Kamis, 27 Juni 2019

Soal Pemilu, 108 Purnawirawan TNI-Polri: Kedaulatan Rakyat Dirampas

[Foto Viva]
Senin, 20 Mei 2019 | 21:01 WIB - Nasional

lBC, Jakarta – Sebanyak 108 purnawirawan TNI dan Polri yang tergabung dalam Front Kedaulatan Bangsa menyatakan berada di pihak rakyat, yang hak kedaulatannya sedang diselewengkan.

Ketua Acara Front Kedaulatan Bangsa, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto mengatakan, saat ini bangsa dan negara sedang mengalami kondisi politik yang tidak stabil. Sebab, hak kedaulatan rakyat dalam kehidupan demokrasi dirampas.

"Bagaikan Ibu pertiwi yang sedang diperkosa. Dengan terjadinya kecurangan Pemilu 2019 yang terstruktur, sistematis, dan massif, ditambah dengan keadaan ekonomi yang sangat membebani rakyat yang dapat melumpuhkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Tyasno saat konferensi pers di Hotel Gran Mahakam, Jakarta, Senin, 20 Mei 2019.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu menyerukan seluruh masyarakat bersama dalam semangat kebangkitan nasional untuk menyelamatkan kedaulatan negara dan masa depan bangsa Indonesia, dari bahaya konflik suku, agama, golongan yang dapat memicu disintegrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Tyasno juga mengajak para purnawirawan TNI-Polri tetap konsisten sebagai patriot bangsa, yang bertaqwa bagi Tuhan Yang Maha Esa serta membela kejujuran, kebenaran, dan keadilan dalam kondisi damai maupun genting, demi bangsa dan negara. 

"Kita harus selalu bersama dan berpihak kepada rakyat yang sekarang ini hak kedaulatannya sedang diselewengkan. Kami sebagai generasi pendahulu, berpesan kepada prajurit TNI- Polri saat ini bahwa kita adalah anak kandung rakyat Indonesia yang selalu dituntut membela rakyat, untuk memperjuangkan hak kedaulatannya," kata Tyasno.

Menurut mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) itu, ini saatnya TNI menunjukkan pada rakyat jati diri sebagai Tentara Rakyat dan Polri sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat. Ia mengingatkan pesan moral 8 Wajib TNI dan Polri untuk tidak sekali-kali merugikan rakyat dan tidak sekali-kali menakuti, serta menyakiti hati rakyat.

"Secara khusus kami sampaikan kepada pihak-pihak tertentu, agar tidak memanfaatkan Pemilu 2019 untuk keuntungan dan kepentingan diri sendiri serta kelompoknya. Karena rakyat Indonesia semakin cerdas dan mengetahui apa yang sesungguhnya sedang terjadi," kata Tyasno.[Viva]

Bagikan:

KOMENTAR

Soal Pemilu, 108 Purnawirawan TNI-Polri: Kedaulatan Rakyat Dirampas

PEMERINTAHAN

555 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik
1200 dibaca
Pemprov Banten Merubah RPJMD 2017-2022, Ini Sebabnya
1405 dibaca
Perencanaan APBD Banten 2019, Pembangunan Fisik Harus Selesai November

POLITIK

1205 dibaca
Pilkada Kabupaten Serang 2020, KPU Ajukan Anggaran Rp85 Miliar
1389 dibaca
2 Tahun Kepemimpinan WH-Andika, Eks Relawan Bentuk Tim Kajian 
10971 dibaca
Arwan Benarkan Ucapan Gubernur WH ‘Siapa Suruh jadi Relawan’

HUKUM & KRIMINAL

641 dibaca
Cabuli Siswa Hingga Hamil, 3 Oknum Guru Terancam 20 Tahun Penjara
2156 dibaca
Kapolda Banten Berhentikan Dua Anggota Polri
494 dibaca
Dua Spesialis Pencuri Rumsong Dibekuk Resmob

PERISTIWA

372 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman
304 dibaca
Angka Kematian Ibu dan Bayi Tinggi, Pemkab Serang Siaga Satu
1418 dibaca
Ops Cipta Kondisi, Polres Serang Minimalisir Pergerakan Massa

EKONOMI & BISNIS

540 dibaca
Dekopinwil Banten Diminta Lakukan Perubahan di Era Digital
522 dibaca
WH Ingatkan Tertinggal Revolusi 4.0, Menganggur Kita
Top