Kamis, 19 Juli 2018

Tahun Politik, Diskusi Politik dan Tafsir Politik

(foto ilustrasi)
Senin, 16 Apr 2018 | 19:55 WIB - Mozaik Islami

Oleh: KH Ahmad Imam Mawardi

DUNIA medsos kini menjadi dunia gonjang ganjing. Maklum saja, tahun ini adalah tahun politik. Dinamakan tahun politik karena perhelatan politik berupa pilkada sedang hangat-hangatnya ditampilkan. Pilkada tingkat kabubaten/kota dan tingkat propinsi relatif serentak. Sementara pilpres tinggal setahun lagi.

Kini, nyaris tak ada yang tidak dibaca dengan kacamata politik. Posisi tangan penceramah dan acungan jemarinya tak lagi menjadi bahasa tubuh yang netral, ia menjadi simbol politik yang ditafsir rama-ramai. Foto bersama "calon" lebih kental lagi makna politiknya. Sampai-sampai, ada kiai yang tak mau berfoto bersama calon. Walau memang ada yang tamak foto bersama.

Diskusi politik menjadi hidup di mana-mana, termasuk di warung kopi. Bahkan, ada banyak pegiat medsos yang terus berpolitik ria senajan masih ada di ruang toilet. Isu kecil dibesar-besarkan. Isu besar disembunyikan. Ahaaa, arah permainan sulit ditebak.

Satu keluarga nyaris baku hantam gara-gara berdebat politik ini. Mereka tengah berdebat calon wakil presiden yang akan mendampingi Pak Jokowi dalam pilpres yang akan datang. Sang paman masih mendukung Pak JK untuk jadi wakil kedua kalinya. Sang keponakan mendukung TGB atau Jendral Gatot.

Diskusi kalau tidak didasari sikap obyektifitas akademis memang cenderung beringas tak sistematis. Ujungnya adalah marah-marah full emosi. Untuk sang kakek cepat keluar mendamaikan: "JK itu sangat diperlukan oleh Jokowi. Tanpa JK, Jokowi akan menjadi OOWI." Banyak yang tertawa, sayapun tertawa hingga harua berhenti menulis.

Santai saja, rileks saja, jalani. Semoga Allah memilihkan bupati, gubernur dan presiden terbaik. Ingin tahu pilihan saya? Salam, AIM. [lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Islam Melarang Menisbatkan Nama Istri kepada Suami
Selasa, 17 Jul 2018 | 19:24 WIB
Islam Melarang Menisbatkan Nama Istri kepada Suami
Dakwah Lewat Akhlak Lebih Manjur dari Ceramah
Senin, 16 Jul 2018 | 22:09 WIB
Dakwah Lewat Akhlak Lebih Manjur dari Ceramah

KOMENTAR

Tahun Politik, Diskusi Politik dan Tafsir Politik

PEMERINTAHAN

225 dibaca
Lantik Sekda Baru, Bupati Serang Minta Perkuat Konsolidasi dan Koordinasi
160 dibaca
Rehab Kantor Koperasi dan UKM Lebak Telan Dana Rp3,8 Miliar
117 dibaca
Kepala BKKBN Apresiasi Kinerja Pemkab Serang

POLITIK

396 dibaca
Pemilu 2019, Hanura Pandeglang Target Raih 12 Kursi di DPRD
198 dibaca
Pileg 2019, Mayoritas Caleg PKS Lebak adalah Generasi Milenial
416 dibaca
Suami Bupati Lebak Nyalon DPD RI, Apa Misinya? 

HUKUM & KRIMINAL

65 dibaca
Pelaku Diduga Penyandang Dana Politik Uang Pilkada Kota Serang Diringkus
170 dibaca
Kejari Lebak Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Pasar Gajrug Rp19 M
Top