Sabtu, 18 Januari 2020

Soal Pergub Berobat Gratis Kata WH dan Dinkes Banten, Siapa yang Bohong?  

Gubernur Banten Wahidin Halim [Foto Istimewa]
Minggu, 29 Jul 2018 | 21:11 WIB - Serang Kesehatan

lBC, Serang - Program berobat gratis sebagai janji kampanye Wahidin Halim-Andika Hazrumy pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten lalu masih belum jelas. Pertanyaannya yakni, apakah sudah berjalan atau belum karena perlunya ada kekuatan hukum salah satunya Peraturan Gubernur (Pergub). 

Namun demikian, Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan jika program berobat gratis sudah berjalan sejak Tahun 2017 lalu. Bahkan, Pergub pun sudah ditandatanganinya pada tahun lalu.

“Pergub (berobat gratis) sudah tahun lalu (2017). Hampir 700 ribu orang dan di anggarkan Rp135 miliar. Yang belum itu orang yang punya BPJS tapi belum mampu bayar, mau masuk BPJS belum mampu itu kita yang bayar. Pas Sakit ga punya uang, kita yang bayarin. Kesehatan gratis sudah,” kata WH sapaan Wahidin Halim kepada wartawan akhir pekan kemarin di Kota Serang.

WH menyarankan agar program berobat gratis jangan terus di putar-putar, diketahui masyarakat masuk kategori miskin sebanyak 600 ribu orang. “Jangan potar patir melanggar aturan. Mana yang sakit kita bayar, jangan putar patir. Tujuan gubernur  baik,”tukas WH.

Sedangkan terkait statemen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melanggar aturan jika berobat gratis tidak di integrasikan dengan Program Pusat yakni Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Karena program tersebut membebani APBD, WH membantahnya. “Melanggar aturan, mana ada melanggar aturan. Yang KPK maksud KPK orang yang wajib bayar BPJS, namun ketika sakit tidak ada uang itu gubernur yang tampil pejuang. Itu sudah jalan,”cetus WH.

Kendati demikian, atas upaya yang dilakukan Gubernur WH perlu adanya kekuatan hukum untuk membiaya masyarakat miskin tersebut. Salah satunya melalui Pergub. Akan tetapi, berbeda dengan yang dikatakan Pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten yang enggan namanya disebut.

Kata dia, memang masyarakat miskin bisa berobat gratis dengan menggunakan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) untuk di RSUD Malingping dan RSUD Banten Pergub yang lama sebelum WH menjabat sebagai Gubernur Banten. Namun, untuk Pergub yang baru belum ditandatangani. “Belum memang sampai sekarang. Maklum kondisinya seperti ini,”ujarnya dengan nada khawatir namanya disebut. 

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Soal Pergub Berobat Gratis Kata WH dan Dinkes Banten, Siapa yang Bohong?  

BERITA TERKAIT

x.ackd

PEMERINTAHAN

226 dibaca
Bupati Serang: APBD Rp 3 Triliun Adalah Amanah Rakyat
315 dibaca
Lantik 277 Pejabat, Bupati Serang Minta Pemerintah Kecamatan Siaga Bencana

POLITIK

379 dibaca
KPU Kabupaten Serang Buka Pendaftaran Calon Anggota PPK
192 dibaca
Sekda Kabupaten Serang: Kita Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilkada

HUKUM & KRIMINAL

73 dibaca
Cabuli Anak Tiri Warga Kelurahan Unyur Diamankan Polisi

PERISTIWA

388 dibaca
Tak Mampu Penuhi Mahar Janda Idamannya, Pria Ini Tewas Gantung

EKONOMI & BISNIS

140 dibaca
Andika: Banten Siap Dukung Kebijakan Strategis OJK
Top