Selasa, 29 September 2020

Tanda-tanda Orang yang Disukai dan Dimurkai Allah

[Foto Ilustrasi]
Selasa, 26 Jun 2018 | 00:31 WIB - Mozaik Islami

ZAID al Khoil adalah seorang badui (dari desa atau pedalaman padang pasir Arabia) yang telah memeluk Islam datang ke Madinah untuk menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Setelah menambatkan untanya di depan masjid dan menyampaikan salam kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia berkata, "Ya Rasulullah, saya telah melelahkan kendaraanku selama sembilan hari. Setelah itu saya menuntunnya lagi selama enam hari secara terus menerus. Berpuasa di siang hari dan jarang tidur di malam harinya, sehingga tungganganku sangat lelah. Semua itu saya lakukan hanya untuk menanyakan dua masalah yang merisaukan saya sehingga saya susah tidur."

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memandang lelaki badui itu dengan kagum, seorang muslim sederhana yang telah berjuang begitu beratnya menempuh perjalanan jauh untuk memperoleh penjelasan langsung dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang dua masalah. Beliau bersabda, "Siapakah engkau?"

"Zaid al Khoil (Zaid, sang unta)," kata Zaid.

Tampaknya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kurang berkenan dengan namanya tersebut, seolah-olah kurang jelas mendengar jawabannya, beliau bersabda, "Oh, jadi namamu Zaid al Khoir (Zaid, yang penuh kebaikan)." Jelas sekali kalau Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ingin mengganti namanya, dan Zaid sangat senang dengan penamaan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tersebut. Ia berkata, "Benar, ya Rasulullah, saya Zaid al Khoir."

Setelah itu beliau berkata lagi, "Tanyakanlah. Kemungkinan sesuatu yang sukar itu sudah pernah ditanyakan kepadaku sebelumnya." Zaid berkata, "Saya ingin bertanya kepada Anda tentang tanda orang yang disukai Allah dan tanda orang yang dimurkai-Nya."

"UntungUntung" Kata Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, tampak sekali kegembiraan beliau atas pertanyaan tersebut, tidak salah kalau namanya memang Al Khoir. Kemudian beliau bertanya lagi, "Bagaimana keadaanmu kini, hai Zaid?"

Zaid menjawab, "Saya sekarang ini senang dengan amal kebaikan, senang dengan orang-orang yang mengamalkan kebaikan, dan senang dengan tersebarnya amal kebaikan. Saya menyesal jika tertinggal akan amal kebaikan dan rindu untuk melakukan kebaikan. Jika saya melakukan kebaikan, sedikit atau banyak, saya yakin akan pahalanya."

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Ya itu, itulah dia tandanya. Andai kata Allah tidak suka kepadamu, tentu engkau disiapkan untuk melakukan hal yang lain dari yang kau katakan itu, dan Dia tidak akan peduli di jurang mana engkau akan binasa."

"Cukup, cukup, ya Rasulullah," kata Zaid, seolah ia tidak ingin beliau menjelaskan lebih lanjut. Setelah mengucap terima kasih dan mengucapkan salam perpisahan, Zaid keluar dari masjid dan menaiki kendaraannya, dan memacunya pulang.

Wajah Nabi shallallahu 'alahi wasallam makin bersinar saja tanda beliau sangat gembira. Bagaimana tidak gembira? Musafir dari jauh ini tidak setiap saat bertemu dan bergaul dengan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, tetapi dia bisa merasakan nuansa kasih sayang Allah begitu mendalam, sebagaimana yang dirasakan sahabat-sahabat yang selalu hadir di sekitar sosok "Rahmatan lil alamin" ini, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.

[Referensi: 101 Sahabat Nabi/Hepi Andi Bustomi/Pustaka Al-Kautsar/lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Nikmat dan Berpahala; Inilah Adab Berjima
Kamis, 24 Sept 2020 | 22:34 WIB
Nikmat dan Berpahala; Inilah Adab Berjima
Syahwat Jimak Disukai Para Nabi dan Orang Saleh
Kamis, 24 Sept 2020 | 20:04 WIB
Syahwat Jimak Disukai Para Nabi dan Orang Saleh
3 Gaya Hubungan Suami-Istri yang Dianjurkan Islam
Kamis, 24 Sept 2020 | 19:44 WIB
3 Gaya Hubungan Suami-Istri yang Dianjurkan Islam

KOMENTAR

Tanda-tanda Orang yang Disukai dan Dimurkai Allah

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

76 dibaca
Rakor, Pjs Bupati Serang Fokus Penanganan Covid-19
176 dibaca
Wagub Andika Lantik Pjs Bupati Serang dan Pandeglang

POLITIK

24 dibaca
Uji Publik DPS, KPU Kabupaten Serang Pastikan DPT Bakal Bertambah
305 dibaca
Dapat Nomor Urut 1, Tatu-Pandji Siap Tuntaskan Pembangunan
201 dibaca
Terapkan Prokes Covid, KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wabup Serang

HUKUM & KRIMINAL

177 dibaca
Polres Serang Ringkus Dua Pelaku Penggelapan Ribuan Sepatu Ekspor
95 dibaca
Dua Gadis ABG Digilir Tujuh Pemuda

PERISTIWA

277 dibaca
Curi Kotak Amal, TSP jadi Bulan-bulanan Warga
448 dibaca
Razia Prokes, Gugus Tugas Kabupaten Serang Sanksi Puluhan Pelanggar

EKONOMI & BISNIS

136 dibaca
Dukung Ketahanan Pangan, Polda Banten PT. IP Budidaya Ikan
Top