Senin, 23 September 2019

Tips Agar Sang Istri Tenteram Jiwanya

[foto ilustrasi]
Selasa, 11 Jun 2019 | 21:02 WIB - Mozaik Islami

WAHAI Suami, baarakallahufiik. Berbentuk apakah perhatian yang bisa dilakukan untuk istri? Sangat banyak dan beragam jawabannya. Mudah-mudahan sepenggal tips berikut bisa Anda renungkan dan pikirkan dengan baik.

Menjadi Pendengar Terbaik Baginya

Sesuai kodratnya seorang istri mengemban tugas yang tidak ringan. Oleh sebab itu, seorang suami berkewajiban untuk membantu meringankan beban tersebut. Caranya?

Luangkan waktu untuk istri Anda! Ya, berilah waktu khusus untuk istri Anda agar dia bisa mengalirkan beban-bebannya yang sekian lama mengendap di hatinya.

Kondisikan istri Anda agar mau berbagi cerita tentang aktivitas hari ini yang telah ia lakukan. Dan, Anda harus siap untuk menjadi seorang pendengar yang baik. Waktu mungkin bukan masalah. Namun, memilih waktu yang tepat tentu semakin membuat istri Anda semakin merasa dicintai dan diperhatikan.

Pilihlah waktu di malam hari, saat anak-anak Anda telah tertidur lelap dalam mimpi. Berilah kesempatan untuk istri Anda bercerita tentang kondisi rumah dan anak-anak hari ini. Pengalaman menarik apa yang dirasakan saat berbelanja ke warung pagi tadi.

Tanyakan kepada istri tentang apa yang bisa Anda lakukan untuknya. Buatlah istri Anda merasakan kenyamanan dan ketenteraman saat ia bercerita di hadapan Anda. Sebab, tugas suami adalah menghadirkan ketenteraman jiwa untuk sang istri.

Sadarilah bahwa salah satu tanda keharmonisan sebuah keluarga adalah komunikasi terbuka antara suami dan istri. Istri tidak pernah merasa khawatir dan cemas jika ia berterus terang. Ia menganggap suaminya sebagai penganyom dan pelindung.

Sangat berbahaya sekali, jika istri menganggap Anda sebagai seorang penyidik atau interogator sehingga ia selalu merasa takut jika berbicara di hadapan Anda.

Al Imam Al Bukhari di akhir pembahasan tentang waktu-waktu shalat, membuat sebuah judul bab "Begadang bersama tamu dan keluarga". Sebab, pada dasarnya begadang malam tidak boleh dilakukan kecuali dalam urusan agama. Namun, karena besarnya hak tamu dan keluarga, Islam lantas membolehkannya.

Sahabat Ibnu Abbas pernah bercerita (ShahihBukhari),

"Aku pernah menginap di rumah bibiku Maimunah (istri Rasulullah). Malam itu, Rasulullah berbincang-bincang dengan keluarga beliau (Maimunah) beberapa waktu. Setelah itu barulah beliau tidur." [Abu Nasiim Mukhtar/lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Keberkahan untuk Diri Sendiri dan Orang Lain
Minggu, 22 Sept 2019 | 17:56 WIB
Keberkahan untuk Diri Sendiri dan Orang Lain
Jangan Mengganggu Jin, Jika Tak Mau Diganggu!
Minggu, 22 Sept 2019 | 17:13 WIB
Jangan Mengganggu Jin, Jika Tak Mau Diganggu!

KOMENTAR

Tips Agar Sang Istri Tenteram Jiwanya

PEMERINTAHAN

266 dibaca
Tatu Lantik Ratusan Pejabat Pemkab Serang
213 dibaca
Bangun 28 Gedung OPD di Puspemkab Serang Butuh Dana Rp300 M
242 dibaca
Bangun Gedung Puspemkab, Pemprov Siap Kucurkan Bankeu

POLITIK

197 dibaca
Kembalikan Formulir Balon Bupati Serang, Tatu Optimis Diusung PDIP
894 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu Berharap dapat Dukungan Partai Lain
1205 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu-Pandji Kembali Maju jadi Balon Bupati dan Wabup

HUKUM & KRIMINAL

103 dibaca
Ungkap Sindikat Curanmor, Resmob Tangkap 4 Pelaku dan Penadah
144 dibaca
Wanita Paruh Baya Berhasil Menangkap Maling
102 dibaca
Jual Obat-obatan Terlarang, MY Ditangkap Polisi AB DPO

PERISTIWA

132 dibaca
Kapolres Serang Imbau Calon Kades Kalah Harus Terima
950 dibaca
Duuh, Sepasang Kekasih di Cikande Dipaksa Preman Lepas Pakaian

EKONOMI & BISNIS

341 dibaca
Geram, Bupati Serang Ancam Sanksi Perusahaan yang Abaikan CSR
285 dibaca
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Andika Kunjungi Bank bjb Banten
Top