Senin, 23 September 2019

Tahun Politik, Diskusi Politik dan Tafsir Politik

(foto ilustrasi)
Senin, 16 Apr 2018 | 19:55 WIB - Mozaik Islami

Oleh: KH Ahmad Imam Mawardi

DUNIA medsos kini menjadi dunia gonjang ganjing. Maklum saja, tahun ini adalah tahun politik. Dinamakan tahun politik karena perhelatan politik berupa pilkada sedang hangat-hangatnya ditampilkan. Pilkada tingkat kabubaten/kota dan tingkat propinsi relatif serentak. Sementara pilpres tinggal setahun lagi.

Kini, nyaris tak ada yang tidak dibaca dengan kacamata politik. Posisi tangan penceramah dan acungan jemarinya tak lagi menjadi bahasa tubuh yang netral, ia menjadi simbol politik yang ditafsir rama-ramai. Foto bersama "calon" lebih kental lagi makna politiknya. Sampai-sampai, ada kiai yang tak mau berfoto bersama calon. Walau memang ada yang tamak foto bersama.

Diskusi politik menjadi hidup di mana-mana, termasuk di warung kopi. Bahkan, ada banyak pegiat medsos yang terus berpolitik ria senajan masih ada di ruang toilet. Isu kecil dibesar-besarkan. Isu besar disembunyikan. Ahaaa, arah permainan sulit ditebak.

Satu keluarga nyaris baku hantam gara-gara berdebat politik ini. Mereka tengah berdebat calon wakil presiden yang akan mendampingi Pak Jokowi dalam pilpres yang akan datang. Sang paman masih mendukung Pak JK untuk jadi wakil kedua kalinya. Sang keponakan mendukung TGB atau Jendral Gatot.

Diskusi kalau tidak didasari sikap obyektifitas akademis memang cenderung beringas tak sistematis. Ujungnya adalah marah-marah full emosi. Untuk sang kakek cepat keluar mendamaikan: "JK itu sangat diperlukan oleh Jokowi. Tanpa JK, Jokowi akan menjadi OOWI." Banyak yang tertawa, sayapun tertawa hingga harua berhenti menulis.

Santai saja, rileks saja, jalani. Semoga Allah memilihkan bupati, gubernur dan presiden terbaik. Ingin tahu pilihan saya? Salam, AIM. [lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Keberkahan untuk Diri Sendiri dan Orang Lain
Minggu, 22 Sept 2019 | 17:56 WIB
Keberkahan untuk Diri Sendiri dan Orang Lain
Jangan Mengganggu Jin, Jika Tak Mau Diganggu!
Minggu, 22 Sept 2019 | 17:13 WIB
Jangan Mengganggu Jin, Jika Tak Mau Diganggu!

KOMENTAR

Tahun Politik, Diskusi Politik dan Tafsir Politik

PEMERINTAHAN

266 dibaca
Tatu Lantik Ratusan Pejabat Pemkab Serang
213 dibaca
Bangun 28 Gedung OPD di Puspemkab Serang Butuh Dana Rp300 M
242 dibaca
Bangun Gedung Puspemkab, Pemprov Siap Kucurkan Bankeu

POLITIK

197 dibaca
Kembalikan Formulir Balon Bupati Serang, Tatu Optimis Diusung PDIP
894 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu Berharap dapat Dukungan Partai Lain
1205 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu-Pandji Kembali Maju jadi Balon Bupati dan Wabup

HUKUM & KRIMINAL

103 dibaca
Ungkap Sindikat Curanmor, Resmob Tangkap 4 Pelaku dan Penadah
144 dibaca
Wanita Paruh Baya Berhasil Menangkap Maling
102 dibaca
Jual Obat-obatan Terlarang, MY Ditangkap Polisi AB DPO

PERISTIWA

132 dibaca
Kapolres Serang Imbau Calon Kades Kalah Harus Terima
950 dibaca
Duuh, Sepasang Kekasih di Cikande Dipaksa Preman Lepas Pakaian

EKONOMI & BISNIS

341 dibaca
Geram, Bupati Serang Ancam Sanksi Perusahaan yang Abaikan CSR
285 dibaca
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Andika Kunjungi Bank bjb Banten
Top