Jumat, 12 Agustus 2022

Soal Kampanye Hitam Dilaporkan ke Panwaskot Tangerang

Selebaran kampanye hitam yang ditujukan kepada Wahidin-Andika. (Foto Istimewa)
Senin, 06 Feb 2017 | 01:22 WIB - Tangerang Politik

IB, Tangerang-- Tim kuasa hukum pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomer urut 1 Wahidin Halim-Andika Hazrumy, Ferry Reynaldi melaporkan dugaan kampanye hitam atau black campaign yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab kepada Panitia Pengawas Kota (Panwaskota) Tangerang. Dalam laporannya, Ferry Reynaldi membawa sejumlah barang bukti berupa 10 lembar kertas yang berisi fitnah terhadap pasangan WH-Andika.

Kertas berukuran kecil itu masing-masing terdapat foto bergambar WH-Andika serta lima poin tulisan yang sangat merugikan pasangan nomer urut 1 tersebut. Selain barang bukti, tim turut menyertakan nama-nama saksi yang berada di tempat kejadian. Salah satunya adalah penjaga masjid dan beberapa warga.

Ferry Reynaldi menyebutkan, dugaan black campaign ini berawal adanya masyarakat yang menemukan selebaran usai melaksanakan sholat Jumat. Kejadiannya disalah satu masjid di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

"Selebaran itu disebar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Ini sangat merugikan kita, khususnya pasangan nomer urut 1," katanya di Kantor Panwaslu Kota Tangerang, Kawasan Pasar Lama pada Sabtu, 4 Februari 2017 sore.

Ferry yang juga didampingi kuasa hukum lainnya, Ismail Fahmi menuturkan, informasi yang dihimpun selebaran itu ditempatkan di beberapa tempat dan ada juga yang dibagikan langsung.

"Yang pasti dari info yang kami terima oknum masyarakat yang menyebar black campaign bukan warga sekitar di perumahan buana permai," terangnya.

Maka itu, Ferry berharap agar Panwaskot Tangerang dapat bekerja secara maksimal dan mengusut dugaan black campaign ini secara tuntas. Panwaskot juga dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian mencari tahu siapa yang telah membuat gaduh pesta demokrasi ini.

"Kami berharap pilkada Banten 2017 ini berjalan aman lancar sesuai perundang-undangan," ujarnya.

Ditambahkan Ferry, pihaknya juga menduga selebaran black campaign ini akan bergerak masjid di wilayah Banten. Tindakan seperti ini memang tidak asing lagi dalam konteks pelaksanaan pilkada, apalagi menjelang masa pencoblosan.

"Ini sudah jelas ada fitnah terhadap pasangan nomer urut 1. Selain melanggar peraturan KPU, oknum tersebut juga bisa terkena pidana. Saya berharap masyarakat juga turut aktif melapor ke panwascam karena hal ini tidak diperbolehkan dan melanggar," tukasnya.  Baca berita terkait: WH-Andika ‘Diserang’ Lewat Kampanye Hitam di Masjid

Reporter: Uis
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Soal Kampanye Hitam Dilaporkan ke Panwaskot Tangerang

BERITA TERKAIT

pemda

INILAH SERANG

71 dibaca
Perakit Mobil Odong-odong Ditetapkan sebagai Tersangka
94 dibaca
Pemkab Serang Bentuk Tim Pertahankan 26 Ribu Hektare LSD
103 dibaca
BPS Jadikan Desa Kemanisan sebagai Desa Cantik 2022

HUKUM & KRIMINAL

71 dibaca
Perakit Mobil Odong-odong Ditetapkan sebagai Tersangka
150 dibaca
Pengamen Jalanan Nekat Jualan Sabu
153 dibaca
Personil Polres Serang Gerebeg Rumah Pengedar, 20 Paket Sabu Diamankan

POLITIK

139 dibaca
Wabup Serang Harap Anggota DPRD Hasil PAW Berikan Masukan Positif
189 dibaca
Pemprov Banten Siap Fasilitasi Pemilu 2024
484 dibaca
Andika Ingatkan Pembangunan Baitul Qur’an oleh Pemprov Banten Tahun Ini
Top