Selasa, 24 November 2020

Tips Promosi UKM Lewat Aplikasi WhatsApp

Minggu, 25 Okt 2020 | 15:27 WIB - Teknologi

lBC, Serang - Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan aplikasi perpesanan untuk komunikasi pribadi bergeser dan sering digunakan untuk bertransaksi bisnis, salah satunya adalah WhatsApp.

Semakin banyak pemilik usaha, terutama usaha kecil menengah (UKM), yang mengandalkan platform digital tersebut untuk berkomunikasi dengan calon pembeli untuk menawarkan produknya.

Project Leader ukmindonesia.id Dewi Meisari membagikan sejumlah tips bagi para pemilik UKM saat melakukan promosi produknya lewat WhatsApp.

"Pertama, jangan mengirim banyak foto karena akan merepotkan customer harus mengunduh," ujar Dewi dalam briefing virtual program '100 UKM Juwara'.

Sebagai alternatif yang lebih nyaman, para pemilik UKM dapat memakai tools WhatsApp katalog dengan cukup hanya mengirim link, sehingga calon pembeli tidak perlu mengunduh.

Dewi juga melihat banyak admin UKM yang tidak mengelola kontak konsumen dengan rapi. Pelaku UKM dapat mengelola kontak dengan mencadangkan penyimpanan ke email (Google contact) untuk mempermudah migrasi data kontak di beberapa perangkat admin.

Sementara untuk konsumen, mengelola kontak dengan baik dan menghadirkan nuansa komunikasi personal dapat membuat konsumen merasa diperlakukan spesial dan loyal.

Para pelaku UKM, menurut Dewi, juga seringkali dengan mudahnya menjawab 'tidak bisa', 'tidak tahu', atau 'tidak ada' yang justru menutup peluang pendapatan yang mungkin muncul.

Mengatakan hal demikian, menurut Dewi, juga dapat memberikan kesan 'tidak butuh' kepada konsumen, sehingga bisa mematikan 'hasrat membeli' yang sempat muncul.

Selain itu, Dewi juga melihat pemilik bisnis sering kali memberikan jawaban tidak memuaskan dan tidak mengedukasi. Untuk itu, dia menyarankan agar pemilik bisnis membuat QnA (question & answer) standar atau FAQ (frequently asked questions) untuk memberi kesan profesional dan memudahkan proses edukasi SDM/karyawan baru.

QnA standar juga bisa disusun untuk mengoptimalkan up-selling untuk meningkatkan kuantitas pembelian produk yang sama, misalnya dengan memberikan bebas ongkir untuk pembelian minimal jumlah tertentu.

Terakhir, pemilik bisnis juga dapat menyusun QnA untuk cross-selling dalam upaya meningkatkan jumlah pembelian dengan menawarkan produk lain. Misalnya, ketika konsumen sudah memesan, namun belum membayar, admin dapat menawarkan produk lain.[lnilahcom]

Redaktur: Nunu
Bagikan:

KOMENTAR

Tips Promosi UKM Lewat Aplikasi WhatsApp

PEMERINTAHAN

134 dibaca
Jelang Nataru, TPID Kabupaten Serang Diminta Antisipasi Gejolak Harga
303 dibaca
Sekda Entus: DWP Kabupaten Serang Harus jadi Perekat Masyarakat

POLITIK

101 dibaca
Tinjau Simulasi, Pjs Bupati Serang Optimis Pilkada Sukses Masyarakat Sehat
150 dibaca
Terapkan Prokes, KPU Kabupaten Serang Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara

HUKUM & KRIMINAL

194 dibaca
Resmob Polres Serang Ringkus Tiga Pelaku Curanmor, Dua Ditembak
177 dibaca
214 Ranmor Diungkap Polda Banten

PERISTIWA

55 dibaca
Di Wilayah Hukum Polres Serang, Spanduk dan Baligho Ilegal Diturunkan
171 dibaca
Hujan Deras Akibatkan Tebing Longsor dan Rendam Rumah Warga

EKONOMI & BISNIS

23 dibaca
Widih, Start up Kaesang Dapat Dana Rp 29 Miliar
47 dibaca
Mau Liburan Tahun Baru, Tiket Kereta Api Udah Bisa Dipesen yah
Top