Selasa, 17 Juli 2018

Umat Islam Dilarang Perutnya Besar

[Foto Ilustrasi]
Sabtu, 03 Jun 2017 | 03:00 WIB - Kesehatan Mozaik Islami

RASULULLAH shallallahu alaihi wasallam pernah menyebutkan generasi terbaik yakni generasi beliau, kemudian generasi sesudahnya, dan generasi sesudahnya lagi.

Setelah itu beliau menyebutkan sebuah zaman yang dipenuhi kejelekan. Salah satu tandanya adalah banyak orang kegemukan. Beliau bersabda:

"Umat terbaik di antara kalian adalah pada generasiku ini, kemudian generasi sesudahnya, kemudian generasi sesudahnya lagi." Imran (Imran bin Hushain, sahabat yang meriwayatkan hadis ini) mengatakan, aku tidak ingat apakah Nabi shallallahu alaihi wasallam menyebutkan dua generasi setelahnya atau tiga generasi. Kemudian Nabi shallallahu alaihi wasallam melanjutkan sabdanya: "Sesungguhnya setelah generasi kalian nanti akan muncul suatu kaum yang berkhianat dan tidak dapat dipercaya, mereka memberi kesaksian tetapi tidak dapat dipertanggungjawabkan kesaksiannya, mereka bernadzar tapi mengingkarinya, dan pada zaman itu banyak orang yang mengalami kegemukan" (HR. Al Bukhari)

Dalam hadis ini hanya disebutkan bahwa pada zaman tersebut banyak orang mengalami kegemukan. Tidak secara tegas dikatakan bahwa kegemukan itu jelek sebagaimana jeleknya khianat, kesaksian palsu dan mengingkari nazar.

Namun yang perlu kita renungkan, setiap yang berlebih-lebihan merupakan hal yang tidak baik. Gemuk itu baik, tapi kalau sudah kegemukan, menjadi tidak baik. Setidaknya dari segi kesehatan.

Di zaman sahabat juga ada orang yang kegemukan, namun jumlahnya tidak banyak. Salah satunya pernah bertemu dengan Umar bin Khattab radhiyallahu anhu.

"Mengapa perutmu besar seperti ini?", tanya Umar bin Khattab sewaktu berpapasan dengannya di sebuah jalan.

Ini adalah karunia dari Allah," jawab orang itu.

"Ini bukan barakah, tapi azab dari Allah!" kata Umar, "Hai sekalian manusia, hindarilah perut yang besar. Sebab itu membuat kalian malas menunaikan salat, merusak organ tubuh dan menimbulkan banyak penyakit. Makanlah secukupnya. Agar kalian semangat menunaikan shalat, terhindar dari sifat boros, dan lebih giat beribadah kepada Allah."

Imam Syafii memberikan nasihatnya tentang kegemukan, "Sama sekali tidak akan beruntung orang yang gemuk, kecuali Muhammad bin Hasan Asy-Syaibany."

Lalu ada yang bertanya, "Mengapa demikian wahai Imam?"

"Karena seorang yang berakal tidak lepas dari dua hal; sibuk memikirkan urusan akhiratnya atau urusan dunianya, sedangkan kegemukan tidak terjadi jika banyak pikiran. Jika seseorang tidak memikirkan akhiratnya atau dunianya berarti ia sama saja dengan hewan."[lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Jangan Anggap Remeh, Sakit Setelah Libur Lebaran
Minggu, 24 Jun 2018 | 14:25 WIB
Jangan Anggap Remeh, Sakit Setelah Libur Lebaran
Lima Signal Kesehatan Anda Terganggu
Kamis, 21 Jun 2018 | 19:35 WIB
Lima Signal Kesehatan Anda Terganggu

KOMENTAR

Umat Islam Dilarang Perutnya Besar

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

194 dibaca
Lantik Sekda Baru, Bupati Serang Minta Perkuat Konsolidasi dan Koordinasi
151 dibaca
Rehab Kantor Koperasi dan UKM Lebak Telan Dana Rp3,8 Miliar
112 dibaca
Kepala BKKBN Apresiasi Kinerja Pemkab Serang

POLITIK

105 dibaca
Pileg 2019, Mayoritas Caleg PKS Lebak adalah Generasi Milenial
406 dibaca
Suami Bupati Lebak Nyalon DPD RI, Apa Misinya? 
182 dibaca
Di KPU Lebak, Pendaftar Bacaleg Masih Sepi

HUKUM & KRIMINAL

105 dibaca
Empat Pengedar dan Pengguna Narkoba Diringkus
225 dibaca
Kapolda Banten Mutasi dan Rotasi 67 Perwira
Top