Minggu, 17 Februari 2019

Soal Pabrik Miras di Cikande, Sekda Enggan Komentar  

Gedung pabrik miras di Kecamatan Cikande-[Foto Ist]
Kamis, 07 Feb 2019 | 19:36 WIB - Serang Ekonomi & Bisnis

IBC Serang – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Tubagus Entus Mahmud enggan memberikan komentar terkait pabrik minuman keras (miras) milik PT. Balaraja Barat Indah berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Desa Nambo Udik yang meresahkan masyarakat. Bahkan, Entus Mahmud menyarankan perihal tersebut untuk ditanyakan kepada pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat.

“Kalau soal itu saya belum bisa komentar, silahkan tanyakan saja dulu ke dinas perijinan (DPMPTSP),” kata Entus Mahmud saat dihubungi lnilahBanten melalui telepon selulernya pada Kamis, 7 Februari 2019.

Ditanya warga mendesak Pemkab Serang agar mencabut izin dan menutup aktivitas pabrik miras bahkan sudah melayangkan surat, Entus Mahmud membenarkannya. Namun dirinya kembali menyarankan terlebih dahulu ke DPMPTSP.

“Iya (surat sudah diterima), tanyakan dulu saja ke dinas perijinan,”tutup Entus Mahmud. Baca juga:Warga Resah, Polisi Sidak Pabrik Minuman Keras di Cikande

Namun disayangkan, saat ditemui Kepala DPMPTSP Kabupaten Serang, Samsudin tidak berada di kantornya. “Bapaknya lagi cuti,”ujar salah satu staff. Baca juga:Sepakat, Warga Desak Pemkab Serang Tutup Pabrik Miras di Cikande

Diketahui warga Kecamatan Cikande mendesak Pemkab Serang untuk mencabut izin dan menutup aktivitas pabrik minuman keras (miras) milik PT. Balaraja Barat Indah berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Desa Nambo Udik. Sebab, keberadaan pabrik tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat. Bahkan warga tergabung dalam organisasi masyarakat (ormas) organisasi kepemudaan (OKP) dan lainnya pun mengancam akan melakukan aksi.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cikande, Kabupaten  Serang, Kiyai Aan Burhanudin mengatakan, bahwa hasil musyawarah dari berbagai elemen masyarakat baik ormas, OKP, LSM, dan lainnya pada Sabtu, 26 Januari 2019 di Balai Desa Situterate semua unsur membuat surat pernyataan secara tertulis  menuntut kepada Pemkab Serang agar segera menutup PT. Balaraja Timur Indah yang berproduksi miras.

Musyawarah dilakukan karena sudah maraknya aksi akan ada demo guna menghindari hal yang tidak diinginkan. “Surat tuntutan ini dilayangkan pada Senin 29 Januari 2019 ke Bupati Serang,”kata Kiyai Aan.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Soal Pabrik Miras di Cikande, Sekda Enggan Komentar  

PEMERINTAHAN

512 dibaca
Ketua dan Pengurus PPDI Kecamatan Jawilan Dilantik
400 dibaca
Tahun Ini, Dana Desa Pemprov Banten Tembus Rp61,9 Miliar
301 dibaca
Dihadapan Kades se-Lebak, Andika Beberkan Prioritas Penggunaan Dana Desa

POLITIK

340 dibaca
KPU Kabupaten Serang Target Satu Relawan Demokrasi 1000 Pemilih
246 dibaca
Warga Belum Paham Berpartisipasi pada Pemilu 2019
4239 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu

HUKUM & KRIMINAL

104 dibaca
Buron Curanmor Pingsan Saat Persembunyiannya Digerebag
84 dibaca
Diringkus, Dua dari Enam Bandit Jalanan Ditembak
502 dibaca
BNN Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Pelabuhan Bojonegara

PERISTIWA

297 dibaca
Jelang Pemilu, Pejabat Polres Serang Gencar Kunjungi Ponpes dan Ulama
319 dibaca
Suhendar Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

EKONOMI & BISNIS

285 dibaca
Produksi Pangan Kabupaten Serang Surplus dan Aman
277 dibaca
Pencairan Bansos, Dinsos Banten Libatkan Dua Lembaga Perbankan
Top