Selasa, 23 Juli 2019

Untukmu yang Angkuh dan Enggan Memaafkan

[foto istimewa]
Rabu, 09 Jan 2019 | 20:46 WIB - Mozaik Islami

MUNGKIN pernah tentang suatu saat datang ke kita untuk meminta maaf atas apa yang telah dilakukan orang tersebut. Lalu, saya pernah melihat seseorang yang berlagak sombong seraya berkata, "Akhirnya dia meminta maaf juga, sudah aku duga, saya tidak memberi maaf". Hehehehe.

Saya hanya ingin sampaikan itu memang kesalahan yang dibuat sangat buruk, namun adakah seseorang yang tidak salah? Lalu dia beranikan diri untuk memelas meminta maaf pada kita, apakah sudah dipastikan karena diri kita? "Belum Tentu"

Bisa jadi orang yang meminta maaf ini datang karena meminta akan kesalahan yang diperbuat kepada orang yang belum ditangani, mungkin jika berbuat dosa kepada Allah Taala, dipastikan Allah Taala Yang Maha Pemurah akan lebih mudah memaafkan kecuali untuk mencari, bahaya. Bisa jadi kesalahan yang belum dimintakan keridaan akan menjadi beban di yaumul Hisab. Pada akhirnya, pulihlah terus-menerus dari orang-orang yang tersakiti.

Saya pernah mendengar dari seorang ustaz yang menasihati saya dan kawan-kawan lainnya. "Janganlah kamu mempersiapkan musuh-musuhmu sampai akhirat, karena mereka akan menjadi sebab kamu mendapatkan siksa". Demi Allah saya pun jadi gemetaran

Selanjutnya, cukuplah dosa yang terbawa sedangkan dosa ini belum ditakukan dan Allah Taala belum mendapati dirimu layak mendapatkan pengampunan, sehingga terbawa ke akhirat menjadi sebab seseorang mendapatkan siksaan.

Oleh menerima seseorang Saleh membatalkan kematian, hanya dua hal yang diinginkan, yaitu: diampuni dosanya dan dilipatgandakan pahala amal salehnya, tentu karena Allah Taala.

Maka dari itu, ada yang datang dengan penuh dan keikhlasan untuk meminta maaf dan sangat setuju untuk mendapatkan kesalahannya di dunia yang terdiri dari rasa malu, sulit dipermalukan, seyogyanya kita memaafkan. Janganlah mempersoalkan sombong dengan berlagak angkuh di depan orang tersebut, karena boleh jadi, kedatangannya ke hadapan kita untuk meminta maaf menjadi salah satu bukti dihadapan Allah Taala akan upayanya mentolerir dosanya di dunia, dan Allah Taala mendapati sebab orang-orang ini mendapatkan pengampunan yang diharapkan. memaafkan. Namun demikian, orang-orang ini telah menyelesaikan sebagian besar dari mereka di dunia.

Sedangkan untuk kita yang berlaku sombong, insya Allah sudah cukup menjadi bukti dihadapan Allah Taala bahwa diri kita memendam keangkuhan walau sebesar biji zarah, dan menjadi tidak terampuninya dosa kita oleh Allah Taala di yaumil hisab, dan penghalang hadirnya Kasih Sayang Allah Taala di saat kita membutuhkan Kasih Sayang Nya, hanya menyangkut diri kita yang jauh dari sikap terima kasih kepada orang lain di dunia.

Memang saya sadari, tidak mudah memaafkan atas kesalahan seseorang yang terlalu fatal pada diri kita. Namun biarlah Allah Taala yang menilai besar diri kita, kebesaran hati untuk memaafkan, dengan harapan Allah Taala meninggikan diri kita di akhirat dengan mengampuni segala dosa kita dan menjauhkan kita dari segala suatanya hanya dengan kebesaran hati kita untuk memaafkan.

Demi Allah Taala, tidak ada satu jiwa pun yang tidak pernah membawa salah. Namun hanya orang tua yang berjiwa besar yang bisa datang untuk meminta maaf dan memaafkan segala kesalahan, dan lagi lagi alasannya bukan karena dunia, tetapi karena akhirat. Khawatir dosa terbawa ke yaumul hisab, bagi yang meminta maaf, dan bagi yang memaafkan mempercayai Allah Taala tidak memberi ampunan di yaumul hisab hanya karena kita pun berat memberi maaf (ampunan) bagi sesama di dunia.

Nasihat ini merupakan curahan hati saya pribadi, dan saya sampaikan untuk diri saya. Untuk saudara-saudaraku sekalian. Wallahu a'lam. [Maulana Ishak, S.Pi, Alumni MSP IPB angkatan 43, Manajemen Hubungan Rumah Zakat, Staf EX Khusus Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, MS/lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Doa dan Tawakal Lebih Manfaat dari Obat, Asalkan..
Selasa, 23 Jul 2019 | 16:45 WIB
Doa dan Tawakal Lebih Manfaat dari Obat, Asalkan..
Waspadalah! Tercabutnya Nikmat Akibat Maksiat
Minggu, 21 Jul 2019 | 21:05 WIB
Waspadalah! Tercabutnya Nikmat Akibat Maksiat
MendekatI Zina, Curhat dengan Suami Orang
Minggu, 21 Jul 2019 | 20:46 WIB
MendekatI Zina, Curhat dengan Suami Orang
Anda Boleh Berbuat Dosa Asal Ada Lima Syarat Ini
Minggu, 21 Jul 2019 | 13:29 WIB
Anda Boleh Berbuat Dosa Asal Ada Lima Syarat Ini

KOMENTAR

Untukmu yang Angkuh dan Enggan Memaafkan

PEMERINTAHAN

701 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1712 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

897 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1943 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1780 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

116 dibaca
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Alami Peningkatan
2419 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1470 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus

PERISTIWA

1882 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1735 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

77 dibaca
Capai Target, Investasi di Kabupaten Serang Serap 1.152 Tenaga Kerja
442 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
Top