Selasa, 18 Januari 2022

Soal Kampanye Hitam Dilaporkan ke Panwaskot Tangerang

Selebaran kampanye hitam yang ditujukan kepada Wahidin-Andika. (Foto Istimewa)
Senin, 06 Feb 2017 | 01:22 WIB - Tangerang Politik

IB, Tangerang-- Tim kuasa hukum pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomer urut 1 Wahidin Halim-Andika Hazrumy, Ferry Reynaldi melaporkan dugaan kampanye hitam atau black campaign yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab kepada Panitia Pengawas Kota (Panwaskota) Tangerang. Dalam laporannya, Ferry Reynaldi membawa sejumlah barang bukti berupa 10 lembar kertas yang berisi fitnah terhadap pasangan WH-Andika.

Kertas berukuran kecil itu masing-masing terdapat foto bergambar WH-Andika serta lima poin tulisan yang sangat merugikan pasangan nomer urut 1 tersebut. Selain barang bukti, tim turut menyertakan nama-nama saksi yang berada di tempat kejadian. Salah satunya adalah penjaga masjid dan beberapa warga.

Ferry Reynaldi menyebutkan, dugaan black campaign ini berawal adanya masyarakat yang menemukan selebaran usai melaksanakan sholat Jumat. Kejadiannya disalah satu masjid di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

"Selebaran itu disebar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Ini sangat merugikan kita, khususnya pasangan nomer urut 1," katanya di Kantor Panwaslu Kota Tangerang, Kawasan Pasar Lama pada Sabtu, 4 Februari 2017 sore.

Ferry yang juga didampingi kuasa hukum lainnya, Ismail Fahmi menuturkan, informasi yang dihimpun selebaran itu ditempatkan di beberapa tempat dan ada juga yang dibagikan langsung.

"Yang pasti dari info yang kami terima oknum masyarakat yang menyebar black campaign bukan warga sekitar di perumahan buana permai," terangnya.

Maka itu, Ferry berharap agar Panwaskot Tangerang dapat bekerja secara maksimal dan mengusut dugaan black campaign ini secara tuntas. Panwaskot juga dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian mencari tahu siapa yang telah membuat gaduh pesta demokrasi ini.

"Kami berharap pilkada Banten 2017 ini berjalan aman lancar sesuai perundang-undangan," ujarnya.

Ditambahkan Ferry, pihaknya juga menduga selebaran black campaign ini akan bergerak masjid di wilayah Banten. Tindakan seperti ini memang tidak asing lagi dalam konteks pelaksanaan pilkada, apalagi menjelang masa pencoblosan.

"Ini sudah jelas ada fitnah terhadap pasangan nomer urut 1. Selain melanggar peraturan KPU, oknum tersebut juga bisa terkena pidana. Saya berharap masyarakat juga turut aktif melapor ke panwascam karena hal ini tidak diperbolehkan dan melanggar," tukasnya.  Baca berita terkait: WH-Andika ‘Diserang’ Lewat Kampanye Hitam di Masjid

Reporter: Uis
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Soal Kampanye Hitam Dilaporkan ke Panwaskot Tangerang

BERITA TERKAIT

INILAH SERANG

29 dibaca
Bupati Beri Semangat, Vaksinasi Anak di Kabupaten Serang Dimulai
37 dibaca
Begini Kronologi Pembuangan Bayi di Areal Pesawahan Pontang
85 dibaca
Tekan Harga, Diskopumindag Kabupaten Serang Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

HUKUM & KRIMINAL

37 dibaca
Begini Kronologi Pembuangan Bayi di Areal Pesawahan Pontang
121 dibaca
Polres Serang Tangkap Dua Pelaku Pembuang Bayi di Pontang
333 dibaca
Penemuan Bayi di Areal Sawah Gegerkan Warga Pontang

POLITIK

336 dibaca
Pilkada Kabupaten Serang 2024, KPU Ajukan Anggaran Rp107 Miliar
1054 dibaca
Pendukung Anies Dideklarasikan di Banten
1305 dibaca
Diskominfosatik Kabupaten Serang Ajak IPPNU Sinergi Adakan Literasi Digital

PENDIDIKAN

308 dibaca
Ratusan Kepala Sekolah di Pandeglang Dilantik
197 dibaca
Pemkab Serang Berikan Bantuan Sepatu untuk Siswa SDN Ujungtebu 3
Top