Minggu, 20 Oktober 2019

Tipu Pengusaha Rp1,522 M, Petugas Polsek Curug Tangkap Warga Kebayoran Lama

[foto ilustrasi/net]
Rabu, 02 Okt 2019 | 15:48 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Berbekal selembar Surat Perintah Kerja (SPK) bodong berlogo Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Direktorat Pusat Perhubungan Darat, Edho Auffijjar Faqih (28 tahun), berhasil memperdaya Muhidin (40 tahun), pengusaha di Kota Serang. Korban warga Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Curug, Kota Serang ini harus kehilangan uang sebanyak Rp1,522 miliar setelah dijanjikan proyek pengadaan barang di Direktorat Hubdar.

Tersangka Edho ditangkap tim Unit Reskrim Polsek Curug di rumahnya di Lingkungan Peninggaran, Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran lama, Jakarta Selatan pada Rabu, 2 Oktober 2019 dini hari. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka berikut barang bukti lembaran SPK dan bukti transfer diamankan di Mapaolsek Curug.

Kapolsek Curug, Iptu Shilton mengatakan pada Rabu, 11 September 2019 di Kantor Bina Remaja, Kecamatan Curug, tersangka menawarkan pekerjaan pengadaan barang di Kemenhub berupa paket pekerjaan pengadaan perangkat lunak rehabilitasi gedung utama biro publikasi pada Kementerian Perhubungan tahun anggaran 2018. Agar aksinya berjalan mulus, tersangka menyodorkan 2 SPK pengerjaan proyek masing-masing senilai Rp 1,017 miliar dan Rp 189 juta.

"Dua proyek tersebut berupa pengadaan software digital signage NDS Solution 2352 ver. 3.3 unlimitid sebanyak 10 unit dan software adobe colt fusion 2016 SE AOO License sebanyak 10 unit. Belakangan diketahui proyek tersebut bodong namun korban telah mentransfer uang ke rekening tersangja," ungkap Kapolsek kepada wartawan.

Berbekal dari laporan korban, bersama tim reskrim, Kapolsek melakukan cek ulang lembaran SPK ke Kementerian Perhubungan. Dari perwakilan kementerian diperoleh keterangan bahwa Kemenhub tidak pernah mengeluarkan SPK proyek pengadaan barang perangkat lunak di Direktorat Hubdar.

"Kementerian tidak pernah mengeluarkan surat SPK pengadaan perangkat lunak anggaran tahun 2018. Bahkan pejabat yang menandatangan di lembaran SPK juga sudah meninggal dunia jauh sebelum lembar SPK tersebut dikeluarkan. Jadi initinya SPK yang dipegang oleh tersangka ini bodong," kata Kapolsek.

Berbekal dari keterangan ini, personil reskrim langsung bergerak mencari tersangka di rumahnya. Sekitar pukul 03.30, petugas melakukan penggerebegan dan berhasil menangkap meski tersangka sempat berusaha melarikan diri melalui pintu belakang.

"Tersangka sempat berusaha kabur melalui pintu belakang rumahnya, namun berhasil dipergoki petugas karena seluruh akses keluar sudah kami jaga. Tersangka balik lagi dan bersembunyi dalam rumah. Bahkan kami juga sempat dihalang-halangi pihak keluarga saat tersangka akan kami bawa," tandasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Tipu Pengusaha Rp1,522 M, Petugas Polsek Curug Tangkap Warga Kebayoran Lama
sayembara2

PEMERINTAHAN

152 dibaca
Pemprov Banten Terima Apresiasi dan Penghargaan dari Kemendagri
167 dibaca
Sosialisasikan SLRT, Layanan Sosial Kini Dilakukan Terpadu

POLITIK

679 dibaca
Didiskualifikasi, Balon Kades Garut Malah Kesurupan
117 dibaca
Rapatkan Barisan, Seluruh Dewan Golkar di Banten Diminta Solid

HUKUM & KRIMINAL

212 dibaca
Unit Reskrim Polsek Curug Tembak Gembong Curanmor
126 dibaca
Belum Nikmati Hasil Curanmor, Dua Pelaku Diringkus

PERISTIWA

68 dibaca
Bupati Serang Minta UPZ Maksimalkan Penerimaan ZIS
229 dibaca
Temui Massa Aksi Demo, Bupati Serang Jawab Semua Tuntutan

EKONOMI & BISNIS

105 dibaca
Musim Kemarau, PDAM Tirta Albantani Alami Kerugian Capai Rp5 Miliar
47 dibaca
Andika Jajaki Ekspor Gula Aren dan Manggis via Platform Digital
Top