Kamis, 18 Oktober 2018

Tim PFA Dompet Dhuafa Pulihkan Anak-anak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng

[Foto Istimewa]
Rabu, 10 Okt 2018 | 19:25 WIB - Nasional Peristiwa

lBC, Palu – Sudah seminggu lebih Dompet Dhuafa bergerak membantu korban gempa yang meluluhlantahkan wilayah Sulawesi Tengah dengan kekuatan 7,4 SR. Dompet Dhuafa bersama para aktivis kemanusiaan mulai dari proses evakuasi, mengadakan layanan sehat, bersih-bersih Kota hingga mendatangkan Dapur Keliling. Pada hari ini Rabu, 10 OKtober 2018 tim aktivis kemanusiaan melalui Psychoigical First Aid (PFA) memulihkan psikologi anak-anak korban gempa bumi dan Tsunami di Halaman Kantor RRI kota palu.

"Kami sangat terbantu dengan adanya tim psycholigical First Aid ( PFA ) kami mengharapkan untuk bisa mengembalikan keceriaan anak - anak pengungsi ini agar tidak mengingat kejadian apa yang sudah menimpa dirinya." Ucapan Ruminah salah satu pengungsi yang berada di halaman kantor RRI Palu.

Hingga saat ini untuk korban meninggal sebanyak 2.010 jiwa, untuk korban luka-luka mencapai 10.679 jiwa, sementara 82.775 jiwa mengungsi di 147 titik dan 671 jiwa hilang.  Disisi lain 67.310 rumah rusak, 2.736 sekolah mengalami kerusakan hingga 20 fasilitas kesehatan mengalami rusak berat.

Dompet Dhuafa sejauh ini sudah mengupayakan 131 jenazah untuk dievakuasi dari 5 titik lokasi, 586 pasien dengan adanya layanan sehat dengan mencakup 9 titik lokasi, mendatangkan dapur keliling untuk dua titik, hingga mendirikan masjid darurat dan water purifier. Sejauh ini sudah 1.984 penerima manfaat bantuan yang Dompet Dhuafa salurkan.

Saat ini tim aktivis kemanusiaan melalui PFA mencoba untuk merangkul dan mendekatkan diri terutama kepada anak-anak yang cukup rentan terhadap dampak psikologis baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Banyak diantara mereka yang harus kehilangan orang tua atau bahkan menjadi korban dari robohnya puing-puing rumah mereka. Dengan tatapan mata yang kosong, anak-anak ini harus diselamatkan karena masa depan yang masih panjang serta membantu memulihkan semangat untuk hidup lebih ceria lagi.

“Tim yang diterjunkan adalah para aktivis kemanusiaan praktisi psikologi yang akan berfokus pada memberikan pertolongan psikologis (PFA) dan beberapa pendekatan untuk stabilisasi psikis korban. Proses selanjutnya adalah melibatkan warga lokal dengan pola kaderisasi, mengedukasi warga lokal untuk bisa mendampingi pelaksanaan program ini saat dibutuhkan di waktu selanjutnya ke dalam berbagai program healing seperti berlatih relaksasi dan lain-lain,” ujar Maya Sita Darlina, selaku Koordinator Psycological Dompet Dhuafa

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Tim PFA Dompet Dhuafa Pulihkan Anak-anak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng

PEMERINTAHAN

210 dibaca
ASN Pemprov Banten jangan Main-main dalam Absen
269 dibaca
HUT Ke-492, Pemkab Serang Diminta Perkuat Ekonomi Desa
246 dibaca
Dilantik, Pj Walikota Serang Diminta Perbaiki Jalan

POLITIK

128 dibaca
Pemilu 2019, Andika Ajak Masyarakat Cek Data Diri Sebagai Pemilih
415 dibaca
Ratusan Buruh Cikoja Deklarasi Pemilu Damai 2019
322 dibaca
Serempak di 29 Kecamatan, KPU Kabupaten Serang Lakukan GMHP

HUKUM & KRIMINAL

287 dibaca
6 Oknum Anggota Ormas Pengeroyok Polisi Terancam 7 Tahun Penjara
310 dibaca
Pengguna dan Pengedar Narkotika, Tiga Warga Cilegon Diringkus
215 dibaca
Alfamart Dibobol Maling, Uang Rp60 Juta Raib

PERISTIWA

155 dibaca
Polres Serang Kota Sita 3500 Lebih Botol Miras
184 dibaca
Tim PFA Dompet Dhuafa Pulihkan Anak-anak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng
218 dibaca
Warga Petir Ditemukan Tewas Gantung Diri

EKONOMI & BISNIS

166 dibaca
MoU dengan DP3AKKB, Bank Banten Dukung Pemberdayaan Perempuan
181 dibaca
Andika Launching Toko Online Industri Rumahan Sijelita
Top