Provinsi Banten untuk penyediaan marketplace bagi produk industri rumahan dalam sistem perdagangan elektronik (e-commerce).

Banten 7 Kali Raih APE

Lebih jauh wagub mengungkapkan, Provinsi Banten telah meraih penghargaan berupa Anugerah Parahita Ekapraya (APE) sebanyak 7 kali. Hal itu, kata wagub, yang menjadi bukti bahwa program-program pembangunan yang sudah dilaksanakan di Banten, memang dilakukan dengan berpedoman pada strategi pengarusutamaan gender.

Dikatakan wagub, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen terhadap penyelenggaraan pembangunan berbasis gender guna terwujudnya keadilan dan kesetaraan gender. Hal itu ditunjukkan dengan dmilikinya Peraturan Daerah Provinsi Banten Nomor 10 tahun 2005 tentang Pengarustamaan Gender dalam Pembangunan Daerah dan Peraturan Gubernur Banten Nomor Nomor 80 Tahun 2014 tentang Percepatan Pengarustamaan Gender Melalui Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender di Provinsi Banten.

Sementara itu Ketua BKOW Banten Adde Rosi Chaerunnisa mengaku siap menjalankan arahan wagub terkait dengan peran BKOW membantu masyarakat terdampak pandemi covid 19. Sejak keberadaannya di Banten, kata wanita juga Anggota Komisi III DPR RI (Fraksi Golkar/Dapil Banten) ini, BKOW merupakan mitra strategis pemda.

“Sejarahnya BKOW Banten di antaranya mendorong pemerintah Provinsi Banten untuk menerbitkan  Peraturan Daerah No 10 tahun 2005 tentang Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan, yang saat itu merupakan satu-satunya provinsi yang melahirkan peraturan tentang pengarusutamaan gender,” kata Aci. (rls)***

Redaktur: Nunu
Bagikan:

KOMENTAR

Wagub Banten Minta BKOW Bantu Warga Terdampak Pandemi Covid-19, Begini Caranya

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

149 dibaca
Jelang Nataru, TPID Kabupaten Serang Diminta Antisipasi Gejolak Harga
319 dibaca
Sekda Entus: DWP Kabupaten Serang Harus jadi Perekat Masyarakat

POLITIK

56 dibaca
Pjs Bupati Serang Optimis Target 75 Persen Partisipasi Pemilih Tercapai
59 dibaca
Apel Bersama Pangdam Siliwangi, Wagub Pastikan Pilkada di Banten Aman

HUKUM & KRIMINAL

20 dibaca
Staf Khusus Menteri KKP Turut Diciduk KPK
83 dibaca
Resmob Polres Serang Kota Tembak Satu Pelaku Curanmor

PERISTIWA

70 dibaca
Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK
74 dibaca
Di Wilayah Hukum Polres Serang, Spanduk dan Baligho Ilegal Diturunkan

EKONOMI & BISNIS

94 dibaca
Pemkab Serang Upayakan Empat BUMD Dapat Suntikan Dana
112 dibaca
Widih, Start up Kaesang Dapat Dana Rp 29 Miliar
Top