Senin, 01 Juni 2020

Tunda Mandi Junub tak Didekati Malaikat Rahmat

[foto ilustrasi]
Kamis, 11 Okt 2018 | 16:58 WIB - Mozaik Islami

SERING kali orang menunda mandi junub tanpa alasan. Misalnya pasangan suami istri yang telah menyelesaikan hajatnya. Mereka langsung tidur begitu saja.

Dalam kitab Shahih At Targhib wa At Tarhib, ada satu bab khusus berjudul "Ancaman Menunda Mandi (Junub) Tanpa Alasan". Di bawah bab itu dicantumkan dua buah hadits shahih yang berisi ancaman menunda mandi junub tanpa alasan. Apa ancamannya? Orang yang menunda mandi junub tidak akan didekati oleh malaikat rahmat.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, "Tiga orang yang tidak didekati oleh malaikat (rahmat): orang junub, orang mabuk dan orang yang berlumuran minyak wangi khaluq." (HR. Al Bazzar; shahih)

Dijelaskan oleh Al Hafizh bahwa yang dimaksud dengan malaikat pada hadits ini adalah malaikat yang turun membawa rahmat dan berkah, bukan malaikat hafazhah (yang mengawasi) karena mereka selalu bersama manusia dalam kondisi apapun.

Jadi, bagi orang yang menunda mandi junub tanpa alasan, misalnya, karena malas atau menyepelekan, maka ia tidak didekati oleh malaikat rahmat. Lalu apakah seseorang harus segera mandi junub begitu ia selesai berhubungan? Rasulullah mencontohkan, setelah menunaikan hajat bersama istrinya kadang beliau langsung mandi junub kadang tidak langsung mandi junub. Ketika beliau tidak bisa langsung mandi junub, maka beliau berwudhu dulu sebelum tidur.

"Dari Abdullah bin Abi Qais ia berkata, "Saya bertanya kepada Aisyah tentang witir Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam. Lalu dia menyebutkan suatu hadits. Aku bertanya lagi, Bagaimana yang beliau perbuat ketika dalam keadaan junub, apakah beliau harus mandi sebelum tidur atau tidur tanpa mandi? Aisyah menjawab, 'Sungguh semuanya telah dilakukan beliau, kadang beliau mandi lalu tidur, kadang beliau berwudhu lalu tidur.' Aku berkata, 'Segala puji bagi Allah yang menciptakan dalam perkara tersebut suatu keleluasaan'." (HR. Muslim)

Hadits lain dalam bab ancaman menunda mandi (junub) tanpa alasan memperjelas bahwa yang terkena ancaman tidak didekati malaikat rahmat adalah menunda mandi junub tanpa berwudhu.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Tiga orang yang tidak didekati oleh malaikat: bangkai orang kafir, orang yang berlumuran minyak wangi khaluq dan orang junub kecuali jika ia berwudhu" (HR. Abu Dawud; shahih)

Adapun yang dimaksud dengan minyak wangi khaluq adalah minyak wangi kombinasi zafaran dan lainnya, didominasi oleh warna merah dan kuning.[bersamadakwah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Mau Jadi yang Biasa atau yang Luar Biasa?
Jumat, 29 Mei 2020 | 21:26 WIB
Mau Jadi yang Biasa atau yang Luar Biasa?
Covid-19 Hingga Musim Haji..
Jumat, 29 Mei 2020 | 20:51 WIB
Covid-19 Hingga Musim Haji..
Kepada Siapa Saya Harus Bertanya?
Kamis, 28 Mei 2020 | 21:07 WIB
Kepada Siapa Saya Harus Bertanya?

KOMENTAR

Tunda Mandi Junub tak Didekati Malaikat Rahmat

PEMERINTAHAN

182 dibaca
Pakai Protokol Kesehatan, Pemkab Serang Gelar Halabihalal Terbatas
593 dibaca
Pemkab Serang Bentuk Satgas Ketahanan Pangan Daerah

POLITIK

1110 dibaca
DPP Serahkan ke DPD Gerindra Banten Tentukan Balon Kada
1196 dibaca
PDIP Usulkan Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

111 dibaca
Salah Sasaran, Warga Tanara Kena Bacok
67 dibaca
Kantongi Sabu, Seorang Pemuda di Cilegon Diciduk Polisi

PERISTIWA

85 dibaca
Diduga Stres, Mahasiswi Bina Bangsa Gantung Diri
541 dibaca
Warga Curug Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

EKONOMI & BISNIS

531 dibaca
Sekretaris Bapenda: Bank Banten Gagal Bayar Disebabkan Utang ASN dan DPRD
582 dibaca
Bupati Serang Sebut Bantuan Beras Harus Serap Petani Lokal
Top