Senin, 16 Mei 2022

Waduh! Mark Zuckerberg Keluarkan Opsi Facebook Tak Lagi Gratis

(Foto Istimewa)
Senin, 07 Mei 2018 | 21:50 WIB - Teknologi

IBC, Serang - Opsi Facebook versi berbayar yang bebas iklan semakin menguat. Facebook dilaporkan telah melakukan riset pasar untuk menentukan opsi Facebook berbayar beberapa minggu terakhir.

Sumber dalam menyebut, Facebook mencari tahu apakah Facebook versi bebas iklan akan menarik lebih banyak pengguna untuk bergabung atau tidak.

Dihimpun dari Bloomberg, Senin (7/5/2018), Facebook telah lama meneliti opsi tersebut, namun belum direalisasikan.

Skandal privasi yang menerpa Facebook akhir-akhir ini justru menjadi momentum internal yang tepat untuk menimbang lagi opsi berbayar.

Sumber yang enggan disebut namanya tersebut mengatakan rencana Facebook berbayar memang belum kuat dan mungkin tidak sulit terealisasi.

Sebenarnya, CEO sekaligus pendiri Facebook, Mark Zuckerberg telah lama mempertimbangkan alternatif Facebook berbayar.

Bukan sebagai model bisnis baru, melainkan untuk menepis alasan umum orang-orang yang meninggalkan Facebook, yakni iklan berbasis data pengguna.

Tahun lalu, Facebook meraup pendapatan 41 miliar dollar AS (sekitar Rp 571 triliun) dengan menjual iklan yang ditargetkan dengan data pengguna.

Penelitian internal Facebook beberapa tahun lalu menyimpulkan, pengguna enggan menerima opsi Facebook berbayar.

Opsi tersebut dinilai pengguna sebagai ketamakan Facebook, dengan meminta uang untuk sesuatu yang dijanjikan akan selalu gratis.

Namun, Facebook berpikir sentimen pengguna akan berubah. Tamparan keras penyalahgunaan data pengguna yang dilakukan Cambridge Analytica bisa menjadi titik balik pemikiran pengguna Facebook.

Selain memikirkan opsi berbayar, Facebook juga berupaya menambal lubang keamanan di platformnya.

Beberapa perubahan pun dilakukan dengan fitur-fitur baru, seperti pemeringkatan artikel berita sesuai tingkat kepercayaan, dan penggunaan tombol "upvote" dan "downvote" pada komentar.

Pada kuartal I-2018, Facebook menghabiskan sebagian besar pendapatannya untuk mempromosikan manfaat dari jejaring sosial yang didukung iklan.

Facebook mengatakan, skema tersebut lebih bisa menyasar banyak orang di setiap tingkat pendapatan.

Namun, Chief Operating Officer (COO) Facebook, Sheryl Sandberg mengatakan skema iklan bukanlah satu-satunya cara monetisasi.

"Kami tentu berpikir tentang bentuk-bentuk monetisasi, termasuk berlangganan, dan selalu terus mempertimbangkan semuanya", terang Sandberg.

Zuckerberg pun mengatakan hal serupa saat bersaksi di depan wakil rakyat AS, terkait skandal Facebook dan Cambridge Analytica awal April lalu.

Dirinya mengatakan tak menutup kemungkinan akan ada versi Facebook berbayar, meskipun versi gratis akan selalu ada.[Tribunnews.com] 

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Waduh! Mark Zuckerberg Keluarkan Opsi Facebook Tak Lagi Gratis

BERITA TERKAIT

pemda

INILAH SERANG

147 dibaca
Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo saat Tunggu Pelanggan
335 dibaca
Bawa Kambing, Pengemudi dan Penumpang Mobil Nyaris Diamuk Massa
244 dibaca
Pemprov Banten Siapkan Strategi Penanganan Stunting dan Gizi Buruk

HUKUM & KRIMINAL

147 dibaca
Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo saat Tunggu Pelanggan
335 dibaca
Bawa Kambing, Pengemudi dan Penumpang Mobil Nyaris Diamuk Massa
990 dibaca
Resmob Polres Serang Ringkus 4 Bandit Kurang dari 24 Jam Usai Terima Laporan Perampasan

POLITIK

242 dibaca
Golkar Banten Sambut Bahagia Koalisi Indonesia Bersatu
1434 dibaca
Instruksikan Pemenangan Airlangga, Andika Keliling ke DPD Golkar Kabupaten dan Kota di Ban...
1256 dibaca
Bakesbangpol Pastikan Tak Ada Ormas Radikal di Kabupaten Serang
Top