Jumat, 26 April 2019

Soal Pabrik Miras di Cikande, Sekda Enggan Komentar  

Gedung pabrik miras di Kecamatan Cikande-[Foto Ist]
Kamis, 07 Feb 2019 | 19:36 WIB - Serang Ekonomi & Bisnis

IBC Serang – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Tubagus Entus Mahmud enggan memberikan komentar terkait pabrik minuman keras (miras) milik PT. Balaraja Barat Indah berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Desa Nambo Udik yang meresahkan masyarakat. Bahkan, Entus Mahmud menyarankan perihal tersebut untuk ditanyakan kepada pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat.

“Kalau soal itu saya belum bisa komentar, silahkan tanyakan saja dulu ke dinas perijinan (DPMPTSP),” kata Entus Mahmud saat dihubungi lnilahBanten melalui telepon selulernya pada Kamis, 7 Februari 2019.

Ditanya warga mendesak Pemkab Serang agar mencabut izin dan menutup aktivitas pabrik miras bahkan sudah melayangkan surat, Entus Mahmud membenarkannya. Namun dirinya kembali menyarankan terlebih dahulu ke DPMPTSP.

“Iya (surat sudah diterima), tanyakan dulu saja ke dinas perijinan,”tutup Entus Mahmud. Baca juga:Warga Resah, Polisi Sidak Pabrik Minuman Keras di Cikande

Namun disayangkan, saat ditemui Kepala DPMPTSP Kabupaten Serang, Samsudin tidak berada di kantornya. “Bapaknya lagi cuti,”ujar salah satu staff. Baca juga:Sepakat, Warga Desak Pemkab Serang Tutup Pabrik Miras di Cikande

Diketahui warga Kecamatan Cikande mendesak Pemkab Serang untuk mencabut izin dan menutup aktivitas pabrik minuman keras (miras) milik PT. Balaraja Barat Indah berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Desa Nambo Udik. Sebab, keberadaan pabrik tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat. Bahkan warga tergabung dalam organisasi masyarakat (ormas) organisasi kepemudaan (OKP) dan lainnya pun mengancam akan melakukan aksi.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cikande, Kabupaten  Serang, Kiyai Aan Burhanudin mengatakan, bahwa hasil musyawarah dari berbagai elemen masyarakat baik ormas, OKP, LSM, dan lainnya pada Sabtu, 26 Januari 2019 di Balai Desa Situterate semua unsur membuat surat pernyataan secara tertulis  menuntut kepada Pemkab Serang agar segera menutup PT. Balaraja Timur Indah yang berproduksi miras.

Musyawarah dilakukan karena sudah maraknya aksi akan ada demo guna menghindari hal yang tidak diinginkan. “Surat tuntutan ini dilayangkan pada Senin 29 Januari 2019 ke Bupati Serang,”kata Kiyai Aan.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Soal Pabrik Miras di Cikande, Sekda Enggan Komentar  

PEMERINTAHAN

202 dibaca
Tatu Optimis Pemkab Serang Raih WTP Tanpa Catatan dari BPK RI
6828 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5969 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB

POLITIK

21747 dibaca
Akui Kalah di Banten, Ketua TKD Salahkan Masyarakat dan Kyai Ma'ruf
224 dibaca
Tunggu Hasil Resmi KPU, Andika: Kita Jaga Kondusifitas
201 dibaca
Gubernur Tunggu Rekomendasi KASN Soal Tiga ASN Dukung Calon DPD RI

HUKUM & KRIMINAL

194 dibaca
Polisi Tembak Dua Tersangka Perampok Spesialis Mini Market
125 dibaca
Dua Ribu Gram Sabu dari Jaringan Internasional Dimusnahkan
181 dibaca
Polda Selidiki Pemalsuan 80 SPBJ Palsu di Tangerang

PERISTIWA

1252 dibaca
Pertemuan Gubernur Banten dengan HMI Serang Tuai Kritikan
262 dibaca
Satu Petugas KPPS Meninggal Dunia, Bupati Serang Berduka
269 dibaca
Ricuh Saat Demo Gubernur, HMI Lapor ke Propam Polda Banten

EKONOMI & BISNIS

64 dibaca
Layani Pensiunan, Bank Banten Jalin Kemitraan dengan BPR Baturaja
186 dibaca
Bank Banten Dukung Layanan Samsat Nasional Modern Channel
Top