Jumat, 21 Februari 2020

Soal Pergub Berobat Gratis Kata WH dan Dinkes Banten, Siapa yang Bohong?  

Gubernur Banten Wahidin Halim [Foto Istimewa]
Minggu, 29 Jul 2018 | 21:11 WIB - Serang Kesehatan

lBC, Serang - Program berobat gratis sebagai janji kampanye Wahidin Halim-Andika Hazrumy pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten lalu masih belum jelas. Pertanyaannya yakni, apakah sudah berjalan atau belum karena perlunya ada kekuatan hukum salah satunya Peraturan Gubernur (Pergub). 

Namun demikian, Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan jika program berobat gratis sudah berjalan sejak Tahun 2017 lalu. Bahkan, Pergub pun sudah ditandatanganinya pada tahun lalu.

“Pergub (berobat gratis) sudah tahun lalu (2017). Hampir 700 ribu orang dan di anggarkan Rp135 miliar. Yang belum itu orang yang punya BPJS tapi belum mampu bayar, mau masuk BPJS belum mampu itu kita yang bayar. Pas Sakit ga punya uang, kita yang bayarin. Kesehatan gratis sudah,” kata WH sapaan Wahidin Halim kepada wartawan akhir pekan kemarin di Kota Serang.

WH menyarankan agar program berobat gratis jangan terus di putar-putar, diketahui masyarakat masuk kategori miskin sebanyak 600 ribu orang. “Jangan potar patir melanggar aturan. Mana yang sakit kita bayar, jangan putar patir. Tujuan gubernur  baik,”tukas WH.

Sedangkan terkait statemen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melanggar aturan jika berobat gratis tidak di integrasikan dengan Program Pusat yakni Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Karena program tersebut membebani APBD, WH membantahnya. “Melanggar aturan, mana ada melanggar aturan. Yang KPK maksud KPK orang yang wajib bayar BPJS, namun ketika sakit tidak ada uang itu gubernur yang tampil pejuang. Itu sudah jalan,”cetus WH.

Kendati demikian, atas upaya yang dilakukan Gubernur WH perlu adanya kekuatan hukum untuk membiaya masyarakat miskin tersebut. Salah satunya melalui Pergub. Akan tetapi, berbeda dengan yang dikatakan Pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten yang enggan namanya disebut.

Kata dia, memang masyarakat miskin bisa berobat gratis dengan menggunakan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) untuk di RSUD Malingping dan RSUD Banten Pergub yang lama sebelum WH menjabat sebagai Gubernur Banten. Namun, untuk Pergub yang baru belum ditandatangani. “Belum memang sampai sekarang. Maklum kondisinya seperti ini,”ujarnya dengan nada khawatir namanya disebut. 

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Soal Pergub Berobat Gratis Kata WH dan Dinkes Banten, Siapa yang Bohong?  

BERITA TERKAIT

HPN1

PEMERINTAHAN

171 dibaca
SAKIP Berpredikat A, Pemkab Serang Siap Jadi Rujukan Daerah Lain
226 dibaca
Wagub Banten Cecar Soal Call Center, Kepala BPBD Gelagapan

POLITIK

154 dibaca
DPP Serahkan ke DPD Gerindra Banten Tentukan Balon Kada
265 dibaca
PDIP Usulkan Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

124 dibaca
Enam Bandit Spesialis Pencurian Baterai Cctv Diringkus
130 dibaca
Ancam Ratakan Mapolsek Curug, TNI Gadungan Diringkus

PERISTIWA

122 dibaca
Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai Ciujung
281 dibaca
Kapolres Serang: Penyebab Banjir Akibat Pendangkalan Sungai dan Sampah

EKONOMI & BISNIS

103 dibaca
Bupati Serang: Kawal UMKM Hingga Tuntas
285 dibaca
KADIN Serang Diharap Jadi Tulang Punggung Perekonomian Daerah
Top