Rabu, 22 Mei 2019

Tim PFA Dompet Dhuafa Pulihkan Anak-anak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng

[Foto Istimewa]
Rabu, 10 Okt 2018 | 19:25 WIB - Nasional Peristiwa

lBC, Palu – Sudah seminggu lebih Dompet Dhuafa bergerak membantu korban gempa yang meluluhlantahkan wilayah Sulawesi Tengah dengan kekuatan 7,4 SR. Dompet Dhuafa bersama para aktivis kemanusiaan mulai dari proses evakuasi, mengadakan layanan sehat, bersih-bersih Kota hingga mendatangkan Dapur Keliling. Pada hari ini Rabu, 10 OKtober 2018 tim aktivis kemanusiaan melalui Psychoigical First Aid (PFA) memulihkan psikologi anak-anak korban gempa bumi dan Tsunami di Halaman Kantor RRI kota palu.

"Kami sangat terbantu dengan adanya tim psycholigical First Aid ( PFA ) kami mengharapkan untuk bisa mengembalikan keceriaan anak - anak pengungsi ini agar tidak mengingat kejadian apa yang sudah menimpa dirinya." Ucapan Ruminah salah satu pengungsi yang berada di halaman kantor RRI Palu.

Hingga saat ini untuk korban meninggal sebanyak 2.010 jiwa, untuk korban luka-luka mencapai 10.679 jiwa, sementara 82.775 jiwa mengungsi di 147 titik dan 671 jiwa hilang.  Disisi lain 67.310 rumah rusak, 2.736 sekolah mengalami kerusakan hingga 20 fasilitas kesehatan mengalami rusak berat.

Dompet Dhuafa sejauh ini sudah mengupayakan 131 jenazah untuk dievakuasi dari 5 titik lokasi, 586 pasien dengan adanya layanan sehat dengan mencakup 9 titik lokasi, mendatangkan dapur keliling untuk dua titik, hingga mendirikan masjid darurat dan water purifier. Sejauh ini sudah 1.984 penerima manfaat bantuan yang Dompet Dhuafa salurkan.

Saat ini tim aktivis kemanusiaan melalui PFA mencoba untuk merangkul dan mendekatkan diri terutama kepada anak-anak yang cukup rentan terhadap dampak psikologis baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Banyak diantara mereka yang harus kehilangan orang tua atau bahkan menjadi korban dari robohnya puing-puing rumah mereka. Dengan tatapan mata yang kosong, anak-anak ini harus diselamatkan karena masa depan yang masih panjang serta membantu memulihkan semangat untuk hidup lebih ceria lagi.

“Tim yang diterjunkan adalah para aktivis kemanusiaan praktisi psikologi yang akan berfokus pada memberikan pertolongan psikologis (PFA) dan beberapa pendekatan untuk stabilisasi psikis korban. Proses selanjutnya adalah melibatkan warga lokal dengan pola kaderisasi, mengedukasi warga lokal untuk bisa mendampingi pelaksanaan program ini saat dibutuhkan di waktu selanjutnya ke dalam berbagai program healing seperti berlatih relaksasi dan lain-lain,” ujar Maya Sita Darlina, selaku Koordinator Psycological Dompet Dhuafa

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Tim PFA Dompet Dhuafa Pulihkan Anak-anak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng

PEMERINTAHAN

1035 dibaca
Inspektorat Data Ulang Fisik Randis di Distan Banten
409 dibaca
KASN Rekomendasi Sanksi 3 Pejabat Banten Dukung Calon DPD RI 
202 dibaca
Jamsosratu Dinilai Berhasil, Dinsos NTB Belajar ke Dinsos Banten

POLITIK

872 dibaca
Anak Gubernur Gagal ke Senayan, HMI Kawal Pelanggaran ASN Banten
2988 dibaca
Andiara Raih Suara Terbanyak Calon DPD Dapil Banten, Anak Gubernur Gagal
1545 dibaca
Tuding HMI Demo Gubernur Ditunggangi, Ketum KAHMI Banten Dinilai Fitnah

HUKUM & KRIMINAL

872 dibaca
Digerebeg, 4 Pengepul, Pengecer dan Pemasang Judi Togel Lebaran Dipenjara
284 dibaca
Rampok Alfmart Balaraja, Lima Pelaku Gondol Uang Rp 66 Juta
180 dibaca
3 Oknum Wartawan Ngaku Penyidik Polri, Peras Sekdes Jengkol

PERISTIWA

631 dibaca
PGK dan GP2B Desak Pecat Kadindikbud Engkos dan Faturrahman
243 dibaca
Diduga Gelapkan Dana BAT, Puluhan Karyawan Demo Kantor Alfamart Serang
2866 dibaca
Demo di Rumdis Gubernur, HMI Ingatkan KAHMI Jangan Bungkam Kami

EKONOMI & BISNIS

1658 dibaca
Ini Dia Tips Memilih Baju Muslim Wanita Sesuai Syariat yang Harus Anda Ketahui
220 dibaca
Amran Dibikin Heran Stok Telur Banjir, Harga Mahal
Top