Sabtu, 26 September 2020

Tingkatkan Kualitas, Pemkab Serang Latih Perajin Anyaman Bambu

Rabu, 02 Sept 2020 | 19:52 WIB - Serang Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang – Sebanyak 40 perajin dari delapan desa se-Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang dilatih cara membuat anyaman bambu selama dua hari Rabu-Kamis 2-3 September 2020. Pelatihan dalam rangka meningkatkan kualitas dalam menganyam bambu agar bisa bersaing di pasar.

“Pelatihan ini sebetulnya rutin dalam rangka meningkatkan kualitas, kemudian juga untuk model anyaman bambu karena mereka bersaing di pasar,”ujar Bupati Serang, Ratu Tatu Chasaha usai membuka Kegiatan Industri Agro, Kikia, Tekstil dan Aneka Industri, bertemakan melalui pelatihan penganekaragaman produk anyaman bambu di Kecamatan Bandung pada Rabu, 2 September 2020.

Pelatihan tersebut digelar oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang. Tujuan dilaksanakannya pelatihan bagi para perajin, kata Tatu, agar dalam membuat kerajinan anyaman bambu secara kualitas juga lebih baik dengan membuat berbagai model, sehingga bisa mengikuti yang diminati pasar dan di butuhkan oleh pasar. “Jadi, Kepala Diskoperindag agar mengarahkan mereka (para perajin) di arahkan untuk memproduksi apa yang dibutuhkan masyarakat atau pasar,“terangnya.

Selain pelatihan, ajak Tatu, para perajin juga harus jeli melihat daerah lain dalam membuat kerajinan dengan berbagai model anyaman bambu. “Kita juga harus ikuti perkembangan,”ucapnya.

Sebelumnya, sebut Tatu, perajinan di Kecamatan Bandung masih dominan membuat tempat nasi dari anyaman bambu. Akan tetapi untuk saat ini, sudah ada beberapa model desain yang lain seperti tempat telor asin dan lainnya.

“Di Kecamatan Cikande ada yang produksi telor asin enak rasanya, saya ingin agar digabungkan tempatnya dari sini (Kecamatan Bandung). Nanti jadi telor asin khas Kabupaten Serang seperti daerah lain di Tasikmalaya,”katanya.

Oleh karena itu, Tatu meminta kepada para perajin untuk tetap semangat dlaam menjalankan usahanya meski itu bukan hal yang mudah. Pastinya, berbagai persoalan terus berdatangan. “Tapi selama kita (Pemda) ada disamping gak usah takut, pemda pasti membantu, terus saja nanti juga jadi besar. Karena ini salah satu upaya Pemkab Serang menangani pandemic covid-19 secara ekonomi melemah jadi kita terus kasih dorongan,”tuturnya.

Sementara Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang, Abdul Wahid mengatakan, sebanyak 40 orang yang mengikuti pelatihan dari lima desa dimana setiap desanya mengirim lima orang. Mereka diberi pelatihan agar membuat anyaman bamboo bukan hanya peralatan atau keperluan dapur akan tetapi model lainnya.

“Kita dorong mereka agar membuat pernak pernik, cinderamata agar hasil kerajinannya masuk hotel-hotel, dan penyimpanan telor asin. Ke depan kita akan buat industri terpadu, seperti dari Cikande produksi telor asin sedangkan dari Kecamatan Bandung tempatnya, begitu,”ujar Abdul Wahid.

Bagikan:

KOMENTAR

Tingkatkan Kualitas, Pemkab Serang Latih Perajin Anyaman Bambu

PEMERINTAHAN

130 dibaca
Wagub Andika Lantik Pjs Bupati Serang dan Pandeglang
423 dibaca
Pemkab Serang jadi Pilot Project Arsitektur SPBE Nasional

POLITIK

268 dibaca
Dapat Nomor Urut 1, Tatu-Pandji Siap Tuntaskan Pembangunan
184 dibaca
Terapkan Prokes Covid, KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wabup Serang
342 dibaca
KPU Tetapkan Dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Serang

HUKUM & KRIMINAL

64 dibaca
Dua Gadis ABG Digilir Tujuh Pemuda
292 dibaca
Polres Serang Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Provinsi

PERISTIWA

277 dibaca
Curi Kotak Amal, TSP jadi Bulan-bulanan Warga
438 dibaca
Razia Prokes, Gugus Tugas Kabupaten Serang Sanksi Puluhan Pelanggar

EKONOMI & BISNIS

93 dibaca
Dukung Ketahanan Pangan, Polda Banten PT. IP Budidaya Ikan
Top