Selasa, 29 September 2020

Tunggakan Listrik Pelanggan Golongan Nol di Lebak Alami Penurunan

Sabtu, 18 Mar 2017 | 02:22 WIB - Lebak

IB, Lebak--Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Rangkasbitung mencatat untuk tunggakan listrik pada pelanggan golongan nol mencapai Rp10 miliar atau Rp2,5 miliar setiap bulannya. Tunggakan tersebut dinilai menurun dibanding dengan satu atau dua tahun sebelumnya yang mencapai hingga Rp4 miliar perbulannya.

Manajer PLN Area Rayon Rangkasbitung, Yudi Supriana Hidayat mengatakan, pihaknya terus berupaya menekan tunggakan yang mayoritas pada golongan nol atau pelanggan individu bukan pemerintahan. Namun demikian, di beberapa SKPD Kabupaten Lebak masih banyak yang masuk pada pelanggan golongan nol.

“Alhamdulillah kita sudah bisa menekan tunggakan hingga setengahnya dari tahun-tahun sebelumnya,”kata Yudi di Rangkasbitung pada Jum’at, 17 Maret 2017.

Dia menuturkan, tunggakan ini merupakan tunggakan berjalan dan bisa berubah disetiap jam atau menitnya. Adapun upaya dalam menekan tunggakan oleh Area Rayon Rangkasbitung ini salah satunya, langsung turun ke lapangan dengan mengedepankan cara kekeluargaan dan pembinaan atau preventif. “Rata-rata pelanggan yang nunggak dua sampai empat bulan,”ujarnya.

Menurutnya, untuk langkah pemutusan aliran listrik atau disegel bisa dilakukan pada pelanggan yang menunggak hingga dua bulan atau 60 hari. Sedangkan untuk pelanggan yang menunggak lebih dari dua bulan atau 90 hari PLN berhak untuk membongkar KWH pelanggan.

“Penyegelan dan pembongkaran sendiri sudah diatur dalam Undang-Undang. Namun, jika masih bisa diupayakan bisa membayar kita tidak akan lakukan pemutusan atau pembongaran tersebut,”ungkapnya.

Pihaknya mengaku merasa kesulitan untuk menyelesaikan target pengalihan listrik manual (KWH-red) ke listrik prabayar (Token) yang dipakai oleh pelanggan. Dikarenakan, kondisi infrastruktur seperti jaringan internet dan sinyal di Lebak masih sangat minim atau belum menyebar ke seluruh Kecamatan yang ada di Lebak.  

Terhitung dari 205 ribu pelanggan listrik yang ada di Lebak, sambungnya, dimana 125 ribu diantaranya belum dapat dialihkan menjadi listrik prabayar. Padahal, keinginan dan harapan PLN sendiri semua pelanggan dapat menggunakan listrik prabayar guna mencegah tunggakan.

“Hambatan kami dalam menyelesaikan program listrik prabayar ini adalah minimnya infrastruktur internet atau jaringan disejumlah wilayah di Lebak, sehingga pelanggan yang sudah menggunakan baru sekitar 70 ribuan pelanggan saja,”terangnya 

Sehingga menurutnya, pihak PLN sendiri tidak dapat memaksakan pengalihan listrik token ini kepada pelanggan di karenakan akan dikhawatirkan menjadi masalah baru. Dilain pihak kata dia, penggunaa listrik token oleh masyarakat banyak keuntungannya diantaranya penggunaan listrik dapat terhitung, sedangkan bagi PLN sendiri listrik prabayar dapat mencegah tunggakan.

“Kita maunya sih seluruh pelanggan menggunakan token, tapi itu belum memungkinkan karena terbentur beberapa hal,”ucapnya.

Reporter: Kiki Fahruroji Nurmansyah
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Tunggakan Listrik Pelanggan Golongan Nol di Lebak Alami Penurunan

PEMERINTAHAN

68 dibaca
Rakor, Pjs Bupati Serang Fokus Penanganan Covid-19
175 dibaca
Wagub Andika Lantik Pjs Bupati Serang dan Pandeglang

POLITIK

20 dibaca
Uji Publik DPS, KPU Kabupaten Serang Pastikan DPT Bakal Bertambah
305 dibaca
Dapat Nomor Urut 1, Tatu-Pandji Siap Tuntaskan Pembangunan
201 dibaca
Terapkan Prokes Covid, KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wabup Serang

HUKUM & KRIMINAL

170 dibaca
Polres Serang Ringkus Dua Pelaku Penggelapan Ribuan Sepatu Ekspor
88 dibaca
Dua Gadis ABG Digilir Tujuh Pemuda

PERISTIWA

277 dibaca
Curi Kotak Amal, TSP jadi Bulan-bulanan Warga
447 dibaca
Razia Prokes, Gugus Tugas Kabupaten Serang Sanksi Puluhan Pelanggar

EKONOMI & BISNIS

134 dibaca
Dukung Ketahanan Pangan, Polda Banten PT. IP Budidaya Ikan
Top