Minggu, 17 Februari 2019

Tak Memikirkan Akhirat dan Dunia Sama Saja Hewan

[foto ilustrasi]
Selasa, 12 Feb 2019 | 10:29 WIB - Mozaik Islami

RASULULLAH shallallahu alaihi wasallam tidak pernah mengeluarkan generasi terbaik generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya, dan generasi selanjutnyanya lagi.

Setelah itu mengumumkan suatu zaman yang disampaikan kejelekan. Salah satu tandanya adalah banyak orang kegemukan. Beliau bersabda:

"Umat terbaik di antara kalian adalah pada generasiku ini, kemudian generasi selanjutnya, kemudian generasi berikutnya lagi." Imran (Imran bin Husain, sahabat yang meriwayatkan hadits ini) mengatakan, saya tidak ingat apakah Nabi shallallahu alaihi wasallam mengutip dua generasi setelahnya atau tiga generasi. Kemudian Nabi shallallahu alaihi melanjutkan sabdanya: "Sesungguhnya setelah generasi kamu nanti akan muncul sebagai kaum yang berkhianat dan tidak dapat dipertanggungjawabkan, mereka memberikan pertanggungjawaban yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kesaksiannya, mereka bernadzar tapi mengingkarinya, dan saat ini juga banyak orang yang menemukan kegemukan" ( HR. Al Bukhari)

Dalam hadis ini hanya mendukung pada zaman ini banyak orang mengganti kegemukan. Khianat, kesaksian palsu dan mengingkari nadzar.

Namun yang perlu kita renungkan, setiap yang berlebih-lebihan merupakan hal yang tidak baik. Gemuk itu baik, tapi kalau sudah kegemukan, menjadi tidak baik. Singkatnya dari segi kesehatan.

Di zaman sahabat juga ada orang yang kegemukan, namun memenangkan tidak banyak. Salah satunya tidak pernah bertemu dengan Umar bin Khattab radhiyallahu anhu.

"Mengapa perutmu besar seperti ini?", Tanya Umar bin Khattab saat berpapasan menggunakan sebuah jalan.

Ini adalah karunia dari Allah, "jawab orang itu.

"Ini bukan barakah, tapi azab dari Allah!" kata Umar, "Hai sekalian manusia, hindarilah perut yang besar. Sebab itu membuat kamu malas menunaikan shalat, merusak organ tubuh dan menyebabkan banyak penyakit. Makanlah secukupnya. Agar kalian semangat menunaikan shalat, terhindar dari sifat boros, dan lebih giat beribadah bagi Allah. "

Imam Syafii memberikan nasihatnya tentang kegemukan, "Sama sekali tidak akan beruntung orang yang gemuk, kecuali Muhammad bin Asy-Syaibany."

Lalu ada yang bertanya, "Mengapa demikian wahai Imam?"

"Karena seorang yang berakal tidak lepas dari dua hal; sibuk menyelesaikan urusan akhiratnya atau urusan dunianya, sedangkan kegemukan tidak terjadi jika banyak pikiran. Jika ada yang tidak menyelesaikan akhiratnya atau dunianinya berarti ia sama saja dengan hewan." [lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Azab untuk Istri yang Menolak Jimak dengan Suami
Jumat, 15 Feb 2019 | 18:15 WIB
Azab untuk Istri yang Menolak Jimak dengan Suami
11 Ancaman Penyakit Berpakaian Sangat Ketat
Kamis, 14 Feb 2019 | 12:01 WIB
11 Ancaman Penyakit Berpakaian Sangat Ketat
Doa Ampuh Orangtua untuk Anak, Buktikan!
Rabu, 13 Feb 2019 | 07:41 WIB
Doa Ampuh Orangtua untuk Anak, Buktikan!
Keadaan Seorang Hamba yang Dekat dengan Allah
Rabu, 13 Feb 2019 | 07:36 WIB
Keadaan Seorang Hamba yang Dekat dengan Allah

KOMENTAR

Tak Memikirkan Akhirat dan Dunia Sama Saja Hewan

PEMERINTAHAN

512 dibaca
Ketua dan Pengurus PPDI Kecamatan Jawilan Dilantik
400 dibaca
Tahun Ini, Dana Desa Pemprov Banten Tembus Rp61,9 Miliar
301 dibaca
Dihadapan Kades se-Lebak, Andika Beberkan Prioritas Penggunaan Dana Desa

POLITIK

340 dibaca
KPU Kabupaten Serang Target Satu Relawan Demokrasi 1000 Pemilih
246 dibaca
Warga Belum Paham Berpartisipasi pada Pemilu 2019
4239 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu

HUKUM & KRIMINAL

104 dibaca
Buron Curanmor Pingsan Saat Persembunyiannya Digerebag
84 dibaca
Diringkus, Dua dari Enam Bandit Jalanan Ditembak
502 dibaca
BNN Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Pelabuhan Bojonegara

PERISTIWA

297 dibaca
Jelang Pemilu, Pejabat Polres Serang Gencar Kunjungi Ponpes dan Ulama
319 dibaca
Suhendar Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

EKONOMI & BISNIS

285 dibaca
Produksi Pangan Kabupaten Serang Surplus dan Aman
277 dibaca
Pencairan Bansos, Dinsos Banten Libatkan Dua Lembaga Perbankan
Top