Minggu, 15 Desember 2019

Temui Massa Aksi Demo, Bupati Serang Jawab Semua Tuntutan

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat menemui pengunjukrasa.[Foto: InilahBanten.co.id]
Selasa, 08 Okt 2019 | 19:43 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bersama Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul ulum menemui puluhan mahasiswa yang berunjuk rasa pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Serang ke-493 Tahun di depan Kantor DPRD Kabupaten Serang Jalan Brigjen KH. Syam’un pada Selasa, 8 Oktober 2019.

Awalnya, massa yang mengatasnamakan aliansi Gerakan Delapan Oktober (Golok) melakukan aksi sejak pukul 10.00 WIB dan memberikan 12 tuntutan kepada  Pemkab Serang salah satunya, agar Pemkab Serang mewujudkan pendidikan wajib 9 tahun. “Kami sudah mewajibkan pendidikan selama 12 tahun bukan 9 tahun lagi, bahkan program beasiswa untuk kuliah juga sudah  Kami realisasikan,” ungkap Tatu saat menjawab tuntutan pengunjukrasa.

Persoalan limbah yang ada di sungai Ciujung dan Cidurian, Tatu menanggapi, Pemkab Serang sudah melakukan upaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut dengan turun ke lokasi secara langsung. “Perusahaan juga sudah diberikan teguran secara tegas agar turut serta menyelesaikan persoalan tersebut,” tegasnya.

Selain itu, persoalan percepatan pembangunan Puspemkab, Ia menilai, APBD Kabupaten Serang masih difokuskan pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. “Jika diprioritaskan Puspemkab maka infrastruktur tidak seperti sekarang yang sudah banyak dibeton, program beasiswa  dan bantuan kepada guru juga masif kami lakukan,” tuturnya.

Ia menilai, APBD Kabupaten Serang saat ini digunakan untuk program prioritas dengan tujuan menjadikan Kabupaten Serang bisa bermanfaat dirasakan seluruh warganya. “Kalau difokuskan pada Puspemkab maka program RTLH, infrastruktur, kesehatan dan pendidikan akan minim. Jadi, kami seimbangkan anggaran yang ada hanya saja fokus pada program yang saya sebutkan tadi,” katanya.     

Ia juga mengakui, selama periodenya perlu banyak masukan dari warga Kabupaten Serang. Sehingga, bisa memperbaiki persoalan yang belum bisa diselesaikan. ”Silahkan nanti agendakan dengan ajudan untuk audiensi dengan saya, bila perlu Kami hadirkan kepala OPD terkait untuk cari solusi bersama,” imbuhnya.      

Sementara itu, Koordinator Lapangan Rizal Setya Perdana menilai, Pemkab Serang  masih banyak persoalan yang belum diselesaikan secara maksimal. “Tuntutan kami tidak jauh dari isu lingkungan dan juga masalah pengangguran, kesehatan dan pendidikan. Berbicara Kabupaten Serang ini kami lihat masih jauh dari sejahtera dan itu harus menjadi evaluasi bersama,” katanya kepada wartawan.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Temui Massa Aksi Demo, Bupati Serang Jawab Semua Tuntutan

PEMERINTAHAN

169 dibaca
Tiga Kali, Pemkab Serang Raih Penghargaan Peduli HAM
384 dibaca
Soal Aset, Bupati Serang Tegaskan Gubernur Tidak Perlu Mediasi

POLITIK

186 dibaca
Hadiri Launching Pilbup Serang 2020, Pandji Pastikan ASN Netral
201 dibaca
KPU Launching Pilbup dan Wabup Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

95 dibaca
Simpan Sabu di Celana, Karyawan Swasta Diamankan Polisi
1091 dibaca
Duh, Gadis Warga Pontang Diperkosa di Areal Persawahan

PERISTIWA

305 dibaca
Bantah Tuduhan, Mantan Bupati Serang Ancam Polisikan Pendemo
204 dibaca
FPKS Duga Kasus Dua BUMD Libatkan Mantan Bupati Serang

EKONOMI & BISNIS

198 dibaca
Pemkab Serang Pamerkan Gerabah Bumijaya di Bandara Soetta
315 dibaca
Pasca Kebakaran, Pedagang Pasar Baros Diberi Bantuan Rp549 Juta
Top