Jumat, 14 Desember 2018

Tim PFA Dompet Dhuafa Pulihkan Anak-anak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng

[Foto Istimewa]
Rabu, 10 Okt 2018 | 19:25 WIB - Nasional Peristiwa

lBC, Palu – Sudah seminggu lebih Dompet Dhuafa bergerak membantu korban gempa yang meluluhlantahkan wilayah Sulawesi Tengah dengan kekuatan 7,4 SR. Dompet Dhuafa bersama para aktivis kemanusiaan mulai dari proses evakuasi, mengadakan layanan sehat, bersih-bersih Kota hingga mendatangkan Dapur Keliling. Pada hari ini Rabu, 10 OKtober 2018 tim aktivis kemanusiaan melalui Psychoigical First Aid (PFA) memulihkan psikologi anak-anak korban gempa bumi dan Tsunami di Halaman Kantor RRI kota palu.

"Kami sangat terbantu dengan adanya tim psycholigical First Aid ( PFA ) kami mengharapkan untuk bisa mengembalikan keceriaan anak - anak pengungsi ini agar tidak mengingat kejadian apa yang sudah menimpa dirinya." Ucapan Ruminah salah satu pengungsi yang berada di halaman kantor RRI Palu.

Hingga saat ini untuk korban meninggal sebanyak 2.010 jiwa, untuk korban luka-luka mencapai 10.679 jiwa, sementara 82.775 jiwa mengungsi di 147 titik dan 671 jiwa hilang.  Disisi lain 67.310 rumah rusak, 2.736 sekolah mengalami kerusakan hingga 20 fasilitas kesehatan mengalami rusak berat.

Dompet Dhuafa sejauh ini sudah mengupayakan 131 jenazah untuk dievakuasi dari 5 titik lokasi, 586 pasien dengan adanya layanan sehat dengan mencakup 9 titik lokasi, mendatangkan dapur keliling untuk dua titik, hingga mendirikan masjid darurat dan water purifier. Sejauh ini sudah 1.984 penerima manfaat bantuan yang Dompet Dhuafa salurkan.

Saat ini tim aktivis kemanusiaan melalui PFA mencoba untuk merangkul dan mendekatkan diri terutama kepada anak-anak yang cukup rentan terhadap dampak psikologis baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Banyak diantara mereka yang harus kehilangan orang tua atau bahkan menjadi korban dari robohnya puing-puing rumah mereka. Dengan tatapan mata yang kosong, anak-anak ini harus diselamatkan karena masa depan yang masih panjang serta membantu memulihkan semangat untuk hidup lebih ceria lagi.

“Tim yang diterjunkan adalah para aktivis kemanusiaan praktisi psikologi yang akan berfokus pada memberikan pertolongan psikologis (PFA) dan beberapa pendekatan untuk stabilisasi psikis korban. Proses selanjutnya adalah melibatkan warga lokal dengan pola kaderisasi, mengedukasi warga lokal untuk bisa mendampingi pelaksanaan program ini saat dibutuhkan di waktu selanjutnya ke dalam berbagai program healing seperti berlatih relaksasi dan lain-lain,” ujar Maya Sita Darlina, selaku Koordinator Psycological Dompet Dhuafa

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Pertamina Segera Turunkan Harga BBM
Selasa, 11 Des 2018 | 23:59 WIB
Pertamina Segera Turunkan Harga BBM
Hari Ini, Bareskrim Periksa Habib Bahar
Kamis, 06 Des 2018 | 06:18 WIB
Hari Ini, Bareskrim Periksa Habib Bahar
Pendanaan Jadi Masalah Integritas Parpol Rendah
Selasa, 04 Des 2018 | 16:50 WIB
Pendanaan Jadi Masalah Integritas Parpol Rendah

KOMENTAR

Tim PFA Dompet Dhuafa Pulihkan Anak-anak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng

PEMERINTAHAN

202 dibaca
Gubernur Banten Terima DIPA TA 2019 dari Presiden
2774 dibaca
Gaji Guru Naik Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Menekan Angka Pengangguran
317 dibaca
Walikota dan Wakil Walikota Serang Periode 2018-2023 Dilantik

POLITIK

310 dibaca
Eeng Kosasih Pimpin KNPI Kabupaten Serang, Ini Program Unggulannya
154 dibaca
Pemilu 2019, Pemprov Banten Target Partisipasi Pemilih 80 Persen
219 dibaca
Bahas Pemilu 2019 Damai di Banten

HUKUM & KRIMINAL

128 dibaca
Sabu 2,5 Kg dan 51 Pil Ekstasi Siap Edar di Tangsel Diamankan
256 dibaca
Meresahkan, Tiga Warga Lebak Tersangka Curanmor Diringkus
332 dibaca
Di Pandeglang, Seorang Anak Bacok Ibu Tirinya Hingga Meninggal

PERISTIWA

251 dibaca
Naik Tipe, Polda Banten Diminta Tingkatkan Kamtibmas
280 dibaca
Kapolri Resmikan Kenaikan Tipologi Polda Banten dari Tipe B ke Tipe A

EKONOMI & BISNIS

157 dibaca
Investasi di Banten Harus Meningkatkan Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat 
210 dibaca
Pemprov Banten Lepas Seluruh Saham di Bank BJB
Top