Rabu, 20 Januari 2021

Soal Pergub Berobat Gratis Kata WH dan Dinkes Banten, Siapa yang Bohong?  

Gubernur Banten Wahidin Halim [Foto Istimewa]
Minggu, 29 Jul 2018 | 21:11 WIB - Serang Kesehatan

lBC, Serang - Program berobat gratis sebagai janji kampanye Wahidin Halim-Andika Hazrumy pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten lalu masih belum jelas. Pertanyaannya yakni, apakah sudah berjalan atau belum karena perlunya ada kekuatan hukum salah satunya Peraturan Gubernur (Pergub). 

Namun demikian, Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan jika program berobat gratis sudah berjalan sejak Tahun 2017 lalu. Bahkan, Pergub pun sudah ditandatanganinya pada tahun lalu.

“Pergub (berobat gratis) sudah tahun lalu (2017). Hampir 700 ribu orang dan di anggarkan Rp135 miliar. Yang belum itu orang yang punya BPJS tapi belum mampu bayar, mau masuk BPJS belum mampu itu kita yang bayar. Pas Sakit ga punya uang, kita yang bayarin. Kesehatan gratis sudah,” kata WH sapaan Wahidin Halim kepada wartawan akhir pekan kemarin di Kota Serang.

WH menyarankan agar program berobat gratis jangan terus di putar-putar, diketahui masyarakat masuk kategori miskin sebanyak 600 ribu orang. “Jangan potar patir melanggar aturan. Mana yang sakit kita bayar, jangan putar patir. Tujuan gubernur  baik,”tukas WH.

Sedangkan terkait statemen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melanggar aturan jika berobat gratis tidak di integrasikan dengan Program Pusat yakni Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Karena program tersebut membebani APBD, WH membantahnya. “Melanggar aturan, mana ada melanggar aturan. Yang KPK maksud KPK orang yang wajib bayar BPJS, namun ketika sakit tidak ada uang itu gubernur yang tampil pejuang. Itu sudah jalan,”cetus WH.

Kendati demikian, atas upaya yang dilakukan Gubernur WH perlu adanya kekuatan hukum untuk membiaya masyarakat miskin tersebut. Salah satunya melalui Pergub. Akan tetapi, berbeda dengan yang dikatakan Pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten yang enggan namanya disebut.

Kata dia, memang masyarakat miskin bisa berobat gratis dengan menggunakan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) untuk di RSUD Malingping dan RSUD Banten Pergub yang lama sebelum WH menjabat sebagai Gubernur Banten. Namun, untuk Pergub yang baru belum ditandatangani. “Belum memang sampai sekarang. Maklum kondisinya seperti ini,”ujarnya dengan nada khawatir namanya disebut. 

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Soal Pergub Berobat Gratis Kata WH dan Dinkes Banten, Siapa yang Bohong?  

BERITA TERKAIT

INILAH BANTEN

28 dibaca
Brimob Polda Banten, Siap Antisipasi Penanggulangan Bencana
92 dibaca
HPN 2021 SMSI Sumbang Jalan dan Sarana Sanitasi

INILAH SERANG

11 dibaca
Pimpin Sertijab, Kapolres Serang Minta Personil Tingkatkan Kampanye Prokes
103 dibaca
Sekda: Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Serang Diharap 17 Februari

HUKUM & KRIMINAL

296 dibaca
Sedang Tidur, Pengedar Sabu Ditangkap Dirumahnya
62 dibaca
Arief Budiman Diberhentikan, Ilham Jadi plt

POLITIK

82 dibaca
KPU Pandeglang Siapkan Materi Gugatan di MK
103 dibaca
Sekda: Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Serang Diharap 17 Februari

PENDIDIKAN

141 dibaca
Nadiem Makarim Bicara Korban Sriwijaya Air
271 dibaca
Tenaga Pengajar Berstatus ASN di Pandeglang Masih Minim
Top