Selasa, 23 Juli 2019

Tuding HMI Demo Gubernur Ditunggangi, Ketum KAHMI Banten Dinilai Fitnah

Ferry Renaly. [Foto Ist]
Sabtu, 04 Mei 2019 | 19:46 WIB - Banten Politik

lBC, Serang - Ketua Umum Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Majelis Wilayah Banten, Udin Saparudin berencana akan menghentikan aksi demo yang dilakuakn Himpunan Mahasiswa Islam Badan Koodinasi (HMI Badko) Jabodetabeka-Banten dengan tuntutan agar Gubernur Banten, Wahidin Halim mundur dari jabatannnya.

 

Bahkan, Udin Saparudin menuding aksi Badko HMI dibungkus  dengan bangsa demokrasi tapi aksi sesungguhnya tidak lagi menjadi aspirasi idealisme mahasiswa, tapi terkesan ditunggangi kekuatan tertentu maka aksi itu terciderai oleh sebuah kesalahkaprahan.

 

Nah, sangat menyayangkan aksi yang dilakukan mengatsanamakan Badko HMI tapi tampilannya seperti LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang abal-abal. Badko adalah badan kordinasi HMI yang merupakan lembaga PB HMI yang berada di tingkat regional dan statusnya di atas cabang-cabang levelnya,” kata Udin Saparudin kepada lnilahBanten pada Jum’at, 3 Mei 2019.

 

Setelah mengkritik dengan adanya bahasa ditunggangi kekuatan tertentu, Ketum KAHMI Majelis Wilayah Banten, Udin Saparudin pun mendapat kritikan untuk mengklarifikasi pernyataannya. Sebab, tudingan tersebut masuk ranah fitnah termasuk dalam tindak pidana UU IT yang disampaikan salah satu Pengurus KAHMI Majelis Wilayah Banten, Ferry Renaldy.

  

“Saya rasa dinamika perjalanan pemerintahan adanya aksi yang dilakukan oleh organisasi terhadap pemerintahan di daerah itu sangat wajar dan alamiah. Karena organisasi melakukan hal tersebut mengambil peran sebagai social control,” kata Ferry Renaldy melalui keterangan tertulisnya kepada lnilahBanten pada Sabtu, 4 Mei 2019.   

 

Maka, Ferry Renaldy yang juga Ketua Tim Advokasi WH-Andika pada Pilgub Banten 2017 lalu ini sangat menyayangkan atas statemen Ketum KAHMI Majelis Wilayah Banten, Udin Saparudin. Terlebih KAHMI jika mengambil keputusan secara kolektif kolegial bukan individu.

 

“Saya amat menyayangkan jika Haji Udin selaku Ketua KAHMI Banten berstatemnet terkesan aksi tersebut di tunggangi. Disini bagi saya menjadi suatu masalah dan harus segera di klarifikasikan, jika itu tidak terklarifikasi patut di duga menjadi statement yang mengandung fitnah dan hal tersebut merupakan dugaan tindak pidana sebagaimana diatur dlm UU ITE,” tegas Ferry. Seraya mengingatkan, jika KAHMI itu mengambil keputusan secara kolektif kolegial bukan individu.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Tuding HMI Demo Gubernur Ditunggangi, Ketum KAHMI Banten Dinilai Fitnah

PEMERINTAHAN

698 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1712 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

894 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1940 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1780 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

112 dibaca
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Alami Peningkatan
2416 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1467 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus

PERISTIWA

1882 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1735 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

73 dibaca
Capai Target, Investasi di Kabupaten Serang Serap 1.152 Tenaga Kerja
439 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
Top