Kamis, 20 Januari 2022

Terima Suap Dana Bansos Rp 17 miliar, KPK Tetapkan Mensos Tersangka

Mensos Juliari P Batubara saat menyerahkan bantuan sosial Covid 19 / foto/Instagram kemensos
Minggu, 06 Des 2020 | 07:05 WIB - Nasional Peristiwa Hukum & Kriminal

IBC, JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Juliar Peter Batubara ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang atau jasa terkait bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diduga Mensos menerima suap Rp 17 miliar dari dua pelaksanaan paket bansos berupa sembako untuk penanganan Covid 19.

Penetapan tersangka ini merupakan tindak lanjut atas operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Jumat (5/12/2020) dini hari.

“KPK menetapkan lima orang tersangka. Sebagai penerima JPB, MJS dan AW. Kemudian sebagai pemberi AIM dan HS,” kata Ketua KPK Firli Bahuri saat konferensi pers, dilansir dari Kompas.com Minggu (6/12/2020).

MJS dan AW diketahui merupakan pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial. Sementara AIM dan HS merupakan pihak swasta.

Dalam operasi tangkap tangan tersebut, KPK mengamankan enam orang, yaitu MJS, direktur PT TPAU berinisial WG, AIM, HS, seorang sekretaris di Kemensos berinisial SN dan seorang pihak swasta berinisial SJY.

Dalam kasus ini, Juliari disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sedangkan MJS dan AW disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 huruf (i) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Adapun dua pihak swasta, yaitu AIM dan HS disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Saat ini, MJS telah ditahan di rutan KPK cabang Gedung Merah Putih. Sedangkan AIM ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam. Sementara itu HS ditahan di Rutan KPK Kavling C1.

Adapun Juliari dan AW saat ini keberadaannya masih diburu oleh KPK. Firli pun mengimbau agar keduanya segera menyerahkan diri.

Firli mengatakan diduga dana senilai Rp 17 miliar tersebut akan digunakan untuk keperluan Juliari Peter Batubara.

Pengadaan bantuan sosial untuk penanganan covid-19 berupa paket sembako di Kementerian Sosial RI tahun 2020 memiliki nilai sekitar Rp 5,9 Triliun dengan total 272 kontrak dan dilaksanakan dalam dua periode. (Kompas.com/Nunu)***

 

Redaktur: Nunu
Bagikan:

KOMENTAR

Terima Suap Dana Bansos Rp 17 miliar, KPK Tetapkan Mensos Tersangka

BERITA TERKAIT

INILAH SERANG

75 dibaca
Aset Milik Pemkab Serang Terkena Pelebaran Jalan Segera Dirampungkan Pemprov
74 dibaca
Pemkab Serang Fasilitasi Isbat Nikah 1.469 Pasangan Suami Istri
80 dibaca
Bupati Beri Semangat, Vaksinasi Anak di Kabupaten Serang Dimulai

HUKUM & KRIMINAL

160 dibaca
Begini Kronologi Pembuangan Bayi di Areal Pesawahan Pontang
261 dibaca
Polres Serang Tangkap Dua Pelaku Pembuang Bayi di Pontang
436 dibaca
Penemuan Bayi di Areal Sawah Gegerkan Warga Pontang

POLITIK

425 dibaca
Pilkada Kabupaten Serang 2024, KPU Ajukan Anggaran Rp107 Miliar
1124 dibaca
Pendukung Anies Dideklarasikan di Banten
1309 dibaca
Diskominfosatik Kabupaten Serang Ajak IPPNU Sinergi Adakan Literasi Digital

PENDIDIKAN

407 dibaca
Ratusan Kepala Sekolah di Pandeglang Dilantik
226 dibaca
Pemkab Serang Berikan Bantuan Sepatu untuk Siswa SDN Ujungtebu 3
Top