Selasa, 20 Agustus 2019

Tak Memikirkan Akhirat dan Dunia Sama Saja Hewan

[foto ilustrasi]
Selasa, 12 Feb 2019 | 10:29 WIB - Mozaik Islami

RASULULLAH shallallahu alaihi wasallam tidak pernah mengeluarkan generasi terbaik generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya, dan generasi selanjutnyanya lagi.

Setelah itu mengumumkan suatu zaman yang disampaikan kejelekan. Salah satu tandanya adalah banyak orang kegemukan. Beliau bersabda:

"Umat terbaik di antara kalian adalah pada generasiku ini, kemudian generasi selanjutnya, kemudian generasi berikutnya lagi." Imran (Imran bin Husain, sahabat yang meriwayatkan hadits ini) mengatakan, saya tidak ingat apakah Nabi shallallahu alaihi wasallam mengutip dua generasi setelahnya atau tiga generasi. Kemudian Nabi shallallahu alaihi melanjutkan sabdanya: "Sesungguhnya setelah generasi kamu nanti akan muncul sebagai kaum yang berkhianat dan tidak dapat dipertanggungjawabkan, mereka memberikan pertanggungjawaban yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kesaksiannya, mereka bernadzar tapi mengingkarinya, dan saat ini juga banyak orang yang menemukan kegemukan" ( HR. Al Bukhari)

Dalam hadis ini hanya mendukung pada zaman ini banyak orang mengganti kegemukan. Khianat, kesaksian palsu dan mengingkari nadzar.

Namun yang perlu kita renungkan, setiap yang berlebih-lebihan merupakan hal yang tidak baik. Gemuk itu baik, tapi kalau sudah kegemukan, menjadi tidak baik. Singkatnya dari segi kesehatan.

Di zaman sahabat juga ada orang yang kegemukan, namun memenangkan tidak banyak. Salah satunya tidak pernah bertemu dengan Umar bin Khattab radhiyallahu anhu.

"Mengapa perutmu besar seperti ini?", Tanya Umar bin Khattab saat berpapasan menggunakan sebuah jalan.

Ini adalah karunia dari Allah, "jawab orang itu.

"Ini bukan barakah, tapi azab dari Allah!" kata Umar, "Hai sekalian manusia, hindarilah perut yang besar. Sebab itu membuat kamu malas menunaikan shalat, merusak organ tubuh dan menyebabkan banyak penyakit. Makanlah secukupnya. Agar kalian semangat menunaikan shalat, terhindar dari sifat boros, dan lebih giat beribadah bagi Allah. "

Imam Syafii memberikan nasihatnya tentang kegemukan, "Sama sekali tidak akan beruntung orang yang gemuk, kecuali Muhammad bin Asy-Syaibany."

Lalu ada yang bertanya, "Mengapa demikian wahai Imam?"

"Karena seorang yang berakal tidak lepas dari dua hal; sibuk menyelesaikan urusan akhiratnya atau urusan dunianya, sedangkan kegemukan tidak terjadi jika banyak pikiran. Jika ada yang tidak menyelesaikan akhiratnya atau dunianinya berarti ia sama saja dengan hewan." [lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Bertakwalah, Jangan Asal Sebar Berita Fitnah!
Senin, 19 Agt 2019 | 15:22 WIB
Bertakwalah, Jangan Asal Sebar Berita Fitnah!
Barang Siapa Berselawat Kepada Rasulullah Sekali..
Minggu, 18 Agt 2019 | 20:35 WIB
Barang Siapa Berselawat Kepada Rasulullah Sekali..
Enam Larangan Dalam Hubungan Suami-Istri
Minggu, 18 Agt 2019 | 20:24 WIB
Enam Larangan Dalam Hubungan Suami-Istri

KOMENTAR

Tak Memikirkan Akhirat dan Dunia Sama Saja Hewan
katarBanten

PEMERINTAHAN

668 dibaca
TAPD Tak Boleh Pangkas Anggaran Tanpa Seizin KPU dan Bawaslu
204 dibaca
Tatu: Efisiensi Anggaran Dilakukan Sejak Menjabat Bupati Serang
katarBanten1

POLITIK

214 dibaca
Pilkades Serentak 2019 di Kabupaten Serang Digelar 3 November
218 dibaca
Pilkada Serang 2020, PKS Sebut Belum Ada Penantang Petahana

HUKUM & KRIMINAL

197 dibaca
Pelaku Curanmor di Kibin Tewas Setelah Dianiaya Warga

PERISTIWA

517 dibaca
Gunakan Water Canon Salurkan Bantuan Air Bersih di Pontang

EKONOMI & BISNIS

297 dibaca
Ini Dia Perlengkapan Perkayuan yang Wajib Dimiliki untuk Wood Working
Top