Selasa, 23 April 2024

Waduh Nelayan di Pantai Paku Terdampak Angin Barat

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat menyalurkan bantuan kapal kepada nelayan pantai paku. Dok IBC
Senin, 21 Des 2020 | 22:36 WIB - Banten Serang Ekonomi & Bisnis

IBC, SERANG - Sejumlah nelayan di kawasan Pantai Paku Kecamatan Anyer mengeluhkan kondisinya yang tidak bisa melaut sejak November 2020. Kemungkinan para nelayan tersebut akan berhenti melaut hingga 6 bulan kedepan akibat fenomena alam angin barat.

Nelayan Pantai Paku Kecamatan Anyer Gugun Rahmatnudin mengatakan, saat ini nelayan sedang susah karena tidak melaut selama 6 bulan. Hal itu terjadi karena adanya angin barat. Angin barat terjadi sejak November, Desember 2020. Kemudian nelayan baru bisa melaut pada Mei 2021 saat angin barat sudah tidak ada.

Namun demikian walau angin barat, dalam sepekan ada saja waktu yang bisa digunakan untuk melaut. Dimana nelayan bisa mencari udang atau memancing.

"Itu mah paling cukup buat makan," ungkap Gugun, Minggu (20/12/2020).

Gugun mengatakan selain faktor angin barat, ada faktor lain yang membuat pendapatan ikan nelayan di pantai Paku juga tidak terlalu baik. Yakni terumbu karang yang kurang bagus karena banyak lumpur dan sampah. 

Biasanya nelayan di sana tidak terlalu jauh saat melaut, maksimal sampai ke Pulau Sangiang. Sebab perahu yang dimiliki nelayan kecil kecil.

"Kalau jauh belum, kalau yang berani nekat," kata Gugun.

Satu perahu biasanya ditumpangi oleh satu orang nelayan. Selain memancing para nelayan juga biasanya menangkap cumi cumi.

"Nelayan banyakan, karena banyak pengangguran ke proyek susah, gaji kecil," ungkapnya. (Nunu)***

Redaktur: Nunu
Bagikan:

KOMENTAR

Waduh Nelayan di Pantai Paku Terdampak Angin Barat
aulmummc zf

INILAH SERANG

1601 dibaca
Saat Pretekeli Motor Hasil Curian, Solihin Diringkus Polisi

HUKUM & KRIMINAL

1500 dibaca
Tergiur Upah Rp50 Ribu, Tukang Tahu Bulat Nekad Jemput Sabu Pesanan

POLITIK

1171 dibaca
Masa Tenang, KPU Kabupaten Serang Fasilitasi Penertiban APK
Top