Kamis, 27 Juni 2019

Tips Agar Sang Istri Tenteram Jiwanya

[foto ilustrasi]
Selasa, 11 Jun 2019 | 21:02 WIB - Mozaik Islami

WAHAI Suami, baarakallahufiik. Berbentuk apakah perhatian yang bisa dilakukan untuk istri? Sangat banyak dan beragam jawabannya. Mudah-mudahan sepenggal tips berikut bisa Anda renungkan dan pikirkan dengan baik.

Menjadi Pendengar Terbaik Baginya

Sesuai kodratnya seorang istri mengemban tugas yang tidak ringan. Oleh sebab itu, seorang suami berkewajiban untuk membantu meringankan beban tersebut. Caranya?

Luangkan waktu untuk istri Anda! Ya, berilah waktu khusus untuk istri Anda agar dia bisa mengalirkan beban-bebannya yang sekian lama mengendap di hatinya.

Kondisikan istri Anda agar mau berbagi cerita tentang aktivitas hari ini yang telah ia lakukan. Dan, Anda harus siap untuk menjadi seorang pendengar yang baik. Waktu mungkin bukan masalah. Namun, memilih waktu yang tepat tentu semakin membuat istri Anda semakin merasa dicintai dan diperhatikan.

Pilihlah waktu di malam hari, saat anak-anak Anda telah tertidur lelap dalam mimpi. Berilah kesempatan untuk istri Anda bercerita tentang kondisi rumah dan anak-anak hari ini. Pengalaman menarik apa yang dirasakan saat berbelanja ke warung pagi tadi.

Tanyakan kepada istri tentang apa yang bisa Anda lakukan untuknya. Buatlah istri Anda merasakan kenyamanan dan ketenteraman saat ia bercerita di hadapan Anda. Sebab, tugas suami adalah menghadirkan ketenteraman jiwa untuk sang istri.

Sadarilah bahwa salah satu tanda keharmonisan sebuah keluarga adalah komunikasi terbuka antara suami dan istri. Istri tidak pernah merasa khawatir dan cemas jika ia berterus terang. Ia menganggap suaminya sebagai penganyom dan pelindung.

Sangat berbahaya sekali, jika istri menganggap Anda sebagai seorang penyidik atau interogator sehingga ia selalu merasa takut jika berbicara di hadapan Anda.

Al Imam Al Bukhari di akhir pembahasan tentang waktu-waktu shalat, membuat sebuah judul bab "Begadang bersama tamu dan keluarga". Sebab, pada dasarnya begadang malam tidak boleh dilakukan kecuali dalam urusan agama. Namun, karena besarnya hak tamu dan keluarga, Islam lantas membolehkannya.

Sahabat Ibnu Abbas pernah bercerita (ShahihBukhari),

"Aku pernah menginap di rumah bibiku Maimunah (istri Rasulullah). Malam itu, Rasulullah berbincang-bincang dengan keluarga beliau (Maimunah) beberapa waktu. Setelah itu barulah beliau tidur." [Abu Nasiim Mukhtar/lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Lima Resep Awet Muda Bagi Suami-Istri
Selasa, 25 Jun 2019 | 21:32 WIB
Lima Resep Awet Muda Bagi Suami-Istri
Suami Tegas, Istri tak Mau Berjilbab ya Ceraikan
Selasa, 25 Jun 2019 | 19:02 WIB
Suami Tegas, Istri tak Mau Berjilbab ya Ceraikan
Amalan Lenyap di Akhirat karena Mencari Dunia saja
Selasa, 25 Jun 2019 | 18:55 WIB
Amalan Lenyap di Akhirat karena Mencari Dunia saja

KOMENTAR

Tips Agar Sang Istri Tenteram Jiwanya

PEMERINTAHAN

557 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik
1203 dibaca
Pemprov Banten Merubah RPJMD 2017-2022, Ini Sebabnya
1408 dibaca
Perencanaan APBD Banten 2019, Pembangunan Fisik Harus Selesai November

POLITIK

1208 dibaca
Pilkada Kabupaten Serang 2020, KPU Ajukan Anggaran Rp85 Miliar
1393 dibaca
2 Tahun Kepemimpinan WH-Andika, Eks Relawan Bentuk Tim Kajian 
10974 dibaca
Arwan Benarkan Ucapan Gubernur WH ‘Siapa Suruh jadi Relawan’

HUKUM & KRIMINAL

643 dibaca
Cabuli Siswa Hingga Hamil, 3 Oknum Guru Terancam 20 Tahun Penjara
2159 dibaca
Kapolda Banten Berhentikan Dua Anggota Polri
494 dibaca
Dua Spesialis Pencuri Rumsong Dibekuk Resmob

PERISTIWA

374 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman
306 dibaca
Angka Kematian Ibu dan Bayi Tinggi, Pemkab Serang Siaga Satu
1421 dibaca
Ops Cipta Kondisi, Polres Serang Minimalisir Pergerakan Massa

EKONOMI & BISNIS

543 dibaca
Dekopinwil Banten Diminta Lakukan Perubahan di Era Digital
525 dibaca
WH Ingatkan Tertinggal Revolusi 4.0, Menganggur Kita
Top