Jumat, 26 April 2019

Tak Memikirkan Akhirat dan Dunia Sama Saja Hewan

[foto ilustrasi]
Selasa, 12 Feb 2019 | 10:29 WIB - Mozaik Islami

RASULULLAH shallallahu alaihi wasallam tidak pernah mengeluarkan generasi terbaik generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya, dan generasi selanjutnyanya lagi.

Setelah itu mengumumkan suatu zaman yang disampaikan kejelekan. Salah satu tandanya adalah banyak orang kegemukan. Beliau bersabda:

"Umat terbaik di antara kalian adalah pada generasiku ini, kemudian generasi selanjutnya, kemudian generasi berikutnya lagi." Imran (Imran bin Husain, sahabat yang meriwayatkan hadits ini) mengatakan, saya tidak ingat apakah Nabi shallallahu alaihi wasallam mengutip dua generasi setelahnya atau tiga generasi. Kemudian Nabi shallallahu alaihi melanjutkan sabdanya: "Sesungguhnya setelah generasi kamu nanti akan muncul sebagai kaum yang berkhianat dan tidak dapat dipertanggungjawabkan, mereka memberikan pertanggungjawaban yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kesaksiannya, mereka bernadzar tapi mengingkarinya, dan saat ini juga banyak orang yang menemukan kegemukan" ( HR. Al Bukhari)

Dalam hadis ini hanya mendukung pada zaman ini banyak orang mengganti kegemukan. Khianat, kesaksian palsu dan mengingkari nadzar.

Namun yang perlu kita renungkan, setiap yang berlebih-lebihan merupakan hal yang tidak baik. Gemuk itu baik, tapi kalau sudah kegemukan, menjadi tidak baik. Singkatnya dari segi kesehatan.

Di zaman sahabat juga ada orang yang kegemukan, namun memenangkan tidak banyak. Salah satunya tidak pernah bertemu dengan Umar bin Khattab radhiyallahu anhu.

"Mengapa perutmu besar seperti ini?", Tanya Umar bin Khattab saat berpapasan menggunakan sebuah jalan.

Ini adalah karunia dari Allah, "jawab orang itu.

"Ini bukan barakah, tapi azab dari Allah!" kata Umar, "Hai sekalian manusia, hindarilah perut yang besar. Sebab itu membuat kamu malas menunaikan shalat, merusak organ tubuh dan menyebabkan banyak penyakit. Makanlah secukupnya. Agar kalian semangat menunaikan shalat, terhindar dari sifat boros, dan lebih giat beribadah bagi Allah. "

Imam Syafii memberikan nasihatnya tentang kegemukan, "Sama sekali tidak akan beruntung orang yang gemuk, kecuali Muhammad bin Asy-Syaibany."

Lalu ada yang bertanya, "Mengapa demikian wahai Imam?"

"Karena seorang yang berakal tidak lepas dari dua hal; sibuk menyelesaikan urusan akhiratnya atau urusan dunianya, sedangkan kegemukan tidak terjadi jika banyak pikiran. Jika ada yang tidak menyelesaikan akhiratnya atau dunianinya berarti ia sama saja dengan hewan." [lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Hai Muslimah! Hiasilah Dirimu dengan Rasa Malu
Jumat, 26 Apr 2019 | 12:02 WIB
Hai Muslimah! Hiasilah Dirimu dengan Rasa Malu
Manusia Terburuk Orang yang Mempersulit Keluarga
Jumat, 26 Apr 2019 | 11:57 WIB
Manusia Terburuk Orang yang Mempersulit Keluarga
Pekerjaan Paling Mulia di Mata Rasulullah
Kamis, 25 Apr 2019 | 21:06 WIB
Pekerjaan Paling Mulia di Mata Rasulullah
Perempuan tidak Boleh Pasrah Terhadap Masalah
Kamis, 25 Apr 2019 | 20:45 WIB
Perempuan tidak Boleh Pasrah Terhadap Masalah

KOMENTAR

Tak Memikirkan Akhirat dan Dunia Sama Saja Hewan

PEMERINTAHAN

203 dibaca
Tatu Optimis Pemkab Serang Raih WTP Tanpa Catatan dari BPK RI
6828 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5970 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB

POLITIK

21749 dibaca
Akui Kalah di Banten, Ketua TKD Salahkan Masyarakat dan Kyai Ma'ruf
225 dibaca
Tunggu Hasil Resmi KPU, Andika: Kita Jaga Kondusifitas
202 dibaca
Gubernur Tunggu Rekomendasi KASN Soal Tiga ASN Dukung Calon DPD RI

HUKUM & KRIMINAL

194 dibaca
Polisi Tembak Dua Tersangka Perampok Spesialis Mini Market
127 dibaca
Dua Ribu Gram Sabu dari Jaringan Internasional Dimusnahkan
183 dibaca
Polda Selidiki Pemalsuan 80 SPBJ Palsu di Tangerang

PERISTIWA

1259 dibaca
Pertemuan Gubernur Banten dengan HMI Serang Tuai Kritikan
264 dibaca
Satu Petugas KPPS Meninggal Dunia, Bupati Serang Berduka
269 dibaca
Ricuh Saat Demo Gubernur, HMI Lapor ke Propam Polda Banten

EKONOMI & BISNIS

79 dibaca
Layani Pensiunan, Bank Banten Jalin Kemitraan dengan BPR Baturaja
186 dibaca
Bank Banten Dukung Layanan Samsat Nasional Modern Channel
Top