Selasa, 17 September 2019

Soal Pergub Berobat Gratis Kata WH dan Dinkes Banten, Siapa yang Bohong?  

Gubernur Banten Wahidin Halim [Foto Istimewa]
Minggu, 29 Jul 2018 | 21:11 WIB - Serang Kesehatan

lBC, Serang - Program berobat gratis sebagai janji kampanye Wahidin Halim-Andika Hazrumy pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten lalu masih belum jelas. Pertanyaannya yakni, apakah sudah berjalan atau belum karena perlunya ada kekuatan hukum salah satunya Peraturan Gubernur (Pergub). 

Namun demikian, Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan jika program berobat gratis sudah berjalan sejak Tahun 2017 lalu. Bahkan, Pergub pun sudah ditandatanganinya pada tahun lalu.

“Pergub (berobat gratis) sudah tahun lalu (2017). Hampir 700 ribu orang dan di anggarkan Rp135 miliar. Yang belum itu orang yang punya BPJS tapi belum mampu bayar, mau masuk BPJS belum mampu itu kita yang bayar. Pas Sakit ga punya uang, kita yang bayarin. Kesehatan gratis sudah,” kata WH sapaan Wahidin Halim kepada wartawan akhir pekan kemarin di Kota Serang.

WH menyarankan agar program berobat gratis jangan terus di putar-putar, diketahui masyarakat masuk kategori miskin sebanyak 600 ribu orang. “Jangan potar patir melanggar aturan. Mana yang sakit kita bayar, jangan putar patir. Tujuan gubernur  baik,”tukas WH.

Sedangkan terkait statemen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melanggar aturan jika berobat gratis tidak di integrasikan dengan Program Pusat yakni Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Karena program tersebut membebani APBD, WH membantahnya. “Melanggar aturan, mana ada melanggar aturan. Yang KPK maksud KPK orang yang wajib bayar BPJS, namun ketika sakit tidak ada uang itu gubernur yang tampil pejuang. Itu sudah jalan,”cetus WH.

Kendati demikian, atas upaya yang dilakukan Gubernur WH perlu adanya kekuatan hukum untuk membiaya masyarakat miskin tersebut. Salah satunya melalui Pergub. Akan tetapi, berbeda dengan yang dikatakan Pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten yang enggan namanya disebut.

Kata dia, memang masyarakat miskin bisa berobat gratis dengan menggunakan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) untuk di RSUD Malingping dan RSUD Banten Pergub yang lama sebelum WH menjabat sebagai Gubernur Banten. Namun, untuk Pergub yang baru belum ditandatangani. “Belum memang sampai sekarang. Maklum kondisinya seperti ini,”ujarnya dengan nada khawatir namanya disebut. 

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Saka Bhayangkara Ikuti Pelatihan Kamtibmas
Minggu, 15 Sept 2019 | 19:52 WIB
Saka Bhayangkara Ikuti Pelatihan Kamtibmas
Kerap Lakukan Pemerasan di KP3B, 4 Pemuda Diringkus
Sabtu, 14 Sept 2019 | 15:48 WIB
Kerap Lakukan Pemerasan di KP3B, 4 Pemuda Diringkus
Kapolsek Ciruas Anjangsana ke Mess Siswa Asal Papua
Sabtu, 14 Sept 2019 | 14:57 WIB
Kapolsek Ciruas Anjangsana ke Mess Siswa Asal Papua

KOMENTAR

Soal Pergub Berobat Gratis Kata WH dan Dinkes Banten, Siapa yang Bohong?  

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

179 dibaca
Bangun 28 Gedung OPD di Puspemkab Serang Butuh Dana Rp300 M
234 dibaca
Bangun Gedung Puspemkab, Pemprov Siap Kucurkan Bankeu
katarBanten1

POLITIK

691 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu Berharap dapat Dukungan Partai Lain
998 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu-Pandji Kembali Maju jadi Balon Bupati dan Wabup

HUKUM & KRIMINAL

375 dibaca
Kerap Lakukan Pemerasan di KP3B, 4 Pemuda Diringkus
914 dibaca
Diduga Peras Kades, Oknum LSM Terjaring OTT

PERISTIWA

906 dibaca
Duuh, Sepasang Kekasih di Cikande Dipaksa Preman Lepas Pakaian
1375 dibaca
Mengenaskan, Gadis Baduy Tewas Dibacok

EKONOMI & BISNIS

329 dibaca
Geram, Bupati Serang Ancam Sanksi Perusahaan yang Abaikan CSR
269 dibaca
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Andika Kunjungi Bank bjb Banten
Top