Sabtu, 30 Mei 2020

Tawuran, 4 Siswa SMK Muhamadiyah Rangkasbitung Terluka Dicelurit

[foto ilustrasi/net]
Minggu, 29 Sept 2019 | 15:48 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang - Tawuran berdarah dua kelompok pelajar sekolah menengah atas (SMA) terjadi di Jalan Raya Serang - Petir, tepatnya di Kampung Tinggar, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Curug, Kota Serang pada Sabtu, 28 September 2019. Dalam keributan tersebut 4 pelajar SMK Muhamadiyah Rangkasbitung terluka karena terkena sabetan clurit dan mendapat perawatan di puskesmas setempat. 

Korban luka diketahui bernama Rifki (17 tahun), mengalami luka pada dua jari tangan kiri dan paha, Adrian (16 tahun), lyka bacokan pada kepala, punggung, bahu, tangan dan paha, Suradi (16 tahun), luka bacok di bagian punggung dan Mustofa (16 tahun), luka bacok pada bagian bokong. Pelaku yang diduga merupakan oknum pelajar SMK Negeri 4 Kota melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran petugas Unit Reskrim Polsek Curug.

"Ada 4 pelajar dari SMK Muhamadiyah yang terluka akibat senjata tajam. Para pelaku melarikan diri dan masih dalam pencarian," ungkap Kapolsek Curug, Iptu Shilton menghubungi poskotanews.com, Sabtu malam. 

Menurut Kapolsek, masih mengenakan seragam sekolah, korban pelajar SMK Muhamadiyah ini sekira pukul 13.30 WIB, berangkat dari Rangkasbitung dengan menggunakan 3 sepeda motor, semuanya berboncengan satu motor 3 orang. Saat melintas di depan SMK 4 Kota Serang, ada sekelompok pelajar yang tengah nongkrong di gerbang SMK 4.

"Entah karena apa, pelajar yang diduga dari SMK 4 ini lalu mengejar korban dengan mengendari 5 motor, satu motor ditumpaki 3 orang," terang Kapolsek.

Sesaat terjadi kejar-kejaran dan berusaha menghentikan motor korban. Setelah berhasil menghentikan, para pelaku langsung berhamburan mendatangi korban. Tanpa banyak pertanyaan langsung membacokan senjata tajam yang dibawanya kepada para korban. Tak hanya itu, para pelaku juga memukuli korban.

"Usai melampiaskan nafsu jahatnya, para pelaku yang diidentifikasi bernama Panjul dan kawan-kawannya langsung melarikan diri. Korban yang terluka dilarikan petugas polsek dan warga ke puskesmas setempat," kata Shilton.

Kapolsek mengatakan usai mendapat pengobatan,para korban diperbolehkan pulang oleh petugas medis. Ditambahkan, saat ini baru satu korban yang bisa dimintai keterangan di Mapolsek Curug, sementara korban lainnya tidak memungkinkan untuk dimintai ketetangan.

"Identitas pelaku sudah kami dapatkan dan tim reskrim sedangkan melakukan kordinasi dengan pihak sekolah yang diduga sebagai pelaku penyerangan. Kami minta kepada para oelaku untuk segera menyerahkan diri," tandasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Kapolres Serang Serahkan Bantuan Sembako dan APD
Jumat, 29 Mei 2020 | 21:00 WIB
Kapolres Serang Serahkan Bantuan Sembako dan APD
Salah Sasaran, Warga Tanara Kena Bacok
Kamis, 28 Mei 2020 | 20:51 WIB
Salah Sasaran, Warga Tanara Kena Bacok

KOMENTAR

Tawuran, 4 Siswa SMK Muhamadiyah Rangkasbitung Terluka Dicelurit

PEMERINTAHAN

148 dibaca
Pakai Protokol Kesehatan, Pemkab Serang Gelar Halabihalal Terbatas
550 dibaca
Pemkab Serang Bentuk Satgas Ketahanan Pangan Daerah

POLITIK

1083 dibaca
DPP Serahkan ke DPD Gerindra Banten Tentukan Balon Kada
1175 dibaca
PDIP Usulkan Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

86 dibaca
Salah Sasaran, Warga Tanara Kena Bacok
67 dibaca
Kantongi Sabu, Seorang Pemuda di Cilegon Diciduk Polisi

PERISTIWA

74 dibaca
Diduga Stres, Mahasiswi Bina Bangsa Gantung Diri
510 dibaca
Warga Curug Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

EKONOMI & BISNIS

480 dibaca
Sekretaris Bapenda: Bank Banten Gagal Bayar Disebabkan Utang ASN dan DPRD
559 dibaca
Bupati Serang Sebut Bantuan Beras Harus Serap Petani Lokal
Top